Rijanto cek stok Bulog dan produksi pangan sebagai langkah kesiapsiagaan Blitar menghadapi potensi musim kekeringan.
BLITAR — Bupati Blitar, Rijanto, mengambil langkah proaktif dengan memastikan kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi potensi musim kekeringan, melalui pengecekan langsung stok pangan hingga sektor produksi di lapangan.
Langkah tersebut dilakukan saat meninjau gudang Perum Bulog pada Senin (4/5/2026), sebagai upaya menjaga ketahanan pangan di tengah ancaman perubahan iklim.
Rijanto menegaskan, pemantauan langsung diperlukan untuk memastikan kondisi stok bahan pokok tetap aman dan terkendali.
“Kami ingin memastikan ketersediaan stok pangan di Kabupaten Blitar dalam kondisi aman, terutama sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi musim kekeringan,” ujarnya.
Tak hanya mengecek distribusi, Rijanto juga meninjau sektor produksi dengan mengunjungi peternakan ayam petelur dan pabrik benih jagung.
Menurutnya, ketahanan pangan harus dibangun secara menyeluruh, mulai dari produksi, distribusi, hingga cadangan pangan.

“Ketahanan pangan tidak cukup hanya mengandalkan stok di gudang. Produksi harus kuat, distribusi lancar, dan semuanya terintegrasi,” tegasnya.
Ia menilai, tantangan perubahan iklim menuntut pemerintah daerah untuk bergerak cepat dan berbasis data di lapangan.
“Kami tidak ingin lengah. Potensi kekeringan harus diantisipasi sejak dini agar masyarakat tidak mengalami kesulitan pangan,” katanya.
Rijanto juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan pelaku usaha dalam menjaga stabilitas pangan.
Menurutnya, sinergi menjadi kunci agar sistem ketahanan pangan daerah tetap kuat di tengah dinamika global.
Dengan turun langsung ke lapangan, politisi PDI Perjuangan ini memastikan kebijakan yang diambil tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
Pemkab Blitar, lanjutnya, berkomitmen menjaga ketersediaan pangan tetap aman dan harga tetap terjangkau bagi warga. (arif/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










