Sabtu
27 Juni 2026 | 11 : 41

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PDIP Beberkan Tiga Kriteria Cawapres Pendamping Jokowi

pdip-jatim-jokowi-lambaikan-tangan1

SANUR – Wakil Sekretaris Jendral (Wasekjen) PDI Perjuangan Ahmad Basarah mengatakan PDIP belum menentukan nama calon wakil presiden (Cawapres) yang akan mendampingi Joko Widodo di Pilpres 2019.

Meski begitu, Wasekjen PDIP Ahmad Basarah menyebut ada tiga kriteria cawapres bagi Jokowi, yakni memiliki kesamaan visi bernegara, menambah suara elektoral dan memiliki ikatan yang baik dengan Jokowi.

“Pertama memiliki visi kenegaraan yang sama, karena ke depannya permasalahan di Indonesia makin kompleks, ada persoalan ancaman liberalisme, kapitalisme dan radikalisme,” kata Basarah di lokasi Rakernas III PDIP, Sanur, Bali, Sabtu (24/2/2018).

Basarah tak mempermasalahkan latar belakang cawapres itu nantinya berasal dari militer, teknokrat ataupun sipil. Ia hanya mensyaratkan agar sosok itu memiliki visi dan tujuan yang sama. “Tak ada dikotomi itu, yang penting punya visi kenegaraan yang sama,” kata dia.

Kriteria kedua, tambah Basarah, adalah sosok yang mampu menambah perolehan suara elektoral Jokowi di Pilpres 2019 mendatang.

Ia mengatakan bahwa cawapres Jokowi harus memudahkan langkah dalam memenangkan Pilpres 2019-2024, bukan justru menyulitkan. “Harus tokoh yang bisa menambah elektabilitas dan suara Jokowi di Pilpres,” kata dia.

Sementara kriteria terakhir adalah sosok yang memiliki ikatan yang kuat dengan Jokowi. Basarah menginginkan pasangan Capres-Cawapres yang diusung PDIP harus memiliki ikatan seperti duet proklamator Soekarno-Hatta.

“Seperti dwitunggal Bung Karno dan Bung Hatta, punya sikap, kepemimpinan dan keputusan kenegaraan yang tak berjalan sendiri-sendiri,” kata Basarah.

Bagi Basarah, salah satu indikator pasangan itu memiliki ikatan yang kuat ditandai dengan persamaan ideologi. Hal itu penting agar membawa Indonesia ke arah yang lebih maju ke depannya.

Meski begitu, Basarah mengatakan bahwa Cawapres Jokowi nantinya tak harus dari internal PDIP. Ia mengatakan semua parpol saat ini memiliki ideologi yang serupa.

“Tujuannya itu adalah masyarakat Pancasila, jadi pengertian sama ideologi itu jangan dipersempit dari satu parpol saja,” kata Basarah. (cnn)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti SiLPA APBD Kabupaten Madiun Rp210,94 M, Minta Evaluasi Perencanaan Anggaran

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Madiun menyoroti SiLPA APBD 2025 sebesar Rp210,94 miliar dan meminta ...
KABAR CABANG

Gema Piala Dunia di Soekarno Cup E-Football DPC Ngawi

NGAWI – Gema sepakbola dunia turut terasa di Gedung Fatmawati DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi. Selama dua malam, ...
LEGISLATIF

Banggar DPRD Jember Ingatkan Pemkab Tak Lagi Geser Anggaran APBD Sepihak

Banggar DPRD Jember mengingatkan Pemerintah Kabupaten Jember agar tidak lagi menggeser anggaran APBD yang telah ...
EKSEKUTIF

Eri Perintahkan Inspektorat Periksa Camat dan Lurah, Siap Copot Jika Kinerjanya Buruk

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memerintahkan Inspektorat memeriksa camat dan lurah di tiga kecamatan setelah sidak ...
KABAR CABANG

Eko Wahyono Tawarkan Tiga Strategi Membumikan Marhaenisme di Kalangan Gen-Z

Wakil Ketua Bidang Kaderisasi dan Ideologi DPC PDI Perjuangan Surabaya Eko Wahyono menawarkan tiga pendekatan untuk ...
LEGISLATIF

Temui Massa Aksi, Ketua DPRD Blitar Pastikan 11 Tuntutan Mahasiswa Dikawal

Ketua DPRD Kabupaten Blitar Supriadi turun langsung menemui massa aksi Cipayung Plus Blitar Raya dan memastikan 11 ...