Kamis
23 Juli 2026 | 11 : 33

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pemilih Jokowi Lebih Sreg Coblos Gus Ipul-Mbak Puti

pdip-jatim-gus-ipul-puti-dapat-no-2

SURABAYA – Pemilih Joko Widodo (Jokowi) sebagai Presiden RI hingga dua periode lebih sreg mencoblos pasangan Cagub-cawagub Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno di Pilkada Jawa Timur 2018.

Hasil survei Charta Politika yang dilakukan awal Maret 2018 menyebutkan, suara Jokowi di Jawa Timur untuk Pilpres 2019 mencapai 58,7 persen.

Dari jumlah itu, “Sebanyak 51,3 persen pemilih Jokowi di Jawa Timur memilih Gus Ipul-Puti Guntur Soekarno,” ungkap Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya, saat di Surabaya, Kamis (22/3/2018).

Sebaliknya, pasangan Khofifah-Emil hanya dipilih 35,9 persen oleh pemilih Jokowi, atau selisihnya mencapai 15,4 persen. Sementara, masih 12,8 persen pemilih Jokowi belum memutuskan pilihan di Pilkada Jatim.

”Terlihat jelas, pemilih Jokowi jauh lebih sreg mencoblos Gus Ipu-Mbak Puti dibanding Khofifah-Emil,” ujar Yunarto.

Soal mengapa pemilih Jokowi lebih sreg mencoblos pasangan nomor dua, menurut Yunanto, hal ini tak lepas dari dukungan Jokowi pribadi kepada cucu Bung Karno tersebut. Sikap Jokowi ini diumumkan Wakil Sekjen DPP Perjuangan Ahmad Basarah beberapa waktu lalu.

“Faktor kedua, adalah program Gus Ipul-Puti yang memperkuat program Nawacita milik Presiden Jokowi,” beber Yunarto.

Program Gus Ipul-Puti Guntur yang punya efek jelas adalah pendidikan gratis untuk SMA/SMK, kebijakan anggaran Madin Plus, pengembangan infrastruktur, dan tambahan Rp 1 triliun untuk Pulau Madura.

Gus Ipul dan Mbak Puti juga akan mengembangkan kawasan Selatan, dari Pacitan sampai Banyuwangi.

Pasangan religius dan nasionalis itu juga memberi perhatian terhadap ekonomi kreatif, anak-anak muda milenial, pengembangan perdesaan, hingga pemberdayaan perempuan. Semua itu wujud penguatan Nawacita Jokowi.

“Jadi pemilih Jokowi dan Gus Ipul-Mbak Puti rasional. Mereka memilih berdasar pertimbangan jelas,” kata Yunarto.

Faktor ketiga adalah kedekatan partai politik pengusung. Dalam Rakernas ke-3 lalu, PDI Perjuangan telah menetapkan Jokowi sebagai Capres 2019.

Di Pilkada Jatim, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mencalonkan Gus Ipul-Puti Guntur. “Masyarakat menangkap pesan jelas dan tegas, bahwa terdapat garis lurus antara Jokowi dan Gus Ipul-Mbak Puti,” ujar Yunarto. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Pedagang Pasar Baru Magetan Cemas Tergusur Rencana Pembangunan Bioskop, DPRD Turun Tangan

MAGETAN – Kawasan Pasar Baru Magetan kembali menjadi sorotan. Belum usai persoalan penataan parkir, kini muncul ...
KABAR CABANG

PDIP Trenggalek Mulai Musran-Musanran, Perkuat Konsolidasi hingga Akar Rumput

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek memulai Musyawarah Ranting dan Musyawarah Anak Ranting dari Kecamatan ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tertibkan Parkir Surabaya, 250 Lokasi Disegel dan Makam Keputih Terapkan Gate System

Pemkot Surabaya menertibkan pengelolaan parkir dengan menyegel 250 lokasi yang belum berizin serta menerapkan gate ...
LEGISLATIF

Hari Anak Nasional, Kanang Berbagi Motivasi kepada Wali Murid SDN Margomulyo 2 Ngawi

NGAWI – Peringatan Hari Anak Nasional 2026 menjadi momen istimewa bagi keluarga besar SDN Margomulyo 2 Ngawi. ...
LEGISLATIF

Dukung Sekolah Terintegrasi, Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Malang Tolak Pengambilalihan Aset Daerah

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang mendukung pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi dan Sekolah Rakyat, ...
RUANG MERAH

Menghitung Genarasi Emas dari Lambung

Oleh Martin Rachmanto ADA sebuah fragmen ingatan yang abadi dari dekade 1950-an, ketika halaman Istana Negara belum ...