Selasa
21 Juli 2026 | 11 : 15

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Suyatno Sosialisasi Perda Desa Wisata, Dorong Karang Taruna Panekan Optimalkan Potensi Daerah

IMG-20260719-WA0032

MAGETAN – Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan, Suyatno, menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) terkait Perda Nomor 06 Tahun 2025 tentang Desa Wisata.

Kegiatan ini berlangsung di wilayah Kecamatan Panekan, Magetan, Jawa Timur, Minggu (19/7/2026) sore.

​Sosialisasi ini dihadiri oleh tokoh masyarakat, pelaku wisata, serta generasi muda yang tergabung dalam Karang Taruna Kecamatan Panekan.

Dalam pemaparannya, Suyatno menekankan pentingnya peran aktif pemuda dalam mendorong kegiatan positif di tengah masyarakat melalui pengembangan desa wisata.

​Menurut Suyatno, regulasi ini menegaskan bahwa pengelolaan desa wisata harus berbasis masyarakat dan dikelola langsung secara mandiri melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) atau Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).

Sementara itu, pemerintah daerah akan mengambil peran dalam hal pendampingan, pelatihan, dan strategi pemasaran.

​”Pelaku wisata dan pengelola desa wisata diwajibkan untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup dan tidak merusak adat istiadat setempat. Ini adalah poin krusial untuk mencegah komersialisasi yang berlebihan di desa dalam pengembangan wisata,” ujar Suyatno dalam keterangan resminya.

Menggerakkan Ekonomi Lewat Event Pemuda
​Lebih lanjut, Suyatno menyoroti pentingnya pengembangan potensi lokal di tingkat desa, mulai dari kegiatan olahraga, seni budaya, hingga optimalisasi potensi alam. Upaya ini dinilai strategis dalam membangun kebersamaan sekaligus mengarahkan generasi muda pada aktivitas yang produktif.

​Ia juga mengapresiasi langkah Karang Taruna yang konsisten menggelar berbagai ajang olahraga dan seni budaya di tingkat lokal.

Menurutnya, event-event semacam ini tidak hanya efektif mempromosikan potensi alam desa kepada wisatawan luar daerah, tetapi juga berdampak langsung pada sektor ekonomi.

​”Kita salut kepada teman-teman Karang Taruna yang mengadakan event-event olahraga. Dengan event itu, kegiatan-kegiatan yang negatif bisa dikurangi,” tuturnya.

​Melalui Perda Desa Wisata ini, lanjut dia, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) diharapkan dapat terus berkembang, sehingga pendapatan masyarakat maupun pendapatan asli desa dapat meningkat secara berkelanjutan.

Suyatno berharap, sinergi antara pemuda dan masyarakat dalam menjaga ekosistem desa wisata ini dapat menciptakan lingkungan masyarakat yang sehat, produktif, dan kondusif.(rud/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Baktiono Dorong Pemkot Surabaya Proaktif Cari Pimpinan Perumda yang Kompeten

Anggota Komisi B DPRD Surabaya Baktiono meminta Pemkot Surabaya proaktif mencari figur profesional berkompeten ...
HEADLINE

Hasto: Program MBG Lebih Efektif Jika Libatkan Warung dan UMKM Lokal

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai Program Makan Bergizi Gratis akan lebih efektif jika melibatkan ...
KRONIK

Dongkrak UMKM, Business Matching BEC x SCF Capai Rp 1,22 Miliar

BANYUWANGI – Kolaborasi Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) yang digelar Pemkab Banyuwangi dan Sekarkijang Creative ...
EKSEKUTIF

Bupati Gresik Cup 2026, Wadah Menjaring dan Mengasah Kemampuan Atlet

GRESIK – Sebanyak 1.413 atlet resmi memulai persaingan di Bupati Gresik Cup 2026. Ajang ini sebagai wadah menjaring ...
UMKM

DPRD Kabupaten Pasuruan Kemas Produk UMKM Jadi Oleh-oleh untuk Tamu Kedinasan

KABUPATEN PASURUAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan terus menunjukkan komitmen nyata ...
KRONIK

RedTalks Segera Hadir, Ajak Generasi Muda Kupas Nasionalisme di Era Modern

SURABAYA – Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital, makna nasionalisme terus ...