Sabtu
29 Agustus 2026 | 8 : 53

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Banteng-banteng Gen Z Gresik Diharapkan Mampu Menekan Pragmatisme Politik

IMG_8864(1)_copy_979x653
Kader-kader muda peserta acara Pelantikan Pengurus PAC PDI Perjuangan se-Kabupaten Gresik di Gedung Nasional Indonesia (GNI) Gresik, Sabtu (23/5/2026).

GRESIK — Keterlibatan generasi muda dalam kepengurusan PDI Perjuangan diharapkan bisa menekan pragmatisme politik yang menggurita di masyarakat.

Hal itu disampaikan Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono dalam pidatonya pada acara pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan se-Kabupaten Gresik.

Menurut Deni, kehadiran anak muda di tubuh partai bukan sekadar memenuhi kebutuhan regenerasi organisasi. Juga menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran politik masyarakat yang lebih rasional dan berorientasi pada masa depan.

“Tantangan ke depan semakin jauh lebih besar. Pemilu 2029 kondisinya lebih berat dari 2024. Karena itu kita harus benar-benar mempersiapkan diri,” ungkap Deni di Gedung Nasional Indonesia (GNI), Sabtu (23/5/2026).

Pria yang juga Wakil Ketua DPRD Jatim tersebut menegaskan, partai tidak boleh hanya mengandalkan kekuatan elektoral semata tanpa melakukan kerja-kerja politik dan pendidikan kepada masyarakat.

“Kita tidak boleh merasa over confident, tidak melakukan pergerakan politik, kepartaian, dan kerakyatan. Karena masyarakat saat ini sudah lebih cerdas,” katanya.

Berita Terkait: Merawat Spirit Gotong Royong, DPC PDI-P Gresik Gelar Pelantikan PAC di GNI

Deni menyebut, komposisi pemilih pada Pemilu mendatang akan didominasi generasi muda, terutama Gen Z. Karena itu, partai harus mampu menghadirkan kader-kader muda yang bisa berkomunikasi dan melebur dengan kelompok pemilih tersebut.

“Kalau kita tidak bersiap melakukan regenerasi, kita akan mengalami kesulitan untuk melebur dengan kelompok Gen Z,” tegasnya.

Peduli Gen Z
Sebagai bentuk komitmen, DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menerapkan aturan minimal 20 persen pengurus PAC berasal dari kelompok usia di bawah 35 tahun.

Bahkan dalam struktur inti kepengurusan, minimal satu dari unsur ketua, sekretaris, atau bendahara harus berasal dari kalangan muda.

Menurutnya, kader muda nantinya tidak hanya menjalankan fungsi organisasi partai, tetapi juga menjadi ujung tombak edukasi politik di tengah masyarakat.

“Anak muda direkrut untuk diberi tanggung jawab,” ujarnya.

Ia berharap kehadiran generasi muda di partai mampu mendorong perubahan perilaku politik masyarakat di Kabupaten Gresik agar tidak lagi pragmatis dalam menentukan pilihan saat pemilu.

“2045 adalah masa Indonesia Emas, mulai sekarang kita siapkan bahwa politik dalam pemilu adalah hal penting agar ada perubahan perilaku memilih,” pungkasnya.(yols/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Pemkot Surabaya Ajak Generasi Muda Terlibat Kelola Sampah

SURABAYA — Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan terus melakukan sosialisasi dan mengajak berbagai elemen ...
KABAR CABANG

DPC Tuban Salurkan 15.000 Liter Air Bersih ke Senori, Minta Pemkab Tak Lambat Respon Kekeringan

TUBAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tuban menerjunkan tim Badan Penanggulangan Bencana ...
KRONIK

Posko Baguna Berbagi Ratusan Kotak Makanan untuk Muktamirin dan Warga

JOMBANG – Ratusan kotak makanan dan minuman dibagikan relawan Posko Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDI ...
KRONIK

Warga Gresik Kirim Bantuan Rp250 Juta untuk Korban Gempa NTT

GRESIK – Kepedulian Kabupaten Gresik terhadap korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) diwujudkan dengan ...
KRONIK

Sunyoto Gelar Reses di Badegan, Warga Usul Infrastruktur Jalan dan Talud Jadi Prioritas Utama

PONOROGO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Ponorogo, Sunyoto, menggelar reses di kediamannya, Desa ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Pastikan Pilkades Jember 2027 Gratis bagi Calon

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember memastikan calon kepala desa tidak dibebani biaya dalam Pemilihan Kepala ...