Senin
12 Oktober 2026 | 11 : 00

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Politisi PDIP Sebut Jokowi Sasaran Utama Aksi Demo 4 November

pdip-jatim-EvaSundari

pdip-jatim-EvaSundariJAKARTA – Politisi senior Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Eva Kusuma Sundari meyakini ucapan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo soal aksi 4 November berasal dari sumber yang valid. Atas dasar itu, ia pun menengarai demo besar pada 4 November nanti bertujuan menjatuhkan Presiden Joko Widodo.

“Saya percaya Mendagri mendapat informasi yang valid, dari sumber yang legitimate dan resmi. Isi statement sudah beredar juga, jadi sudah rahasia umum bahwa demo tanggal 4 sasarannya adalah Jokowi,” kata Eva melalui pesan singkat kepada CNNIndonesia.com.

Kemarin (31/10), Menteri Tjahjo sempat menyebut rencana demo besar pada 4 November melibatkan pihak yang berambisi menjadi presiden.

Pernyataan Tjahjo itu bertentangan dengan opini yang selama ini beredar bahwa aksi 4 November terkait dengan Gubernur nonaktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama yang terjerat kasus dugaan penistaan agama.

Menurut Eva, Ahok, sapaan Basuki hanya sasaran antara. Sasaran utama dari demo itu tetap mengacu pada Presiden Jokowi.

Ketika diminta keterangan siapa pihak yang ingin menjadi presiden, Eva tidak menjelaskan. Dugaan pada satu pihak memang ada, tetapi ia merasa itu harus diurus oleh pihak yang berwenang agar tidak menjadi isu saja.

“Jadi, ada yang mau jadi presiden dengan menjatuhkan Presiden sebelum Pilpres (pemilihan presiden). Sehingga ada yang mau mengganti Presiden tanpa pemilu,” kata Eva.

Anggota tim pemenangan pasangan Ahok-Djarot ini juga menyebut maraknya penyebaran sentimen suku, agama, ras, antargolongan (SARA) belakangan ini sebagai salah satu strategi yang sering digunakan dalam pertarungan politik. Pasalnya, menurut dia, isu SARA mudah memicu emosi banyak orang.

“Tapi syukurlah masyarakat Indonesia semakin cerdas setelah Pileg dan Pilpres lalu yang dinodai isu SARA. Itu menunjukkan masyarakat tidak mendukung agenda kelompok intolerance ini,” ujarnya.

Eva juga menyatakan percaya dengan kemampuan polisi dan militer Indonesia dalam mengawal aksi 4 November nanti. “Kami juga dukung penuh upaya presiden untuk mengendalikan keadaan melalui komunikasi politik dengn pihak-pihak yang relevan,” kata Eva. (wis/obs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Targetkan Seluruh SDN dan SMPN Surabaya Dibenahi pada 2027

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menargetkan pembenahan sarana dan prasarana seluruh SD negeri dan SMP ...
LEGISLATIF

81 Tahun Jatim, Renny Dorong Penguatan Sektor Produktif untuk Ekonomi Berkelanjutan

SURABAYA – Memasuki usia ke-81 tahun, Provinsi Jawa Timur perlu memperkuat sektor produktif daerah sebagai fondasi ...
LEGISLATIF

Dewanti Rumpoko: Keselamatan Penumpang Penyeberangan Harga Mati, Bukan Kompromi Bisnis

SURABAYA – Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur Dewanti Rumpoko menegaskan keselamatan jiwa pengguna jasa transportasi ...
LEGISLATIF

Yuzar Rasyid Beber Jalur Koreksi Desil Bansos, Warga Kediri Bisa Ajukan Pemutakhiran Data

KEDIRI – Anggota Komisi B DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mengingatkan warga agar memeriksa data kesejahteraan yang ...
KRONIK

RSUD Blambangan Raih Tiga Penghargaan NHR, Bupati Ipuk: Tolok Ukur Berbenah Tingkatkan Layanan

BANYUWANGI – RSUD Blambangan Banyuwangi meraih tiga penghargaan dalam ajang National Hospital Ranking (NHR) yang ...
KRONIK

Bupati Fauzi Upayakan Pemulangan 9 Nelayan Sumenep yang Ditahan di Australia

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk mengupayakan pemulangan sembilan ...