Selasa
22 September 2026 | 2 : 40

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PDI Perjuangan Jember: Efisiensi Anggaran Lebih Masuk Akal daripada Menambah Utang

PDIP-Jatim-Edi-Cahyo-Purnomo-04082026

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember menyatakan menolak rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember mengajukan pinjaman daerah senilai Rp786 miliar melalui skema Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB) untuk menutup defisit APBD dan membiayai sejumlah program pembangunan.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember, Edi Cahyo Purnomo, menilai pemerintah masih memiliki ruang melakukan efisiensi belanja sebelum memilih menambah beban utang daerah.

Menurut Edi, pemerintah daerah perlu dahulu mengevaluasi sejumlah program yang dinilai belum mendesak. Salah satunya Program Bunga Desa. Menurut dia, program tersebut memiliki fungsi serupa dengan kanal pengaduan masyarakat Wadul Gus’e.

“Program Wadul Gus’e sudah terbukti efektif menerima dan menindaklanjuti laporan masyarakat. Karena itu, kami mempertanyakan mengapa anggaran Program Bunga Desa tidak diefisiensikan untuk mendukung pembangunan infrastruktur,” kata Edi dalam rapat Badan Anggaran DPRD Jember di Ruang Badan Musyawarah, Senin (3/8/2026).

Ia mengusulkan, rencana pembangunan penerangan jalan umum (PJU) yang diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp200 miliar tidak dibiayai melalui utang, melainkan dari pengalihan anggaran organisasi perangkat daerah yang dinilai masih memiliki ruang efisiensi, termasuk Dinas Komunikasi dan Informatika.

Edi mengingatkan, pinjaman daerah akan menjadi beban fiskal pada tahun-tahun berikutnya. Berdasarkan perhitungan sementara fraksinya, pembayaran pokok dan bunga pinjaman diperkirakan mencapai sekitar Rp280 miliar setiap tahun.

“Kami tidak ingin ruang fiskal pemerintah daerah semakin sempit akibat kewajiban membayar cicilan utang,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Komisi B DPRD Jember, Candra Ary Fianto, menyoroti rencana penggunaan sebagian dana pinjaman untuk pengembangan rumah sakit daerah.

Menurut dia, pembiayaan layanan kesehatan tidak semestinya bergantung pada skema yang berpotensi mendorong peningkatan target pendapatan rumah sakit.

“Jangan sampai muncul kesan bahwa rumah sakit harus mengejar pendapatan untuk membayar pinjaman. Yang kita inginkan justru masyarakat Jember tetap sehat dan pelayanan kesehatannya semakin baik,” kata Candra.

Ia menegaskan, Fraksi PDI Perjuangan tetap mendukung peningkatan pelayanan kesehatan, termasuk pengadaan alat kesehatan dan peningkatan mutu layanan. Namun, kebutuhan anggaran tersebut, tambah dia, dapat dipenuhi melalui penataan kembali prioritas belanja daerah.

Hal senada disampaikan anggota Badan Anggaran DPRD Jember, Widarto. Menurutnya, utang seharusnya menjadi pilihan terakhir setelah seluruh potensi efisiensi anggaran dimaksimalkan.

Ia mencontohkan pemerintah daerah masih belum menyampaikan hasil rekonsiliasi anggaran Program Bunga Desa yang nilainya disebut mencapai sekitar Rp90 miliar.

“Kalau anggaran itu benar tersedia dan bisa direalokasi, tentu akan membantu pembiayaan pembangunan infrastruktur tanpa harus menambah utang daerah,” kata Widarto.

Fraksi PDI Perjuangan berharap pemerintah daerah membuka secara rinci hasil efisiensi anggaran dan seluruh alternatif pembiayaan sebelum DPRD mengambil keputusan atas usulan pinjaman tersebut. (art/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Eri Beber Alasan Pemkot Surabaya Libatkan Warga dalam Pemeringkatan Desil

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi membeberkan alasan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melibatkan warga dalam ...
LEGISLATIF

Anas Karno Dorong Sosialisasi Bunda Jelita Diperluas hingga Kelurahan dan Kader

SURABAYA – Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya Anas Karno mendorong sosialisasi Bersama Urus Kelahiran dan ...
LEGISLATIF

Festival Jaranan Trenggalek ke-30 Masuk KEN, DPRD Dorong Jaranan Makin Mendunia

TRENGGALEK – Festival Jaranan Trenggalek Terbuka (FJTT) ke-30 tahun 2026 menjadi momentum penting bagi pelestarian ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti SiLPA Rp126,22 Miliar, Minta Realisasi APBD Kota Batu Diperbaiki

BATU — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Batu menyoroti tingginya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) yang ...
LEGISLATIF

Syaifuddin Zuhri Dorong Pemkot Surabaya Evaluasi dan Optimalkan Pengelolaan GBT

SURABAYA – Ketua DPRD Kota Surabaya Syaifuddin Zuhri mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengevaluasi ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Magetan Soroti Pengadaan Videotron dan Mobil Dinas PKK 

MAGETAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan menggelar sidang paripurna dengan agenda ...