NGAWI – Dinamika era digital telah mengubah perilaku publik secara fundamental, mulai dari cara mengakses informasi hingga merespons kebijakan pemerintah.
Menyikapi fenomena tersebut, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi mulai memperkuat lini komunikasi digital dengan melatih kader-kader mudanya.
Sebanyak 19 perwakilan Pengurus Anak Cabang (PAC) mengikuti pelatihan manajemen media sosial yang digelar di lantai dua Kantor DPC PDI Perjuangan Ngawi, Jalan Kartini, Senin (11/5/2026).
Wakil Sekretaris Bidang Internal DPC PDI Perjuangan Ngawi, Adrisk Fuad M, menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi sekaligus memastikan setiap PAC memiliki administrator media sosial yang aktif dan berintegritas.
Menurut Adrisk, peran admin media sosial di tingkat kecamatan sangat krusial. Mereka tidak hanya bertugas memproduksi konten, tetapi juga memfungsikan platform digital sebagai instrumen pengawasan sosial.
”Diharapkan para admin ini tidak hanya rajin mengunggah konten, tetapi juga bisa menjadi mata dan telinga partai di tingkat akar rumput, khususnya terkait informasi maupun keluhan warga yang disampaikan melalui media sosial,” ujar Ardisk.
Melawan Stigma “Partai Pemilu”
Lebih lanjut, Ardisk menekankan bahwa ruang digital menjadi sarana strategis untuk mengomunikasikan kerja nyata partai di luar momentum politik lima tahunan.
Ia tidak menampik adanya persepsi publik bahwa partai politik hanya hadir menyapa masyarakat saat menjelang pemilihan umum (Pemilu).
Melalui optimalisasi media sosial, PDI Perjuangan Ngawi ingin menunjukkan konsistensi kerja organisasi dalam berbagai aspek. Dalam bidang lingkungan hidup misalnya, dengan gerakan penghijauan dan penanaman pohon.
Juga dalam hal kemanusiaan, ada layanan respons cepat melalui penyediaan armada ambulans. Demikian juga soal kepemudaan, beberapa waktu lalu DPC Ngawi memfasilitasi olahraga modern seperti e-sport dengan peserta anak-anak muda.
Langkah ini diharapkan dapat membangun kedekatan emosional dan komunikasi dua arah yang lebih sehat antara partai dengan konstituen di era disrupsi informasi.(amd/hs)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS












