Sabtu
05 September 2026 | 11 : 18

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Wabup Lumajang Pastikan P-APBD 2026 untuk Tingkatkan Kualitas Layanan Publik

IMG-20260716-WA0023

LUMAJANG – Setiap perubahan anggaran harus mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Prinsip tersebut menjadi landasan Pemerintah Kabupaten Lumajang dalam menyusun Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Tahun Anggaran 2026 agar pembangunan tetap berjalan adaptif sekaligus menjawab kebutuhan warga.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, saat menyampaikan Nota Keuangan atas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Lumajang di Gedung DPRD Lumajang, Kamis (16/7/2026).

Mas Yudha menegaskan bahwa perubahan APBD bukan sekadar penyesuaian angka dalam dokumen anggaran, melainkan instrumen kebijakan fiskal yang dirancang untuk memastikan setiap program pemerintah memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

“Perubahan APBD merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari siklus pengelolaan keuangan daerah. Perubahan ini bukan sekadar penyesuaian terhadap struktur anggaran, melainkan merupakan instrumen kebijakan fiskal daerah untuk menjaga kesinambungan pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkuat ketahanan fiskal daerah,” ujarnya.

Menurutnya, berbagai dinamika yang terjadi selama pelaksanaan APBD, mulai dari perkembangan ekonomi hingga kebijakan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi, perlu direspons melalui penyesuaian anggaran agar program pembangunan tetap berjalan efektif dan tepat sasaran.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Lumajang memastikan setiap perubahan alokasi anggaran diarahkan pada program-program yang memiliki dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Perubahan ini dilakukan demi memastikan bahwa anggaran daerah mampu memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Lumajang,” tegasnya.

Mas Yudha menambahkan, penyusunan Perubahan APBD juga didasarkan pada hasil evaluasi pelaksanaan anggaran selama semester pertama Tahun 2026. Evaluasi tersebut menjadi dasar untuk menyesuaikan berbagai program agar pelaksanaannya lebih efektif hingga akhir tahun anggaran.

Ia berharap pembahasan Raperda Perubahan APBD dapat berlangsung secara konstruktif antara pemerintah daerah dan DPRD sehingga berbagai program prioritas dapat segera dilaksanakan tanpa mengurangi kualitas tata kelola keuangan daerah.

Menurutnya, sinergi antara eksekutif dan legislatif menjadi kunci agar setiap kebijakan anggaran benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga kesinambungan pembangunan daerah.

Melalui Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026, Pemerintah Kabupaten Lumajang berkomitmen mengoptimalkan setiap rupiah anggaran untuk mendukung pelayanan publik, pembangunan daerah, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (ndy/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDI Perjuangan Trenggalek Gelontor Ribuan Liter Air Bersih, Sehari Lima Desa Jadi Sasaran

TRENGGALEK – PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek menggelontorkan ribuan liter air bersih ke desa-desa yang ...
KRONIK

Banyuwangi Gelar “Festival Literasi Using”, Upaya Lestarikan Bahasa Daerah

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menggelar Festival Literasi Using. Ajang ini menjadi cara ...
LEGISLATIF

Model Malang Berhasil, Untari Akan Perluas Pelestarian Aksara Jawa ke Seluruh Sekolah di Jatim

MALANG – Keberhasilan penerapan model pembelajaran dan pelestarian aksara Jawa di sejumlah sekolah di Malang ...
KRONIK

Waktu Tinggal Tiga Bulan, Widarto Pesimistis APBD Jember 2026 Terserap Optimal

JEMBER – Tambahan ruang fiskal Kabupaten Jember mencapai ratusan miliar rupiah. Namun, waktu untuk membelanjakannya ...
KRONIK

Di Tempat Hasto Dilahirkan, Demokrasi Dibicarakan Lewat Gamelan dan Tarian

YOGYAKARTA – Tidak ada kemewahan ruang pertemuan hotel. Tidak ada pendingin udara yang membuat suasana malam terasa ...
LEGISLATIF

Puan Dukung Penegakan Hukum 21 Badan Usaha Terkait Karhutla, Minta Prosesnya Transparan

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendukung langkah Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) melakukan penegakan hukum ...