Rabu
14 Oktober 2026 | 1 : 48

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PDIP Beberkan Tiga Kriteria Cawapres Pendamping Jokowi

pdip-jatim-jokowi-lambaikan-tangan1

SANUR – Wakil Sekretaris Jendral (Wasekjen) PDI Perjuangan Ahmad Basarah mengatakan PDIP belum menentukan nama calon wakil presiden (Cawapres) yang akan mendampingi Joko Widodo di Pilpres 2019.

Meski begitu, Wasekjen PDIP Ahmad Basarah menyebut ada tiga kriteria cawapres bagi Jokowi, yakni memiliki kesamaan visi bernegara, menambah suara elektoral dan memiliki ikatan yang baik dengan Jokowi.

“Pertama memiliki visi kenegaraan yang sama, karena ke depannya permasalahan di Indonesia makin kompleks, ada persoalan ancaman liberalisme, kapitalisme dan radikalisme,” kata Basarah di lokasi Rakernas III PDIP, Sanur, Bali, Sabtu (24/2/2018).

Basarah tak mempermasalahkan latar belakang cawapres itu nantinya berasal dari militer, teknokrat ataupun sipil. Ia hanya mensyaratkan agar sosok itu memiliki visi dan tujuan yang sama. “Tak ada dikotomi itu, yang penting punya visi kenegaraan yang sama,” kata dia.

Kriteria kedua, tambah Basarah, adalah sosok yang mampu menambah perolehan suara elektoral Jokowi di Pilpres 2019 mendatang.

Ia mengatakan bahwa cawapres Jokowi harus memudahkan langkah dalam memenangkan Pilpres 2019-2024, bukan justru menyulitkan. “Harus tokoh yang bisa menambah elektabilitas dan suara Jokowi di Pilpres,” kata dia.

Sementara kriteria terakhir adalah sosok yang memiliki ikatan yang kuat dengan Jokowi. Basarah menginginkan pasangan Capres-Cawapres yang diusung PDIP harus memiliki ikatan seperti duet proklamator Soekarno-Hatta.

“Seperti dwitunggal Bung Karno dan Bung Hatta, punya sikap, kepemimpinan dan keputusan kenegaraan yang tak berjalan sendiri-sendiri,” kata Basarah.

Bagi Basarah, salah satu indikator pasangan itu memiliki ikatan yang kuat ditandai dengan persamaan ideologi. Hal itu penting agar membawa Indonesia ke arah yang lebih maju ke depannya.

Meski begitu, Basarah mengatakan bahwa Cawapres Jokowi nantinya tak harus dari internal PDIP. Ia mengatakan semua parpol saat ini memiliki ideologi yang serupa.

“Tujuannya itu adalah masyarakat Pancasila, jadi pengertian sama ideologi itu jangan dipersempit dari satu parpol saja,” kata Basarah. (cnn)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Pemkab Banyuwangi Gelar Operasi Katarak Gratis, Bantu 4.869 Warga

BANYUWANGI –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi melalui kolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) ...
KRONIK

Apresiasi Dedikasi Guru Ngaji, Hj. Ansari PDIP Salurkan Bantuan untuk Nenek Suidah

PAMEKASAN – Ketulusan Nenek Suidah (100), guru ngaji sebatang kara asal Dusun Toronan, Desa Larangan Badung, ...
KRONIK

Bantu Warga Terdampak Kekeringan, Nur Hakim PDIP Distribusikan Air Bersih

BANGKALAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Bangkalan, Nur Hakim, menyalurkan bantuan air bersih pada ...
KRONIK

Dugaan Pungli Lahan Perhutanan Sosial, DPRD Jember Minta Dinas Kehutanan Jatim Buka Data KHDPK

JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Jember, Candra Ary Fianto, meminta Cabang Dinas Kehutanan Jawa Timur membuka ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Sumenep Beri Catatan atas Alokasi Belanja di APBD 2027

SUMENEP – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Sumenep memberikan sejumlah catatan terhadap rancangan APBD 2027, ...
LEGISLATIF

Deni Wicaksono Ajak Warga Trenggalek Rawat Toleransi untuk Perkuat Pembangunan Daerah

TRENGGALEK – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mengajak masyarakat Trenggalek terus memupuk toleransi dan ...