Sabtu
30 Mei 2026 | 7 : 51

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Syaifuddin Zuhri: Pemerataan Pembangunan dan Kualitas Lingkungan Masih Jadi PR Besar Surabaya

pdip jatim 260507 kaji ipuk

Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri menegaskan pemerataan pembangunan antarwilayah dan peningkatan kualitas lingkungan masih menjadi pekerjaan rumah besar Kota Surabaya di usia ke-733.

SURABAYA — Ketua DPRD Kota Surabaya, Syaifuddin Zuhri, menegaskan masih terdapat pekerjaan rumah (PR) besar yang harus dituntaskan dalam pembangunan Kota Surabaya, terutama terkait pemerataan pembangunan antarwilayah serta peningkatan kualitas lingkungan perkotaan.

Pernyataan tersebut disampaikan Syaifuddin dalam momentum peringatan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733. Menurutnya, berbagai capaian pembangunan yang diraih Kota Pahlawan patut diapresiasi, namun tidak boleh mengurangi fokus terhadap tantangan yang masih dihadapi masyarakat.

“Masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, terutama terkait pemerataan pembangunan dan peningkatan kualitas lingkungan perkotaan agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan seluruh warga Surabaya,” ujar Syaifuddin di Surabaya, dikutip Sabtu (30/5/2026).

Dia menilai transformasi pembangunan Surabaya dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan, khususnya pada masa kepemimpinan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.

Kemajuan tersebut terlihat dari peningkatan kualitas pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, hingga berbagai program pemberdayaan ekonomi masyarakat yang didukung melalui kebijakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Menurutnya, arah pembangunan kota selama ini telah menempatkan kebutuhan dasar masyarakat sebagai prioritas utama. Alokasi belanja pembangunan difokuskan pada sektor pendidikan, kesehatan, penanganan banjir, perbaikan infrastruktur jalan, serta penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Selain itu, digitalisasi pelayanan publik dan pembangunan berbasis kampung juga dinilai menjadi salah satu fondasi penting dalam memperkuat kualitas layanan pemerintah kepada masyarakat.

DPRD Kota Surabaya, lanjut Syaifuddin, melihat berbagai indikator pembangunan sosial mulai menunjukkan hasil positif. Penurunan angka kemiskinan, pengangguran, dan stunting dinilai menjadi cerminan dari efektivitas sejumlah program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Program bantuan sosial, beasiswa pendidikan, pelatihan kerja, pemberdayaan UMKM, hingga layanan kesehatan ibu dan anak melalui puskesmas dan posyandu menjadi bagian dari intervensi pemerintah yang mulai dirasakan manfaatnya oleh warga.

“Dari sisi pengangguran, pemerintah kota juga mendorong pelatihan tenaga kerja dan pembukaan peluang usaha berbasis ekonomi kerakyatan,” kata Cak Ipuk, sapaan akrab Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya tersebut.

Meski demikian, DPRD menilai tantangan pembangunan ke depan tidak semakin ringan. Pemerataan pembangunan antara kawasan pusat kota dengan wilayah pinggiran masih memerlukan perhatian serius, termasuk dalam penyediaan infrastruktur dasar yang berkualitas.

Selain pembangunan jalan dan drainase, DPRD juga menyoroti pentingnya penguatan sistem transportasi publik, pengelolaan sampah yang berkelanjutan, penanganan kawasan rawan banjir, serta peningkatan kualitas hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Syaifuddin menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur harus berjalan seiring dengan pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata.

Ke depan, DPRD memandang Surabaya perlu terus diarahkan menjadi kota modern yang tetap humanis dan inklusif dalam menghadapi berbagai tantangan global.

Penguatan digitalisasi layanan publik, pengembangan transportasi ramah lingkungan, perluasan ruang terbuka hijau, peningkatan kualitas lingkungan hidup, serta penguatan sumber daya manusia menjadi agenda strategis yang perlu terus didorong.

Selain itu, penguatan ekonomi kreatif, UMKM, dan inovasi anak muda juga dinilai penting untuk menjaga daya saing Surabaya tanpa meninggalkan aspek kesejahteraan sosial masyarakat.

Menurut Syaifuddin, momentum Hari Jadi Kota Surabaya ke-733 harus menjadi refleksi bersama bahwa pembangunan kota tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

“Dengan dukungan masyarakat dan sinergi bersama pemerintah kota, kami optimistis Surabaya akan terus tumbuh menjadi kota yang mampu memberikan kesejahteraan bagi seluruh warganya,” pungkasnya. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Targetkan 14 Kursi pada Pemilu 2029, PDIP Jombang Wajibkan Anggota Dewan Turun ke Ranting 4 Kali Sebulan

JOMBANG – Ketua DPC PDI Perjuangan Jombang, Sumrambah, mematok target ambisius bagi partainya untuk meraih 14 kursi ...
LEGISLATIF

Eri Irawan Dorong Penerapan Smart Lighting pada 10.000 Titik PJU Baru di Surabaya

Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan mendorong Dishub memperluas penerapan smart lighting pada program ...
SUARA MUDA

Ijo-Abang di Bondowoso: Kisah Lora Muda Menakhodai PAC PDI Perjuangan 

Lora Mohammad Ainul Yaqin, cucu pengasuh Ponpes Al-Utsmani Bondowoso, memilih terjun ke politik melalui PDI ...
KABAR CABANG

Pra-event Soekarno Fun Run 2026, Ketika Jalanan Jember Dipenuhi Langkah Anak Muda

Puluhan anak muda memadati pra-event Soekarno Fun Run 2026 di Jember. Bukan sekadar olahraga, lari kini menjadi ...
LEGISLATIF

Syaifuddin Zuhri: Pemerataan Pembangunan dan Kualitas Lingkungan Masih Jadi PR Besar Surabaya

Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri menegaskan pemerataan pembangunan antarwilayah dan peningkatan kualitas ...
KRONIK

Pentas Teater “Mega-Mega”, Awali Rangkaian Perayaan Bulan Bung Karno di Ngawi

NGAWI – Gedung Fatmawati DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi riuh dengan puluhan anak muda pada Jumat (29/5/2026) ...