Sabtu
29 Agustus 2026 | 5 : 37

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Gus Is Apresiasi Semangat Gotong Royong dan Kepedulian PDIP Kota Malang

pdip jatim 260527 pcnu dpc kota malang 1

Ketua PCNU Kota Malang Gus Is mengapresiasi semangat gotong royong dan kepedulian sosial PDI Perjuangan Kota Malang melalui penyaluran hewan kurban Idul Adha 1447 H.

MALANG — Ketua PCNU Kota Malang, KH Isroqunnajah atau akrab disapa Gus Is, mengapresiasi semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang ditunjukkan DPC PDI Perjuangan Kota Malang dalam momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Apresiasi tersebut disampaikan setelah PCNU Kota Malang menerima bantuan seekor sapi kurban dari DPC PDI Perjuangan Kota Malang, Selasa (26/5/2026).

Menurut Gus Is, hubungan antara Nahdlatul Ulama dan PDI Perjuangan selama ini menjadi simbol kuat sinergi kalangan nasionalis dan religius dalam menjaga kehidupan kebangsaan.

“PDI Perjuangan dan NU adalah kombinasi terbaik dari kalangan nasionalis-religius. Saya kira sinergi ini harus terus terbangun sampai kapan pun untuk negeri yang kita cintai,” ujar Gus Is.

Momentum Idul Adha tahun ini, lanjut dia, menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial masih terjaga kuat di tengah masyarakat.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, menjelaskan bahwa total hewan kurban yang disalurkan tahun ini mencapai delapan ekor sapi dan dua ekor kambing.

Menurut perempuan yang juga menjabat Ketua DPRD Kota Malang tersebut, seluruh hewan kurban merupakan hasil gotong royong kader dan struktur partai di berbagai tingkatan.

Adapun rinciannya meliputi satu ekor sapi dari Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah, satu ekor sapi dari Andreas Eddy Susetyo, satu ekor sapi dari Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Malang, tiga ekor sapi dari DPC PDI Perjuangan Kota Malang, dua ekor sapi dari DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, serta dua ekor kambing, salah satunya bantuan dari Sri Untari.

Amithya mengatakan proses penyembelihan hewan kurban akan dipusatkan di Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Malang pada Kamis (28/5/2026).

“Untuk distribusi daging kurban nantinya akan kami distribusikan secara merata ke seluruh daerah pemilihan yang tersebar di lima kecamatan Kota Malang,” ungkapnya.

Ia menyebut peningkatan jumlah hewan kurban tahun ini menjadi penanda bahwa ideologi kepedulian sosial dan gotong royong di tubuh partai masih tumbuh kuat.

Distribusi daging kurban nantinya diprioritaskan bagi masyarakat kurang mampu, mulai panti asuhan, pondok pesantren, masjid, hingga warga yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK).

“Ini membuktikan bahwa partai tidak hanya berkutat pada isu politik, tetapi juga sangat peka terhadap kondisi sosial-ekonomi rakyat,” tegas Amithya.

Momentum Idul Adha tahun ini kembali menjadi ruang bagi PDI Perjuangan Kota Malang untuk memperkuat solidaritas sosial sekaligus menjaga harmoni antara kekuatan nasionalis dan religius di tengah masyarakat. (ull/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Posko Baguna Berbagi Ratusan Kotak Makanan untuk Muktamirin dan Warga

JOMBANG – Ratusan kotak makanan dan minuman dibagikan relawan Posko Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDI ...
KRONIK

Warga Gresik Kirim Bantuan Rp250 Juta untuk Korban Gempa NTT

GRESIK – Kepedulian Kabupaten Gresik terhadap korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) diwujudkan dengan ...
KRONIK

Sunyoto Gelar Reses di Badegan, Warga Usul Infrastruktur Jalan dan Talud Jadi Prioritas Utama

PONOROGO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Ponorogo, Sunyoto, menggelar reses di kediamannya, Desa ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Pastikan Pilkades Jember 2027 Gratis bagi Calon

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember memastikan calon kepala desa tidak dibebani biaya dalam Pemilihan Kepala ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan–PAN Minta Belanja Daerah Surabaya Harus Beri Manfaat Nyata

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan–PAN DPRD Kota Surabaya mendorong peningkatan kualitas belanja daerah dalam ...
KRONIK

Secangkir Kopi, Ketela Rebus, dan Malam Panjang di Tengah Muktamar NU

JOMBANG – Selepas waktu Isya, seorang pria paruh baya berjalan perlahan menuju sebuah tenda sederhana di sekitar ...