Minggu
06 September 2026 | 11 : 47

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pemilih Jokowi Lebih Sreg Coblos Gus Ipul-Mbak Puti

pdip-jatim-gus-ipul-puti-dapat-no-2

SURABAYA – Pemilih Joko Widodo (Jokowi) sebagai Presiden RI hingga dua periode lebih sreg mencoblos pasangan Cagub-cawagub Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno di Pilkada Jawa Timur 2018.

Hasil survei Charta Politika yang dilakukan awal Maret 2018 menyebutkan, suara Jokowi di Jawa Timur untuk Pilpres 2019 mencapai 58,7 persen.

Dari jumlah itu, “Sebanyak 51,3 persen pemilih Jokowi di Jawa Timur memilih Gus Ipul-Puti Guntur Soekarno,” ungkap Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya, saat di Surabaya, Kamis (22/3/2018).

Sebaliknya, pasangan Khofifah-Emil hanya dipilih 35,9 persen oleh pemilih Jokowi, atau selisihnya mencapai 15,4 persen. Sementara, masih 12,8 persen pemilih Jokowi belum memutuskan pilihan di Pilkada Jatim.

”Terlihat jelas, pemilih Jokowi jauh lebih sreg mencoblos Gus Ipu-Mbak Puti dibanding Khofifah-Emil,” ujar Yunarto.

Soal mengapa pemilih Jokowi lebih sreg mencoblos pasangan nomor dua, menurut Yunanto, hal ini tak lepas dari dukungan Jokowi pribadi kepada cucu Bung Karno tersebut. Sikap Jokowi ini diumumkan Wakil Sekjen DPP Perjuangan Ahmad Basarah beberapa waktu lalu.

“Faktor kedua, adalah program Gus Ipul-Puti yang memperkuat program Nawacita milik Presiden Jokowi,” beber Yunarto.

Program Gus Ipul-Puti Guntur yang punya efek jelas adalah pendidikan gratis untuk SMA/SMK, kebijakan anggaran Madin Plus, pengembangan infrastruktur, dan tambahan Rp 1 triliun untuk Pulau Madura.

Gus Ipul dan Mbak Puti juga akan mengembangkan kawasan Selatan, dari Pacitan sampai Banyuwangi.

Pasangan religius dan nasionalis itu juga memberi perhatian terhadap ekonomi kreatif, anak-anak muda milenial, pengembangan perdesaan, hingga pemberdayaan perempuan. Semua itu wujud penguatan Nawacita Jokowi.

“Jadi pemilih Jokowi dan Gus Ipul-Mbak Puti rasional. Mereka memilih berdasar pertimbangan jelas,” kata Yunarto.

Faktor ketiga adalah kedekatan partai politik pengusung. Dalam Rakernas ke-3 lalu, PDI Perjuangan telah menetapkan Jokowi sebagai Capres 2019.

Di Pilkada Jatim, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mencalonkan Gus Ipul-Puti Guntur. “Masyarakat menangkap pesan jelas dan tegas, bahwa terdapat garis lurus antara Jokowi dan Gus Ipul-Mbak Puti,” ujar Yunarto. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Kedungwaru Siap Rebut Kemenangan Pemilu

TULUNGAGUNG – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar konsolidasi internal dalam rangka Musyawarah ...
BERITA TERKINI

Dewanti: Investasi Pariwisata Harus Diikuti Kesiapan Infrastruktur

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Dewanti Rumpoko menegaskan, masifnya investasi di sektor ...
BERITA TERKINI

Semeru Erupsi, Eko Yunianto Minta Mitigasi Bencana Diperkuat

Anggota DPRD Jatim Eko Yunianto meminta mitigasi Gunung Semeru diperkuat, jalur evakuasi dipastikan siap, serta ...
KABAR CABANG

Komitmen Perkuat Konsolidasi, Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Rejotangan Siap Menangkan Pemilu 2029

TULUNGAGUNG – Pengurus Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Rejotangan terbentuk dengan ...
BERITA TERKINI

Yuzar Rasyid Dorong Warga Segera Urus Perubahan Desil Agar Bansos Tepat Sasaran

KEDIRI — Anggota DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mendorong warga yang mengalami kenaikan desil secara tiba-tiba untuk ...
BERITA TERKINI

Arjuna Minta Verifikasi Data Kemiskinan Dilakukan Jemput Bola

SURABAYA — Sekretaris Komisi D DPRD Surabaya Arjuna Rizki Dwi Krisnayana meminta proses verifikasi dan koreksi data ...