Selasa
20 Oktober 2026 | 9 : 07

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Musancab Trenggalek di Hari Kartini, Deni: Suara Perempuan Harus Didengar dalam Politik

pdip jatim 260421 dw 1

Deni Wicaksono menegaskan peran perempuan dalam Musancab PDIP Trenggalek dengan keterwakilan minimal 30 persen kepengurusan.

TRENGGALEK — Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Deni Wicaksono menegaskan penguatan peran perempuan menjadi bagian penting dalam konsolidasi PDI Perjuangan, dengan keterwakilan minimal 30 persen dalam struktur kepengurusan.

Penegasan itu disampaikan dalam Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek yang digelar di Ballroom Hotel Hayam Wuruk, Selasa (21/4/2026), yang bertepatan dengan momentum peringatan Hari Kartini.

Baca juga: Gus Ipin Minta PAC PDIP Trenggalek Turun Langsung Atasi Kemiskinan

Menurut Deni, keterlibatan perempuan bukan sekadar pelengkap, tetapi elemen strategis dalam membangun kehidupan politik yang inklusif dan berkeadilan.

“Momentum ini selaras dengan semangat Kartini, di mana perempuan harus hadir aktif dalam organisasi dan kehidupan sosial,” ujar Deni.

Ia menegaskan, komitmen partai terhadap pemberdayaan perempuan diwujudkan melalui kebijakan konkret, yakni memastikan keterwakilan perempuan minimal 30 persen di setiap kepengurusan.

“Ini bukti bahwa PDI Perjuangan memberi ruang nyata bagi perempuan untuk terlibat dalam pengambilan keputusan,” tegas Wakil Ketua DPRD Jawa Timur itu.

Lebih lanjut, Deni menekankan bahwa politik tidak hanya dimaknai sebagai kontestasi kekuasaan, tetapi juga sebagai ruang pemberdayaan sosial, termasuk bagi perempuan.

“Banyak ruang kolaborasi sosial yang bisa diisi perempuan. Peran mereka sangat penting dalam kehidupan masyarakat,” katanya.

Ia juga menyoroti pentingnya mendengar suara perempuan, mengingat perannya yang besar dalam keluarga dan komunitas.

“Jumlah perempuan besar, maka suaranya harus didengar,” ujarnya.

Menurut Deni, perempuan—terutama sebagai ibu—memiliki posisi strategis sebagai ruang pertama dalam membentuk karakter generasi.

Karena itu, perempuan perlu dibekali perspektif yang kuat agar mampu memperjuangkan kepentingan diri dan kelompoknya.

“Perempuan harus punya pandangan dan memperjuangkan kepentingannya, karena dari mereka lahir generasi masa depan,” pungkasnya. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Gandeng Kementerian Kehutanan, Sonny Edukasi Warga Cegah Kebakaran Hutan

SITUBONDO – Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny T. Danaparamita, mendorong keterlibatan masyarakat sekitar kawasan ...
KABAR CABANG

PAC PDI Perjuangan Kalianget Gelar Lomba Layangan Tenong, Hadiah Mobil dan Paket Umrah

SUMENEP – Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, sukses menggelar lomba ...
LEGISLATIF

RAPBD Jember Rp 5,5 Triliun Belum Dibahas, Widarto Soroti Ketidaksiapan Pemkab

JEMBER – Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Jember 2027 belum dimulai ...
KRONIK

Festival Anak Sholeh, Ikhtiar Cetak Generasi Berprestasi dan Berakhlak Mulia

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi berikhtiar membentuk generasi muda yang tidak hanya ...
KRONIK

Perda Lingkungan Jember Terancam Jadi Macan Kertas, Candra Desak Anggaran Perlindungan Gumuk

JEMBER – Perlindungan gumuk di Kabupaten Jember tak cukup berhenti pada pengesahan peraturan daerah. Ketua Komisi B ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Panaskan Mesin Hingga Akar Rumput, Lantik 1.645 Pengurus Ranting

MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan terus mengintensifkan konsolidasi organisasi ...