Rabu
29 Juli 2026 | 7 : 40

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

DPRD Jember Persoalkan Klaim PT KAI atas Jalan Wijaya Kusuma

PDIP-Jatim Edi Cahyo Purnomo 29072026

JEMBER – Status Jalan Wijaya Kusuma, tepatnya di depan Stasiun PT KAI Daop 9, dipersoalkan DPRD Jember. DPRD menilai pembangunan kawasan parkir Stasiun Jember telah mengganggu fungsi jalan sekaligus dipersoalkan dari sisi perizinan.

Anggota Komisi C DPRD Jember, Edi Cahyo Purnomo, meminta PT KAI Daop 9 menghentikan klaim kepemilikan Jalan Wijaya Kusuma yang didasarkan pada grondkaart, peta tanah peninggalan Hindia Belanda.

“Tidak mungkin pemerintah daerah mengaspal jalan itu menggunakan APBD kalau bukan aset daerah,” kata Edi dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Pemkab Jember dan PT KAI, pada Rabu (29/7/2026).

Menurut Edi, Jalan Wijaya Kusuma selama ini dipelihara menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jember sehingga tidak dapat diubah fungsi ataupun dimensinya tanpa dasar hukum yang jelas.

Ia juga menilai, penyempitan badan jalan akibat pembangunan kawasan parkir telah mengganggu akses masyarakat.

“Masyarakat di situ sudah terganggu. Tolong perhatikan kepentingan masyarakat,” jelas anggota Fraksi PDI perjuangan itu.

Kepala Bidang Aset Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jember, Ririn Yuli Astuti, menyatakan, bahwa Jalan Wijaya Kusuma merupakan aset Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, termasuk tanah di bawah badan jalan dan ruang milik jalan (Rumija).

“Lebar aspalnya sembilan meter, sedangkan ruang milik jalannya 15 meter,” kata Ririn.

Dari sisi perizinan, Kepala Bidang Konstruksi Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Jember, Arif Rachman Nuya, mengatakan PT KAI hanya mengajukan renovasi area parkir stasiun, bukan pekerjaan pada Jalan Wijaya Kusuma.

Menurut dia, proses perizinan juga belum memasuki tahap Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR). Setelah tahapan itu, masih diperlukan sejumlah rekomendasi teknis, antara lain analisis dampak lalu lintas, drainase, pemadam kebakaran, hingga analisis dampak lingkungan sebelum Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) diterbitkan.

“Secara faktual aktivitas pembangunan sudah berjalan, padahal proses perizinannya belum sampai pada tahap tersebut,” kata Arif.

PT KAI Daop 9 membantah seluruh tudingan itu. Asisten Manajer Hukum Daop 9, Yulianto Setyo Nugroho, menyatakan perusahaan memiliki dasar penguasaan lahan berdasarkan grondkaart yang mencakup kawasan Stasiun Jember beserta Jalan Wijaya Kusuma.

“Terkait kepemilikan jalan, aset itu milik kami. Sedangkan lapisan aspalnya memang dibangun pemerintah daerah,” kata Yulianto.

Ia mengatakan pimpinan Daop 9 telah berkomunikasi secara informal dengan Bupati Jember, Muhammad Fawait, mengenai pengembangan kawasan stasiun. Namun, komunikasi tersebut tidak dituangkan dalam berita acara maupun dokumen resmi.

“Memang tidak ada notulen ataupun dokumen tertulis,” ujarnya.

Yulianto juga membantah pembangunan tersebut mempersempit Jalan Wijaya Kusuma. “Kami hanya mengaspal ulang dan menata kembali jalan yang sudah ada,” katanya.

Sementara itu, Asisten Manajer Perawatan Bangunan PT KAI Daop 9, Gandi Pangestu, mengatakan pihaknya telah empat kali mengajukan perizinan, namun hingga kini belum memperoleh verifikasi. Meski demikian, proses pengembangan kawasan stasiun tetap berjalan sembari menunggu kejelasan prosedur perizinan.

“Kami berharap ada kepastian mengenai prosedur dan tahapan perizinan agar seluruh pekerjaan pengembangan stasiun dapat dilaksanakan sesuai ketentuan,” kata Gandi. (art/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Hari Yulianto Dorong Pemerintah Perkuat Pelatihan Pemuda untuk Cetak Wirausaha Berdaya Saing

Anggota DPRD Jatim Hari Yulianto mendorong pemerintah memperkuat pelatihan bagi pemuda untuk melahirkan usaha-usaha ...
KRONIK

DPRD Jember Persoalkan Klaim PT KAI atas Jalan Wijaya Kusuma

JEMBER – Status Jalan Wijaya Kusuma, tepatnya di depan Stasiun PT KAI Daop 9, dipersoalkan DPRD Jember. DPRD ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Kota Batu Dorong Perwali Usai Perda Perlindungan Perempuan dan Anak Disahkan

BATU – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Batu meminta Pemerintah Kota Batu segera menyusun Peraturan Wali Kota ...
LEGISLATIF

Fuad Benardi Kawal Aspirasi Warga, dari Penambahan SMA hingga Kepastian Status Lahan

Anggota Komisi C DPRD Jatim Fuad Benardi mengawal aspirasi warga Surabaya terkait penambahan SMA negeri, status ...
KRONIK

Megawati Kenalkan Pancasila ke Deputi PM Kamboja, Hun Many Dukung Jadi Inspirasi Keharmonisan Dunia

Deputi PM Kamboja Hun Many mengapresiasi Pancasila yang diperkenalkan Megawati Soekarnoputri dan mendukung ...
KRONIK

Soroti Kualitas Air dan IPAL Dapur MBG, DPRD Ponorogo Desak BGN Tutup Permanen SPPG “Bandel”

PONOROGO – DPRD Kabupaten Ponorogo mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) mengevaluasi total operasional Satuan ...