Jumat
28 Agustus 2026 | 6 : 11

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Anggota TNI yang Ingin Berpolitik Diminta Contoh SBY dan Prabowo

pdip-jatim-maruarar-s

JAKARTA – Politisi PDI Perjuangan Maruarar Sirait mengatakan, seharusnya anggota TNI tidak terlibat dalam politik praktis.

Pernyataan ini disampaikannya menanggapi pidato Presiden Joko Widodo yang meminta TNI untuk tidak terlibat dalam politik praktis. Jokowi menegaskan bahwa politik TNI adalah politik negara.

Maruarar mengatakan, pengalaman Orde Baru di mana TNI terlibat politik praktis, tak diharapkan terulang kembali.

“Ya memang. Kita pernah 32 tahun di zaman Orde Baru. Bagaimana TNI masuk dalam politik praktis. Sehingga demokrasi tidak terjadi di indonesia,” kata Maruarar, di Kantor Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC), Jakarta, Kamis (5/10/2017).

Menurut dia, TNI, demikian pula Polri, merupakan alat negara yang tak boleh berpolitik.

“Kalau sudah pensiun boleh. Pak Susilo Bambang Yudhoyono sudah pensiun boleh. Pak Prabowo Subianto sudah pensiun berpolitik boleh. Polisi sudah pensiun boleh,” kata dia.

Oleh karena itu, ia meminta semua pihak menjaga demokrasi yang telah dibangun dengan susah payah.

“Melalui perjuangan reformasi yang panjang. Dengan darah dan air mata. Kita tidak boleh kembali ke jaman seperti itu. Jelas demokrasi pilihan yang paling dinikmati rakyat, daripa rezim yang otoriter,” kata Maruarar.

Sebelumnya, pesan agar TNI tak terlibat politik praktis tersebut disampaikan Jokowi saat menjadi inspektur upacara dalam peringatan Hari Ulang Tahun ke-72 TNI di Dermaga PT Indah Kiat, Cilegon, Banten, Kamis (5/10/2017) pagi.

Dalam amanatnya, Jokowi menyampaikan pesan pahlawan nasional Jenderal Sudirman tentang politik TNI.

“Saya ingat pesan Jenderal Sudirman tentang jati diri TNI yang saya yakin sangat relevan sampai sekarang. Bahwa politik tentara, politik negara, politik TNI adalah politik negara. Loyalitas TNI adalah loyalitas negara,” ujar Jokowi.

Jokowi berpesan kepada seluruh prajurit TNI untuk patuh dan tunduk hanya untuk kepentingan negara dan tak masuk ke kancah politik praktis. (kompas)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Ribuan Warga Padati Siraman Gong Kyai Pradah, Tradisi Leluhur Blitar Tetap Lestari di Tengah Efisiensi

Ribuan warga memadati Alun-alun Lodoyo menyaksikan Siraman Gong Kyai Pradah. Tradisi leluhur Blitar tetap ...
KRONIK

Serap Aspirasi di Kradenan, Evi Dwitasari: Pokir DPRD Harus Berorientasi Kepentingan Umum

PONOROGO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Ponorogo, Evi Dwitasari, menyerap aspirasi masyarakat ...
KRONIK

Perusakan ODCB Gumuk Lumpang Dilaporkan ke Polisi, DPRD Soroti Sikap Dinas

JEMBER – Pegiat budaya, Setio Hadi, melaporkan dugaan perusakan Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB) Gumuk Lumpang di ...
LEGISLATIF

Bertemu Warga Ngawi, Novita Hardini Dapat Curhatan Nasib UMKM

NGAWI – Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Novita Hardini bertemu dengan para pelaku UMKM dan digital ...
SEMENTARA ITU...

Peringati 99 Tahun Harlah, Warga Pencak Organisasi Lumajang Gelar Tabur Bunga di TMP

LUMAJANG – Memperingati lahirnya Pencak Organisasi (PO) yang ke-99 tahun, warga PO Kabupaten Lumajang menggelar ...
LEGISLATIF

Puan Tegaskan DPR Terbuka Terima Aspirasi Rakyat, Tapi Harus Ikuti Mekanisme

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan DPR terbuka terhadap aspirasi masyarakat, termasuk menerima ...