Kamis
25 Juni 2026 | 1 : 49

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Politisi PDIP Sebut Jokowi Sasaran Utama Aksi Demo 4 November

pdip-jatim-EvaSundari

pdip-jatim-EvaSundariJAKARTA – Politisi senior Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Eva Kusuma Sundari meyakini ucapan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo soal aksi 4 November berasal dari sumber yang valid. Atas dasar itu, ia pun menengarai demo besar pada 4 November nanti bertujuan menjatuhkan Presiden Joko Widodo.

“Saya percaya Mendagri mendapat informasi yang valid, dari sumber yang legitimate dan resmi. Isi statement sudah beredar juga, jadi sudah rahasia umum bahwa demo tanggal 4 sasarannya adalah Jokowi,” kata Eva melalui pesan singkat kepada CNNIndonesia.com.

Kemarin (31/10), Menteri Tjahjo sempat menyebut rencana demo besar pada 4 November melibatkan pihak yang berambisi menjadi presiden.

Pernyataan Tjahjo itu bertentangan dengan opini yang selama ini beredar bahwa aksi 4 November terkait dengan Gubernur nonaktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama yang terjerat kasus dugaan penistaan agama.

Menurut Eva, Ahok, sapaan Basuki hanya sasaran antara. Sasaran utama dari demo itu tetap mengacu pada Presiden Jokowi.

Ketika diminta keterangan siapa pihak yang ingin menjadi presiden, Eva tidak menjelaskan. Dugaan pada satu pihak memang ada, tetapi ia merasa itu harus diurus oleh pihak yang berwenang agar tidak menjadi isu saja.

“Jadi, ada yang mau jadi presiden dengan menjatuhkan Presiden sebelum Pilpres (pemilihan presiden). Sehingga ada yang mau mengganti Presiden tanpa pemilu,” kata Eva.

Anggota tim pemenangan pasangan Ahok-Djarot ini juga menyebut maraknya penyebaran sentimen suku, agama, ras, antargolongan (SARA) belakangan ini sebagai salah satu strategi yang sering digunakan dalam pertarungan politik. Pasalnya, menurut dia, isu SARA mudah memicu emosi banyak orang.

“Tapi syukurlah masyarakat Indonesia semakin cerdas setelah Pileg dan Pilpres lalu yang dinodai isu SARA. Itu menunjukkan masyarakat tidak mendukung agenda kelompok intolerance ini,” ujarnya.

Eva juga menyatakan percaya dengan kemampuan polisi dan militer Indonesia dalam mengawal aksi 4 November nanti. “Kami juga dukung penuh upaya presiden untuk mengendalikan keadaan melalui komunikasi politik dengn pihak-pihak yang relevan,” kata Eva. (wis/obs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

MH Said Abdullah Gelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan Bersama Guru Ngaji

SUMENEP – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, MH Said Abdullah, menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Kota Malang Soroti Wacana WFH ASN, Minta Pemkot Tertibkan Penggunaan BBM Subsidi

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Malang mempertanyakan urgensi wacana Work From Home (WFH) bagi ASN pasca-kenaikan ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Terima Kunjungan KPU, Tegaskan Kesiapan Sipol Hingga Kuota Perempuan

BOJONEGORO – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro menerima kunjungan kerja dari jajaran ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Siapkan Direksi BUMD Berkontrak Kinerja, Targetkan PAD Kediri Terdongkrak

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan akan mengisi kekosongan jabatan direktur BUMD dengan figur yang ...
KABAR CABANG

Rumah Ngatemin Jadi RTLH ke-12 yang Dibedah PDIP Kota Batu, Wujud Nyata Ajaran Bung Karno

Rumah Ngatemin, warga Dusun Junggo, Kota Batu, menjadi rumah ke-12 yang dibedah DPC PDI Perjuangan Kota Batu sejak ...
SEMENTARA ITU...

Kwarcab Pramuka Surabaya Desak Pemkot Bangun Bumi Perkemahan, Dinilai Mendesak untuk Pendidikan Karakter

Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Surabaya mendesak Pemkot Surabaya segera merealisasikan pembangunan Bumi Perkemahan. ...