Jumat
28 Agustus 2026 | 2 : 12

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Malang Ingin Purna PMI Tak Kembali Jadi Pencari Kerja, tapi Penggerak Ekonomi Daerah

pdip jatim 260826 mmc malang kab 1

Bupati Malang HM Sanusi ingin purna PMI tak kembali menjadi pencari kerja, tetapi mampu memanfaatkan modal dan pengalaman untuk menggerakkan ekonomi daerah.

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi ingin para Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang kembali ke tanah air tidak lagi menjadi pencari kerja. Sebaliknya, pengalaman dan modal yang diperoleh selama bekerja di luar negeri harus menjadi bekal untuk membangun usaha sekaligus menggerakkan ekonomi daerah.

Menurut Sanusi, pemberdayaan PMI tidak boleh berhenti ketika masa kontrak kerja di luar negeri selesai. Para purna migran membutuhkan pendampingan berkelanjutan agar remitansi, modal usaha dan pengalaman yang dibawa pulang dapat dikelola secara produktif.

Hal itu disampaikan Sanusi saat menghadiri soft launching Malang Migrant Center (MMC) di Pendopo Kabupaten Malang, Rabu (26/8/2026). Agenda tersebut turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Perlindungan Pekerja Migran RI Abdul Muhaimin Iskandar.

“Kehadiran pusat layanan ini sangat krusial untuk meningkatkan perlindungan, pemberdayaan, dan kesejahteraan para pekerja migran kita,” ujar Sanusi, dikutip Jumat (28/8/2026).

Sanusi berharap MMC menjadi wadah pembinaan ekonomi bagi para purna PMI, khususnya melalui pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Dengan adanya MMC ini, saya berharap ada edukasi, pemberdayaan, dan pembinaan UMKM secara berkelanjutan bagi para purna migran. Modal dan pengalaman dari luar negeri harus dikembangkan di tanah air agar mereka bisa terus meningkatkan taraf ekonomi keluarga secara mandiri,” ungkapnya.

Menurut Sanusi, modal yang dibawa pulang PMI seharusnya tidak habis untuk kebutuhan konsumtif. Dengan pendampingan yang tepat, dana tersebut dapat menjadi modal untuk membuka atau mengembangkan usaha.

Politisi PDI Perjuangan itu mencontohkan geliat ekonomi di sejumlah desa di Kabupaten Malang yang ikut terangkat berkat kontribusi para purna migran, di antaranya Desa Kalipare dan Desa Arjowilangun.

Keberhasilan tersebut, kata Sanusi, menunjukkan pengalaman bekerja di luar negeri dan akumulasi modal PMI dapat memberikan dampak lebih luas apabila dikelola untuk kegiatan produktif.

Karena itu, ia menekankan pentingnya ekosistem pemberdayaan yang tidak hanya menyentuh aspek perlindungan, tetapi juga keberlanjutan ekonomi setelah PMI kembali ke daerah asal.

“Pemkab Malang akan terus mendukung penuh seluruh langkah pemberdayaan pekerja migran, baik sebelum keberangkatan maupun pasca-kembali ke tanah air,” tegasnya.

Sanusi juga menginstruksikan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Malang memperkuat kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan perguruan tinggi.

Menurutnya, pembekalan terhadap calon PMI harus dilakukan secara komprehensif sejak sebelum keberangkatan.

Materi yang diberikan tidak hanya terkait keterampilan kerja dan penguasaan bahasa, tetapi juga pemahaman mengenai hak-hak pekerja serta literasi keuangan.

Pembekalan tersebut dinilai penting agar PMI mampu bekerja secara aman dan profesional sekaligus memiliki kemampuan mengelola pendapatan selama bekerja di luar negeri.

Sanusi menilai keberadaan PMI juga memiliki kontribusi penting terhadap perekonomian daerah. Karena itu, ketika mereka kembali ke tanah air, kontribusi tersebut diharapkan tidak berhenti.

“Dengan adanya MMC ini, kita ingin memastikan para pekerja migran mendapatkan perlindungan dan pemberdayaan secara berkelanjutan,” katanya.

Ia menegaskan, tujuan akhir pemberdayaan tersebut adalah menciptakan kemandirian ekonomi bagi para purna PMI.

“Kami ingin purna PMI pulang tidak kembali menjadi pencari kerja, tetapi menjadi penggerak ekonomi daerah,” pungkas Sanusi. (ull/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Artikel Terkini

KRONIK

Setengah Jam di Posko Baguna, Tempat Para Penggembira Muktamar Melepas Lelah

JOMBANG – Matahari sedang terik-teriknya ketika jarum jam menunjuk pukul 13.30 WIB, Kamis (27/8/2026). Sinar ...
EKSEKUTIF

Bupati Malang Ingin Purna PMI Tak Kembali Jadi Pencari Kerja, tapi Penggerak Ekonomi Daerah

Bupati Malang HM Sanusi ingin purna PMI tak kembali menjadi pencari kerja, tetapi mampu memanfaatkan modal dan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti APBD Perubahan Kota Madiun, Bansos Turun hingga BTT Melonjak

MADIUN — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Madiun menyoroti sejumlah perubahan komposisi anggaran dalam Raperda ...
KRONIK

Soroti Anggaran Pemeliharaan Aplikasi Rp310 Juta, Alfan PDIP Jember: Belum Sebanding Kualitas Layanan

JEMBER – Anggaran pemeliharaan aset tidak berwujud dan aplikasi layanan masyarakat sebesar Rp310,3 juta di Dinas ...
KRONIK

Soroti 903 KK Minta Update Data, Agung Priyanto: Jangan Sampai Rakyat Kehilangan Hak Gara-Gara Desil

PONOROGO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Ponorogo, Agung Priyanto, menyoroti penggunaan desil ...
SEMENTARA ITU...

Ribuan Warga Padati Siraman Gong Kyai Pradah, Tradisi Leluhur Blitar Tetap Lestari di Tengah Efisiensi

Ribuan warga memadati Alun-alun Lodoyo menyaksikan Siraman Gong Kyai Pradah. Tradisi leluhur Blitar tetap ...