Kamis
21 Mei 2026 | 6 : 23

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Buka Musda X LDII Ngawi, Bupati Ony Apresiasi Kontribusi Organisasi terhadap Daerah

IMG-20260521-WA0006_copy_691x460

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono secara resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) X DPD LDII Kabupaten Ngawi di Pendopo Wedya Graha, Kamis (21/5/2026).

Pembukaan Musda ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Ony. Kegiatan tersebut diikuti perwakilan LDII se-Kabupaten Ngawi untuk menentukan kepengurusan organisasi tingkat daerah periode lima tahun ke depan.

Dalam keterangannya, Bupati Ony mengatakan Musda merupakan agenda rutin organisasi sebagai bagian dari penyegaran kepengurusan sekaligus penyusunan program kerja ke depan.

“Saya kira temanya sudah selaras dengan RPJMD Kabupaten Ngawi. Sudah banyak kontribusi LDII Kabupaten Ngawi dalam rangka mendukung pembangunan daerah,” kata Bupati Ony.

Menurutnya, keberadaan LDII Kabupaten Ngawi selama ini memberikan banyak manfaat bagi masyarakat, tidak hanya dalam bidang keagamaan, tetapi juga mendukung pembangunan di sektor ekonomi kerakyatan dan lingkungan hidup.

Bupati Ony menilai LDII turut berperan dalam pengembangan pertanian ramah lingkungan dan berkelanjutan, termasuk mendukung program pertanian organik dan gerakan pertanian berkelanjutan hingga tingkat bawah.

Selain itu, LDII juga dinilai aktif dalam kegiatan pelestarian lingkungan seperti reboisasi dan pembersihan aliran sungai.

“Hal-hal seperti ini yang harus terus diupayakan, sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam pembangunan di Kabupaten Ngawi,” ujarnya.

Ia berharap pelaksanaan Musda X LDII Kabupaten Ngawi berjalan lancar dan menghasilkan keputusan terbaik bagi keberlanjutan organisasi maupun kontribusi terhadap masyarakat.

Sementara itu, Ketua DPW LDII Jawa Timur, Moch. Amrodji Konawi mengapresiasi kepengurusan LDII Ngawi periode 2021-2026 yang dinilai mampu menjaga soliditas organisasi serta hubungan harmonis dengan masyarakat.

Menurut Amrodji, LDII menempatkan penguatan nilai kebangsaan dan kerukunan sosial sebagai fondasi utama dalam menjalankan aktivitas organisasi.

“Kalau wilayah tidak aman, bagaimana bicara dakwah, pendidikan, dan lainnya. Karena itu yang paling utama adalah membangun nilai kebangsaan dan kerukunan,” katanya.

Ia juga menegaskan pentingnya menjaga hubungan baik dengan pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, serta kelompok lintas agama demi menciptakan harmoni sosial di tengah masyarakat yang majemuk. (amd/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Yudi Meira Dorong Sinergi Antar Lembaga untuk Jaga Demokrasi Kota Blitar

Yudi Meira mendorong penguatan komunikasi antara partai politik, KPU, Bawaslu, dan Kesbangpol demi menjaga ...
EKSEKUTIF

Buka Musda X LDII Ngawi, Bupati Ony Apresiasi Kontribusi Organisasi terhadap Daerah

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono secara resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) X DPD LDII Kabupaten Ngawi di ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Dorong Pelestarian Budaya Dongko Lewat Bantuan CSR Rp400 Juta

Novita Hardini mendorong pelestarian budaya Trenggalek lewat bantuan CSR BRI Rp400 juta untuk pembangunan Lapangan ...
KRONIK

PDI Perjuangan Jatim Siapkan Kaderisasi hingga Tingkat Akar Rumput

Deni Wicaksono mendorong kader muda PAC PDIP Pacitan aktif belajar dan berjuang bersama partai melalui penguatan ...
LEGISLATIF

Upacara Gabungan, Plt Ketua DPRD Magetan Tekankan Keselarasan SDM dan Kelestarian Lingkungan

MAGETAN – Plt. Ketua DPRD Kabupaten Magetan, H. Suyatno, menghadiri Upacara Gabungan Peringatan Hari Pendidikan ...
LEGISLATIF

Anas Karno Pastikan Pemerintahan Surabaya Tetap Stabil Selama Eri Cahyadi Naik Haji

Anas Karno memastikan pemerintahan Surabaya tetap stabil selama Wali Kota Eri Cahyadi menunaikan ibadah haji. ...