Jumat
04 September 2026 | 10 : 14

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Musancab Trenggalek di Hari Kartini, Deni: Suara Perempuan Harus Didengar dalam Politik

pdip jatim 260421 dw 1

Deni Wicaksono menegaskan peran perempuan dalam Musancab PDIP Trenggalek dengan keterwakilan minimal 30 persen kepengurusan.

TRENGGALEK — Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Deni Wicaksono menegaskan penguatan peran perempuan menjadi bagian penting dalam konsolidasi PDI Perjuangan, dengan keterwakilan minimal 30 persen dalam struktur kepengurusan.

Penegasan itu disampaikan dalam Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek yang digelar di Ballroom Hotel Hayam Wuruk, Selasa (21/4/2026), yang bertepatan dengan momentum peringatan Hari Kartini.

Baca juga: Gus Ipin Minta PAC PDIP Trenggalek Turun Langsung Atasi Kemiskinan

Menurut Deni, keterlibatan perempuan bukan sekadar pelengkap, tetapi elemen strategis dalam membangun kehidupan politik yang inklusif dan berkeadilan.

“Momentum ini selaras dengan semangat Kartini, di mana perempuan harus hadir aktif dalam organisasi dan kehidupan sosial,” ujar Deni.

Ia menegaskan, komitmen partai terhadap pemberdayaan perempuan diwujudkan melalui kebijakan konkret, yakni memastikan keterwakilan perempuan minimal 30 persen di setiap kepengurusan.

“Ini bukti bahwa PDI Perjuangan memberi ruang nyata bagi perempuan untuk terlibat dalam pengambilan keputusan,” tegas Wakil Ketua DPRD Jawa Timur itu.

Lebih lanjut, Deni menekankan bahwa politik tidak hanya dimaknai sebagai kontestasi kekuasaan, tetapi juga sebagai ruang pemberdayaan sosial, termasuk bagi perempuan.

“Banyak ruang kolaborasi sosial yang bisa diisi perempuan. Peran mereka sangat penting dalam kehidupan masyarakat,” katanya.

Ia juga menyoroti pentingnya mendengar suara perempuan, mengingat perannya yang besar dalam keluarga dan komunitas.

“Jumlah perempuan besar, maka suaranya harus didengar,” ujarnya.

Menurut Deni, perempuan—terutama sebagai ibu—memiliki posisi strategis sebagai ruang pertama dalam membentuk karakter generasi.

Karena itu, perempuan perlu dibekali perspektif yang kuat agar mampu memperjuangkan kepentingan diri dan kelompoknya.

“Perempuan harus punya pandangan dan memperjuangkan kepentingannya, karena dari mereka lahir generasi masa depan,” pungkasnya. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

OLAHRAGA

Trenggalek Bertekad Tembus 10 Besar Porprov Jatim 2027

KONI Trenggalek menargetkan masuk 10 besar Porprov Jatim 2027 meski anggaran terbatas. Dari 40 atlet yang siap ...
EKSEKUTIF

Tanam Pohon Peringatan Hari Lahir Kejaksaan, Wabup Antok Berharap Srigati Bisa Jadi Agro Wisata

NGAWI – Kejaksaan Negeri Ngawi menanam sejumlah pohon buah di kawasan wisata religi Palereman Srigati, Desa ...
KRONIK

Imbas 1.600 Pekerja PT INKA Banyuwangi Dirumahkan, DPRD Desak Pemkab dan Pusat Turun Tangan

BANYUWANGI – Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi, I Made Cahyana Negara, menyatakan keprihatinan mendalam atas ...
OLAHRAGA

Bupati Fauzi Lepas Assyabaab U-13, Titipkan Pesan Penting Soal Karakter dan Disiplin

SUMENEP – Sebanyak 25 anggota Assyabaab U-13 resmi dilepas menuju Kabupaten Jember untuk mengikuti kompetisi Zona ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong RT/RW Dilibatkan Aktif dalam Pendataan Bansos, Data Desil Harus Sesuai Kondisi Riil Warga

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Baktiono mendorong pemerintah melibatkan RT dan RW secara aktif ...
LEGISLATIF

Ama Siswanto Desak Biaya Pengobatan Siswa SMPN 1 Kabuh Ditanggung, Dugaan Insiden MBG Harus Diinvestigasi

JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jombang, Ama Siswanto, mendesak agar puluhan siswa SMPN 1 Kabuh yang ...