SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, melantik empat pejabat pimpinan tinggi pratama (JPTP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jumat (4/9/2026). Pelantikan berlangsung di Paseban Agung Sultan Abdurrahman Keraton Sumenep.
Empat pejabat yang dilantik masing-masing Yudi Nur Sukmadianto sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol); Dadang Dedy Iskandar dipercaya memimpin Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub); Hakiki Maulana Firmansyah dilantik sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan Kamiluddin mendapat amanah sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep.
Bupati Fauzi menegaskan, jabatan yang diemban para pejabat baru bukan sekadar penghargaan atas perjalanan karier. Menurutnya, jabatan merupakan amanah yang harus dibuktikan melalui kerja nyata, profesionalitas, integritas, serta pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Jabatan ini adalah amanah. Karena itu, laksanakan dengan penuh tanggung jawab dan berikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” ujar Fauzi.
Ia meminta empat kepala OPD yang baru dilantik tidak hanya memahami tugas secara administratif. Mereka juga harus mampu membaca persoalan yang berkembang di lingkungan kerja masing-masing.
Hal itu penting karena setiap OPD memiliki peran strategis yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat.
Bakesbangpol, misalnya, memiliki tugas penting dalam menjaga stabilitas dan kehidupan sosial politik daerah. Disperkimhub berperan dalam penataan kawasan permukiman serta pelayanan transportasi.
Sementara Satpol PP menjadi salah satu perangkat daerah yang bertugas menjaga ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat. Sedangkan BPBD dituntut selalu siap menghadapi dan menangani berbagai potensi bencana.
Karena itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep itu juga berpesan agar para kepala OPD baru membangun komunikasi dan koordinasi yang kuat dengan berbagai pihak.
Menurutnya, persoalan pemerintahan semakin kompleks dan tidak dapat diselesaikan secara sendiri-sendiri oleh satu organisasi perangkat daerah.
Kolaborasi lintas sektor menjadi salah satu kunci agar program pembangunan berjalan lebih efektif dan persoalan masyarakat dapat ditangani dengan cepat.
Dengan terisinya empat jabatan strategis tersebut, Pemkab Sumenep berharap kinerja pemerintahan semakin solid dan pelayanan publik semakin responsif.
“Kepercayaan yang diberikan harus dibayar dengan tanggung jawab. Tunjukkan kemampuan dan kinerja terbaik sesuai amanah yang telah diberikan,” tandas Fauzi. (hzm/set)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS













