Kamis
24 September 2026 | 12 : 57

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Gus Ipul-Anas Siap Kampanyekan Program Terukur dan Solutif untuk Tiap Daerah

pdip-jatim-anas-apoteker-banyuwangi

YOGYAKARTA – Bakal calon wakil gubernur Abdullah Azwar Anas mengatakan akan berusaha merebut massa pemilih Pilkada Jawa Timur dengan menyampaikan hal-hal yang telah dilakukannya.

“Kami menyampaikan hal-hal yang sudah kami kerjakan, bukan yang akan kami lakukan,” kata Anas, usai menjadi pembicara utama Lokakarya Media Satuan Kerja Khusus Minyak dan Gas Bumi di Yogyakarta, kemarin.

Bersama Calon Gubernur Saifullah Yusuf (Gus Ipul), dia akan mengampanyekan program yang terukur dan solutif untuk setiap daerah. “Sesuai dengan peta masalah,” ujar Bupati Banyuwangi ini. Termasuk mengenai disparitas ekonomi di setiap wilayah Jawa Timur.

Di Madura misalnya, pihaknya akan menggunakan strategi yang pernah dilakukan di Banyuwangi bagian utara. Tingkat kemiskinan kawasan yang dihuni mayoritas suku Madura itu 39 persen.

Sekarang, sebut Anas, tingkat kemiskinan di Banyuwangi Utara menjadi 6 persen. “Resep itu yang akan kami lakukan di wilayah Madura,” ucapnya.

Dia mencontohkan Madura karena empat kabupaten di pulau itu merupakan wilayah termiskin di Jawa Timur. Resep yang berbeda akan diterapkan di wilayah lain, seperti Mataraman.

Cara mengatasi kemiskinan di Madura, tambah Anas, tidak akan digunakan di wilayah lain. Di Mataraman misalnya, cawagub dari PDI Perjuangan ini akan menggunakan cara yang berbeda. “Kami sedang mengidentifikasi masalah di setiap wilayah,” ujar dia.

Ketua Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Jatim ini tidak khawatir dengan pemilih di wilayah Mataraman. Menurutnya, sambutan masyarakat di wilayah itu sangat baik dan di luar dugaannya.

Sebelum diputuskan maju dalam pilkada Jawa Timur, ungkap Anas, sudah ada survei mengenai elektabilitas terhadap pasangan yang diusung PDI Perjuangan dan PKB ini.

Hasil survei tersebut, pasangan Gus Ipul – Azwar Anas justru tinggi di kawasan Mataraman. Padahal, sebelumnya dia belum pernah menemui massa pemilih di kawasan Mataraman.

Wilayah Mataraman berada di Jatim bagian barat dengan karakter masyarakat yang abangan, bukan santri. Berbeda dengan Gus Ipul dan Anas yang berasal dari kalangan santri dan NU.

Anas menyebutkan, sambutan dan hasil survei yang menggembirakan itu merupakan pertanda perubahan warna dalam pilkada Jawa Timur 2018 dibandingkan dengan pilkada sebelumnya. “Interdependensi berubah, media berubah,” ujarnya.

Pilkada Jatim 2018, imbuh Anas, akan diikuti 15,5 juta pemilih generasi milenial dan pemula, yang tidak terikat dengan hubungan tatap muka. “Mereka terikat pada kesamaan gagasan dan pandangan melalui media sosial,” tutupnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Said Abdullah: Bukan UU Baru, Aturan Turunan P2SK dan Kelembagaan yang Perlu Diakselerasi

JAKARTA – Anggota Komisi XI DPR RI Said Abdullah menilai kebutuhan mendesak sektor keuangan saat ini bukan ...
LEGISLATIF

Guntur Wahono Dorong Hidroponik dan Greenhouse untuk Petani Muda Blitar

BLITAR – Anggota Komisi C DPRD Jawa Timur Guntur Wahono mendorong pengembangan pertanian hidroponik dan greenhouse ...
SEMENTARA ITU...

Eri Cahyadi Gandeng Bintang Timur Gelar Coaching Clinic Futsal ke Sekolah SD-SMP

SURABAYA — Wali Kota Eri Cahyadi merancang program coaching clinic futsal yang melibatkan langsung pemain dan ...
BERITA TERKINI

PDI Perjuangan Trenggalek Rutin Droping Air Bersih ke Pelosok, Sasar Warga yang Kesulitan Air

TRENGGALEK — Memasuki puncak musim kemarau, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek terus menggencarkan bantuan air ...
KRONIK

Turun Langsung ke Rubaru, Ketua TP PKK Sumenep Tekankan Pencegahan Stunting

SUMENEP – Upaya percepatan penurunan angka tengkes (stunting) di Kabupaten Sumenep terus digencarkan melalui ...
KRONIK

Pimpin Rakor Stunting, Bupati Lukman: Data Harus Selaras dengan Kondisi Faktual Lapangan

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menekankan bahwa keberhasilan penanganan stunting membutuhkan data yang ...