Minggu
06 September 2026 | 3 : 11

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Survei LIPI, Elektabilitas PDIP Jauh Tinggalkan Parpol Lain

pdip-jatim-massa-banteng-no-3

JAKARTA – Hasil survei Pusat Penelitian Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIP), menempatkan PDI Perjuangan masih bertengger di posisi pertama dalam hal elektabilitas dari total 15 partai politik.

Partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri ini memiliki persentase 24,1 persen, unggul jauh dari Partai Golkar dan Gerindra yang berada di posisi kedua dan ketiga, dengan persentase 10,2 dan 9,1 persen.

Survei LIPI ini juga memprediksi hanya enam partai politik yang bakal masuk ke parlemen 2019 nanti. Partai tersebut yang mendapatkan elektablitas di atas empat persen ambang batas parlemen (parliamentary threshold).

“Elektablitas PDI Perjuangan paling tinggi. Dengan memasukkan hitungan margin of error, ada dua partai yang berpeluang mempunyai dukungan suara di atas 10 persen saat survei dilakukan, yaitu Partai Golkar dan Partai Gerindra,” kata peneliti LIPI Wawan Ichwanudin saat memaparkan hasil survei di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (19/7/2018).

Tiga partai berikutnya yang berpeluang masuk parlemen adalah PKB, PPP, dan Partai Demokrat. PKB memperoleh elektablitas 6,0 persen, PPP 4,9 persen, dan Partai Demokrat 4,4 persen.

Sedangkan, ada empat partai yang terancam keluar dari DPR, yaitu PKS, PAN, Nasdem, dan Hanura. Elektablitas PKS masih terpaut tipis dengan ambang batas di 3,7 persen. PAN cukup jauh di 2,3 persen, Nasdem 2,1 persen, dan Hanura 1,2 persen.

Sementara, partai baru tidak ada yang berpeluang masuk DPR. Partai Perindo tertinggi dengan elektablitas 2,6 persen, PBB 0,7 persen, Partai Garuda 0,2 persen, PSI 0,2 persen, Partai Berkarya 0,2 persen. Kendati demikian, masih ada 26,1 persen yang belum memutuskan atau tidak jawab, dan 2 persen tidak memilih atau golput.

Peneliti senior LIPI Syamsuddin Haris menuturkan, hal itu menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat ke partai rendah. Salah satu alasannya, kata dia, karena masalah korupsi yang kerap menerpa kader partai di daerah maupun dewan.

“Itu penjelasannya bisa memang masih bimbang tentukan pilihan atau bisa juga rendahnya kepercayaan pada parpol,” tuturnya.

Syamsuddin juga menilai jumlah parpol yang sedikit di DPR akan lebih baik. Sebab, bakal membuat proses legislasi lebih efektif dengan fraksi yang lebih ramping.

“Yang jelas parpol lebih sedikit di parlemen akan lebih efektif ketimbang parpol lebih banyak. Poinnya pada efektivitas, jadi kalau bisa pemilu yang akan datang itu tinggal 5 atau 6 parpol itu akan bagus sekali dampaknya bagi demokrasi kita,” jelasnya.

Survei dilaksanakan pada 19 April sampai 5 Mei 2018 dengan wawancara tatap muka. Survei melibatkan 2.100 responden yang diambil dengan metode multistage random sampling. Margin of error survei sebesar kurang lebih 2,14 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. (goek)

 

Elektabilitas 15 Parpol sesuai hasil survei LIPI sebagai berikut:

– PDI Perjuangan 24,1 persen

– Partai Golkar 10,2 persen

– Partai Gerindra 9,1 persen

– Partai Demokrat 4,4 persen

– PKS 3,7 persen

– Partai Perindo 2,6 persen

– PAN 2,3 persen

– Partai Nasdem 2,1 persen

– Partai Hanura 1,2 persen

– PBB 0,7 persen

– Partai Garuda 0,2 persen

– PSI 0,2 persen

– Partai Berkarya 0,2 persen

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Kekeringan Tahunan di Tuban, Fraksi PDI Perjuangan Dorong Pembangunan Embung dan Pipanisasi

​TUBAN — Kekeringan berdampak krisis air bersih terjadi saban tahun di sebagian wilayah Kabupaten Tuban. Diperlukan ...
BERITA TERKINI

Novita: Budaya Harus Jadi Kekuatan Ekonomi, Infrastruktur Wajib Jadi Prioritas

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini mendorong agar kebudayaan tidak berhenti sebagai atraksi yang ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Trenggalek Gelontor Ribuan Liter Air Bersih, Sehari Lima Desa Jadi Sasaran

TRENGGALEK – PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek menggelontorkan ribuan liter air bersih ke desa-desa yang ...
KRONIK

Banyuwangi Gelar “Festival Literasi Using”, Upaya Lestarikan Bahasa Daerah

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menggelar Festival Literasi Using. Ajang ini menjadi cara ...
LEGISLATIF

Model Malang Berhasil, Untari Akan Perluas Pelestarian Aksara Jawa ke Seluruh Sekolah di Jatim

MALANG – Keberhasilan penerapan model pembelajaran dan pelestarian aksara Jawa di sejumlah sekolah di Malang ...
KRONIK

Waktu Tinggal Tiga Bulan, Widarto Pesimistis APBD Jember 2026 Terserap Optimal

JEMBER – Tambahan ruang fiskal Kabupaten Jember mencapai ratusan miliar rupiah. Namun, waktu untuk membelanjakannya ...