Jumat
23 Oktober 2026 | 12 : 53

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Siapkan Tim Khusus Penghitungan Suara

Tim IT PDIP

Tim IT PDIPPDI Perjuangan menyiapkan tim teknologi informasi (IT) dan monitoring khusus penghitungan suara dalam pemilu 9 April. Langkah ini sebagai antisipasi kecurangan penghitungan suara yang dilakukan pihak-pihak tertentu.

Tim IT yang disiapkan PDI Perjuangan ini tidak main-main. Tim IT ini menempati ruangan khusus seluas 50 meter persegi di kantor DPP PDI Perjuangan Jl Lenteng Agung sebagai pusat IT. Di dalamnya dipasang 150 komputer yang digunakan untuk memantau hasil suara yang masuk dari TPS-TPS.

Untuk petugas input data, PDI Perjuangan menyebar sebanyak 520.000 relawan dan kader-kader ke semua TPS-TPS. Relawan-relawan tersebut dibekali dengan aplikasi khusus.

“Mereka nanti akan menginput data hasil perolehan suara tiap TPS dan dan foto form C1 agar lebih akurat,” jelas Ketua Tim IT PDI Perjuangan Harry Dewa Pratama, Senin (7/4/2014).

Dengan sistem ini, kata Harry, pihaknya sudah bisa mengetahui hasil pemilu paling lambat H+4. Namun, tambah dia, data ini bukan untuk konsumsi publik. Data tersebut hanya untuk konsumsi internal, sampai KPU mengumumkan hasil perolehan pileg secara resmi.

Sekjen DPP PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo mengatakan, PDI Perjuangan membuat Tim IT dan Monitoring, karena tidak ingin dicurangi oleh pihak-pihak tertentu. Tim IT akan memasukkan data suara dari seluruh TPS di Indonesia, sedangkan tim monitoring tugasnya memonitor pergerakan suara PDI Perjuangan dan suara partai-partai lain.

Tim IT dan Monitoring itu, ungkap Tjahjo,  standarnya sama saja dengan yang dimiliki KPU, Bawaslu, Lemsaneg, dan BIN. Tim IT dan Monitoring ini sudah disiapkan sejak tiga bulan lalu dan merekrut tenaga untuk memasukkan data dari mahasiswa dan relawan.

Selain memasukkan data suara, kata dia, Tim IT juga juga memasukkan jumlah surat suara, surat suara terpakai, dan surat suara tidak terpakai. Tim juga memasukkan data jumlah pemilih, jumlah pemilih yang menggunakan hak suara, dan yang tidak menggunakan hak suara.

“Dengan data-data tersebut dan dukungan sistem, Tim IT juga mampu mendeteksi kemungkian kecurangan yang dilakukan di TPS,” katanya.

Tjahjo menambahkan, Tim IT ada sebanyak 150 orang dan Tim Monitoring ada sebanyak 70 orang yang bekerja dalam tiga “shift” selama waktu penghitungan suara.

Untuk itu, kata Tjahjo, PDI Perjuangan minta agar Panitia Pengawas Pemilu dapat menindak partai politik peserta pemilu yang hendak melakukan kecurangan dalam pesta demokrasi lima tahunan itu. Pelanggaran itu, imbuh dia, juga bisa dilihat dari penggunaan fasilitas negara. (pri/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Terima Aliansi Ulama Jatim, Yordan Pastikan Kawal Aspirasi hingga ke Pusat

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Yordan M. Batara-Goa, menegaskan akan mengawal ...
KABAR CABANG

Kebakaran TPA Supit Urang, Kader PDIP Kota Malang Salurkan Masker dan Air Minum

Kader PDI Perjuangan Kota Malang menyalurkan masker bagi warga dan air minum untuk petugas pemadam kebakaran di ...
LEGISLATIF

Reses Fery Sudarsono, Warga Curhat Soal PJU hingga Nasib BKK Desa

MADIUN – Minimnya penerangan jalan umum (PJU), persoalan infrastruktur, hingga ketergantungan desa terhadap Bantuan ...
KRONIK

Kisruh Poktan Maju Makmur, Candra Dorong Regenerasi Kepengurusan Sesuai Mekanisme

JEMBER – Penetapan kepengurusan Kelompok Tani Maju Makmur di Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, menjadi salah satu ...
KRONIK

Dorong Ekonomi Berbasis Masjid, Banyuwangi Latih 150 Takmir Kembangkan Masjid Affiliate

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi mendorong masjid menjadi pusat pemberdayaan ekonomi ...
KRONIK

Ini, Tiga Pesan Bupati Lukman pada Peringatan Hari Santri dan Wisuda Tahfidz Juz 30

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berharap peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 tidak sekadar ...