Selasa
08 September 2026 | 5 : 17

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Indo Barometer: Elektabilitas Jokowi 40,7 Persen, Lainnya di Bawah 20 Persen

pdip-jatim-jokowi-tepuk-tangan

JAKARTA – Indo Barometer merilis hasil survei elektabilitas nama-nama yang berpotensi jadi calon presiden pada Pemilu 2019.  Presiden Joko Widodo memiliki elektabilitas tertinggi sebesar 40,7 persen.

Hal itu terungkap melalui pertanyaan terbuka kepada responden dari survei yang dilakukan Indo Barometer. Survei berlangsung sejak 15 hingga 22 April 2018 di 34 provinsi Indonesia.

Survei ini melibatkan 1.200 responden dengan metode penarikan sampel multistage random sampling. Adapun responden survei merupakan warga negara Indonesia yang telah memiliki hak pilih.

Pertanyaan yang diajukan secara terbuka yaitu, ‘Seandainya pemilihan presiden dilakukan hari ini, siapa yang akan bapak/ibu pilih sebagai presiden?’.

“Top of mind pemilih terhadap calon presiden, Jokowi 40,7 persen, Prabowo 19,7 persen,” jelas Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari dalam Rilis Survei Nasional Evaluasi 3,5 Tahun Joko Widodo-Jusuf Kalla: Quo Vadis Nawacita? di Hotel Atlet Century Park, Jakarta, Selasa (22/5/2018).

Selain Jokowi dan Prabowo, nama lainnya turut bermunculan, seperti Gatot Nurmantyo sebesar 2,7 persen, Anies Baswedan 2,7 persen, Agus Harimurti Yudhoyono 2 persen, Jusuf Kalla 1,2 persen, M Zainul Majdi (Tuan Guru Bajang) 1 persen, Hary Tanoesoedibjo 1 persen dan Ridwan Kamil 1 persen.

Dalam simulasi pertanyaan tertutup, dengan menghadirkan 21 nama calon presiden kepada responden, 47,4 persen responden memilih Jokowi, Prabowo 19,6 persen, Gatot Nurmantyo 4,8 persen, Anies Baswedan 2,8 persen, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 2,4 persen, Jusuf Kalla (JK) 1,4 persen, Hary Tanoesoedibjo 1,2 persen.

Adapun nama-nama lainnya seperti Muhaimin Iskandar, Sohibul Iman, Basuki Tjahaja Purnama, Megawati Soekarnoputri, Zulkifli Hasan, Yusril Ihza Mahendra, Surya Paloh. Lalu, Budi Gunawan, M Romahurmuziy, Hutomo Mandala Putra, Airlangga Hartarto, Ahmad Ridha Sabana, Oesman Sapta Oedang dan Grace Natalie elektabilitasnya di bawah 1 persen.

“Sedangkan dari simulasi pertanyaan tertutup sebanyak enam nama, dukungan pemilih terhadap Joko Widodo 48,7 persen, Prabowo Subianto 20,5 persen, Gatot 5,4 persen, Anies 4,8 persen, AHY 3,3 persen dan JK 1,4 persen,” paparnya.

Survei Indo Barometer juga mengungkapkan, tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan Jokowi-JK mencapai 65,1 persen. Sementara yang menyatakan kurang atau tidak puas sama sekali sebesar 32 persen dan tidak tahu atau tidak menjawab 2,9 persen.

“Dari evaluasi kinerja pemerintahan secara umum, tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden Jokowi adalah 68,6 persen. Tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Jusuf Kalla sebagai Wakil Presiden sebesar 61,2 persen,” ujar Qodari.

Qodari memaparkan ada lima alasan utama publik menyatakan puas akan kinerja Jokowi-JK, yaitu pembangunan infrastruktur meningkat sebesar 29,7 persen, banyak pencapaian sebesar 18,1 persen, bantuan bagi rakyat kecil sebesar 13,8 persen, kinerja baik sebesar 8,7 persen, dan kebijakan tegas sebesar 5 persen. (goek).

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Puan Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana, Keselamatan Warga Jadi Prioritas

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong pemerintah membangun satu kepemimpinan dalam penanganan bencana yang ...
LEGISLATIF

Buleks: Air Keruh Jangan Dibebankan ke Konsumen, Sumber Masalah Harus Dibuka Transparan

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Budi Leksono atau Buleks meminta Perumda Air Minum Surya Sembada ...
LEGISLATIF

Tolak Utang Rp786 Miliar, Fraksi PDI-P Jember Tinggalkan Paripurna KUA-PPAS 2027

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember memilih tidak masuk ruang paripurna saat penandatanganan nota ...
KRONIK

Widarto Tolak Utang Rp786 Miliar, Warga Hadiahi Tumpeng

JEMBER – Sepotong tumpeng dibawa warga ke gedung DPRD Jember pada Senin (7/9/2026). Tumpeng tersebut untuk ...
LEGISLATIF

DPRD dan Pemkab Magetan Sepakati KUA-PPAS Perubahan 2026, Porsi Sektor Infrastruktur Terbesar

MAGETAN — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan bersama Pemerintah Kabupaten Magetan resmi ...
LEGISLATIF

Anggaran KONI Belum Jelas, DPRD Kota Blitar Desak Wali Kota Segera Bertindak

BLITAR – DPRD Kota Blitar mendesak Wali Kota segera mencarikan solusi atas persoalan anggaran KONI Kota Blitar. ...