Senin
07 September 2026 | 1 : 21

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Siapkan Tim Khusus Penghitungan Suara

Tim IT PDIP

Tim IT PDIPPDI Perjuangan menyiapkan tim teknologi informasi (IT) dan monitoring khusus penghitungan suara dalam pemilu 9 April. Langkah ini sebagai antisipasi kecurangan penghitungan suara yang dilakukan pihak-pihak tertentu.

Tim IT yang disiapkan PDI Perjuangan ini tidak main-main. Tim IT ini menempati ruangan khusus seluas 50 meter persegi di kantor DPP PDI Perjuangan Jl Lenteng Agung sebagai pusat IT. Di dalamnya dipasang 150 komputer yang digunakan untuk memantau hasil suara yang masuk dari TPS-TPS.

Untuk petugas input data, PDI Perjuangan menyebar sebanyak 520.000 relawan dan kader-kader ke semua TPS-TPS. Relawan-relawan tersebut dibekali dengan aplikasi khusus.

“Mereka nanti akan menginput data hasil perolehan suara tiap TPS dan dan foto form C1 agar lebih akurat,” jelas Ketua Tim IT PDI Perjuangan Harry Dewa Pratama, Senin (7/4/2014).

Dengan sistem ini, kata Harry, pihaknya sudah bisa mengetahui hasil pemilu paling lambat H+4. Namun, tambah dia, data ini bukan untuk konsumsi publik. Data tersebut hanya untuk konsumsi internal, sampai KPU mengumumkan hasil perolehan pileg secara resmi.

Sekjen DPP PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo mengatakan, PDI Perjuangan membuat Tim IT dan Monitoring, karena tidak ingin dicurangi oleh pihak-pihak tertentu. Tim IT akan memasukkan data suara dari seluruh TPS di Indonesia, sedangkan tim monitoring tugasnya memonitor pergerakan suara PDI Perjuangan dan suara partai-partai lain.

Tim IT dan Monitoring itu, ungkap Tjahjo,  standarnya sama saja dengan yang dimiliki KPU, Bawaslu, Lemsaneg, dan BIN. Tim IT dan Monitoring ini sudah disiapkan sejak tiga bulan lalu dan merekrut tenaga untuk memasukkan data dari mahasiswa dan relawan.

Selain memasukkan data suara, kata dia, Tim IT juga juga memasukkan jumlah surat suara, surat suara terpakai, dan surat suara tidak terpakai. Tim juga memasukkan data jumlah pemilih, jumlah pemilih yang menggunakan hak suara, dan yang tidak menggunakan hak suara.

“Dengan data-data tersebut dan dukungan sistem, Tim IT juga mampu mendeteksi kemungkian kecurangan yang dilakukan di TPS,” katanya.

Tjahjo menambahkan, Tim IT ada sebanyak 150 orang dan Tim Monitoring ada sebanyak 70 orang yang bekerja dalam tiga “shift” selama waktu penghitungan suara.

Untuk itu, kata Tjahjo, PDI Perjuangan minta agar Panitia Pengawas Pemilu dapat menindak partai politik peserta pemilu yang hendak melakukan kecurangan dalam pesta demokrasi lima tahunan itu. Pelanggaran itu, imbuh dia, juga bisa dilihat dari penggunaan fasilitas negara. (pri/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Kedungwaru Siap Rebut Kemenangan Pemilu

TULUNGAGUNG – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar konsolidasi internal dalam rangka Musyawarah ...
BERITA TERKINI

Dewanti: Investasi Pariwisata Harus Diikuti Kesiapan Infrastruktur

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Dewanti Rumpoko menegaskan, masifnya investasi di sektor ...
BERITA TERKINI

Semeru Erupsi, Eko Yunianto Minta Mitigasi Bencana Diperkuat

Anggota DPRD Jatim Eko Yunianto meminta mitigasi Gunung Semeru diperkuat, jalur evakuasi dipastikan siap, serta ...
KABAR CABANG

Komitmen Perkuat Konsolidasi, Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Rejotangan Siap Menangkan Pemilu 2029

TULUNGAGUNG – Pengurus Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Rejotangan terbentuk dengan ...
BERITA TERKINI

Yuzar Rasyid Dorong Warga Segera Urus Perubahan Desil Agar Bansos Tepat Sasaran

KEDIRI — Anggota DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mendorong warga yang mengalami kenaikan desil secara tiba-tiba untuk ...
BERITA TERKINI

Arjuna Minta Verifikasi Data Kemiskinan Dilakukan Jemput Bola

SURABAYA — Sekretaris Komisi D DPRD Surabaya Arjuna Rizki Dwi Krisnayana meminta proses verifikasi dan koreksi data ...