Rabu
22 Juli 2026 | 6 : 45

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Perajin Magetan Hadiahi Jokowi 4 Caping

Jokowi-perajin caping
Jokowi saat mengunjungi sentra industri caping di Magetan

Jokowi-perajin capingKELOMPOK perajin di Magetan memberikan hadiah berupa empat buah caping (topi petani) kepada Joko Widodo, Senin (31/3/2014). Kader PDI Perjuangan yang juga Gubernur DKI Jakarta ini berkeinginan agar produk-produk karya anak negeri semakin banyak yang diekspor.

Desa Ringin Agung Kecamatan/kabupaten Magetan mendadak riuh menyusul kedatangan Jokowi di kampung tersebut selepas duhur. Warga yang menyambut Jokowi didominasi kaum ibu-ibu. Mereka berderet di sepanjang gang menuju salah satu rumah industri anyamana bambu yang menjadi tempat tujuan Jokowi.

Usai bersalaman dan foto bersama dengan warga, Jokowi menuju rumah industri milik Warno, seorang warga. Di tempat ini Jokowi melihat rangkaian proses produksi rupa-rupa kerajinan anyaman bambu mulai dari caping, keranjang buah, keranjang koran, dan lainnya. Jokowi berdialog dengan para pekerja di bagian belah, rangka, hingga bagian anyam.

“Masya Allah.. Pak Jokowi betulan. Saya ajari menganyam ya, Pak,” kata seorang perempuan. “Sudah nggak usah. Saya melihat saja dari pada keliru,” jawab Jokowi.

Mengantar pulang Jokowi, warga memberikan hadiah empat buah caping. “Silakan dipakai pak,” kata seorang warga. “Jangan lupakan kami ya, Pak,” kata warga lainnya kepada calon presiden dari PDI Perjuangan ini.

Ihwal kerajinan anyaman bambu, Jokowi mengatakan jika produksi dalam negeri seperti halnya anyaman bambu kualitasnya terbilang bagus. Namun, usaha rumahan seperti ini mempunyai kelemahan pada sisi marketing. “Karena itu pemerintah harus membantu mempromosikan produk seperti ini,” ujarnya.

Ribuan Pengrajin

Desa Ringin Agung hanya satu dari sekian desa yang menjadi pusat produksi kerajinan anyaman bambu. Pegawai Disperindag Magetan, Ari, kepada www.pdiperjuangan-jatim.com mengatakan ada ribuan perajin tersebar di Kabupaten Magetan. “Perajin anyaman bambu berjumlah 5.248 orang,” urai Ari.

Belakangan waktu, ungkap dia, pemkab mengorganisasikan perajin ke dalam kelompok-kelompok untuk diberikan penguatan modal dan peningkatan keterampilan. Kelompok-kelompok usaha kecil sedianya menjadi cikal bakal koperasi yang akan menaungi usaha bersama. “Kelompok terbentuk sudah ratusan,” jelasnya. (her)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Tinjau SR, Bupati Lukman Tegaskan Komitmen Pemerintah Hadirkan Pendidikan Berkualitas

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, bersama tim Balai Besar Kementerian Pekerjaan Umum (PU) meninjau lokasi ...
LEGISLATIF

Komisi B DPRD Jember Dorong Standar Ketat Penyelenggaraan Event Olahraga

JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Jember Candra Ary Fianto meminta pemerintah daerah dan penyelenggara memperketat ...
LEGISLATIF

Ketua DPRD Blitar Ingatkan Anggota Dewan Jaga Integritas dan Marwah Lembaga

BLITAR – Ketua DPRD Kabupaten Blitar Supriadi mengingatkan seluruh anggota DPRD agar senantiasa menjaga etika, ...
KRONIK

Peringati 30 Tahun Peristiwa Kudatuli, Ini Pesan Megawati untuk Anak Muda Indonesia

JAKARTA – Presiden kelima RI, Megawati Soekarnoputri secara khusus menitipkan pesan mendalam yang ditujukan bagi ...
HEADLINE

Said Abdullah Salurkan Seluruh Dana Reses untuk Renovasi Rumah Warga Miskin di Sumenep

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Said Abdullah menyalurkan seluruh dana reses periode ini untuk membantu ...
LEGISLATIF

Zulham Dorong Pasar Sumedang Dikerjasamakan dengan Swasta agar Tak Terus Mangkrak

Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang Zulham Akhmad Mubarok mendorong pengelolaan Pasar Sumedang ...