Sabtu
05 September 2026 | 5 : 14

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jelang 10 November, Risma Jadi Pengajar di Sekolah Kebangsaan

pdip-jatim-risma-sekolah-kebangsaan

pdip-jatim-risma-sekolah-kebangsaanSURABAYA – Pemerintah Kota Surabaya kembali menggelar Sekolah Kebangsaan. Sekolah Kebangsaan yang dikemas layaknya aktivitas belajar mengajar ini dihadiri ratusan pelajar di Kota Surabaya, dari tingkatan Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Agenda tahunan untuk menyambut Hari Pahlawan 10 November ini diawali di SMA St Louis Surabaya kemarin, dan Rabu (2/11/2016) hari ini Sekolah Kebangsaan kembali digelar di Taman Jayengrono.

Selama berlangsungnya Sekolah Kebangsaan, Wali Kota Tri Rismaharini dan beberapa veteran pejuang tampil sebagai “guru” yang berkisah tentang semangat kepahlawanan.

Menariknya, Sekolah Kebangsaan dikemas interaktif. Para pelajar bisa berinteraksi langsung dengan wali kota dan juga para veteran dengan mengajukan pertanyaan.

Di depan pelajar yang hadir di Taman Jayengrono, Tri Rismaharini mengatakan, keberanian yang dituntut dari pelajar di era sekarang bukan lagi untuk berperang seperti di zaman penjajahan dulu.

“Pelajar Surabaya harus berani bersaing dengan pelajar lainnya di seluruh dunia. Karena Surabaya memang sudah jadi bagian dari kota dunia,” kata Risma.

Kalau sekarang pelajar hanya bermalas-malasan, sebut dia, itu sama tidak menghargai perjuangan para pejuang yang telah bertaruh nyawa.

Menurut Risma, Sekolah Kebangsaan ini perlu diadakan agar kalangan pelajar tahu bahwa kemerdekaan yang diraih bangsa Indonesia, bukan karena diberi. Tetapi karena perjuangan yang gigih dari para pahlawan.

Sekolah Kebangsaan akan digelar selama November di beberapa lokasi. Dan lokasi yang dipilih tidak sembarangan. Tetapi merupakan tempat-tempat yang sarat nilai sejarah karena dulunya menjadi “saksi perjuangan” para pahlawan.

Selain Taman Jayengrono, dan Sekolah Santa Maria, Sekolah Kebangsaan akan digelar di Sekolah Don Bosco, kantor PCNU Surabaya di Bubutan, serta bekas rumah HOS Tjokroaminoto di kawasan Peneleh. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Tambahan Fiskal Rp223 Miliar di P-APBD Jember 2026, PDIP: Apa Manfaat Nyatanya Buat Warga?

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jember mempertanyakan manfaat tambahan ruang fiskal sekitar Rp223,12 ...
OLAHRAGA

Trenggalek Bertekad Tembus 10 Besar Porprov Jatim 2027

KONI Trenggalek menargetkan masuk 10 besar Porprov Jatim 2027 meski anggaran terbatas. Dari 40 atlet yang siap ...
EKSEKUTIF

Tanam Pohon Peringatan Hari Lahir Kejaksaan, Wabup Antok Berharap Srigati Bisa Jadi Agro Wisata

NGAWI – Kejaksaan Negeri Ngawi menanam sejumlah pohon buah di kawasan wisata religi Palereman Srigati, Desa ...
KRONIK

Imbas 1.600 Pekerja PT INKA Banyuwangi Dirumahkan, DPRD Desak Pemkab dan Pusat Turun Tangan

BANYUWANGI – Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi, I Made Cahyana Negara, menyatakan keprihatinan mendalam atas ...
OLAHRAGA

Bupati Fauzi Lepas Assyabaab U-13, Titipkan Pesan Penting Soal Karakter dan Disiplin

SUMENEP – Sebanyak 25 anggota Assyabaab U-13 resmi dilepas menuju Kabupaten Jember untuk mengikuti kompetisi Zona ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong RT/RW Dilibatkan Aktif dalam Pendataan Bansos, Data Desil Harus Sesuai Kondisi Riil Warga

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Baktiono mendorong pemerintah melibatkan RT dan RW secara aktif ...