Senin
20 Juli 2026 | 2 : 03

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Rijanto: Tanpa Pesantren, Pembangunan Kehilangan Arah Moral

pdip jatim 260326 pemkab blitar ulama 1

BLITAR – Bupati Blitar, Rijanto, menegaskan bahwa pondok pesantren memiliki posisi strategis dalam menjaga keseimbangan pembangunan daerah, tidak hanya dari sisi fisik, tetapi juga moral dan spiritual masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan Rijanto saat melaksanakan kegiatan halal bihalal di sejumlah pondok pesantren di Kabupaten Blitar, Rabu (25/3/2026). Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum mempererat sinergi antara pemerintah daerah dan kalangan ulama pasca Hari Raya Idul Fitri.

“Pondok pesantren memiliki kontribusi besar dalam membentuk karakter masyarakat. Ini penting agar pembangunan tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual,” ujar Rijanto.

Dalam kegiatan tersebut, Rijanto didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Blitar, staf ahli, asisten, Ketua TP PKK, jajaran kepala perangkat daerah, serta unsur Muspika setempat. Kehadiran lengkap jajaran pemerintah ini mencerminkan komitmen memperkuat komunikasi dengan pesantren sebagai pilar penting kehidupan sosial keagamaan.

Adapun kunjungan dilakukan di Pondok Pesantren Al Falah di Desa Jeblog, Kecamatan Talun, Pondok Pesantren Sirojut Tholibin di Desa Bacem, serta Pondok Pesantren Nurus Salam Lodoyo di Desa Kedungbunder, Kecamatan Sutojayan. Di setiap lokasi, rombongan disambut hangat oleh para pengasuh dan santri.

Rijanto menegaskan, kegiatan halal bihalal ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ruang memperkuat hubungan antara ulama dan umaro dalam membangun daerah.

“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri tanpa doa dan dukungan para ulama. Halal bihalal ini menjadi ruang menyatukan niat dan kebersamaan,” katanya.

Menurutnya, pesantren bukan hanya lembaga pendidikan keagamaan, tetapi juga pusat pembinaan nilai kebangsaan, toleransi, dan akhlak. Karena itu, keberadaannya menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun sumber daya manusia yang berkarakter.

Politisi PDI Perjuangan itupun mengajak seluruh elemen pesantren untuk terus bersinergi menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks.

“Ke depan tantangan kita tidak ringan. Sinergi ulama dan umaro harus terus diperkuat agar Kabupaten Blitar menjadi daerah yang berdaya, mandiri, dan berjaya,” tegasnya.

Kegiatan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, diisi dengan doa bersama serta ramah tamah antara jajaran pemerintah daerah dan pengasuh pondok pesantren.

Melalui momentum ini, Pemerintah Kabupaten Blitar berharap hubungan harmonis yang telah terjalin dapat terus diperkuat, sehingga kolaborasi dengan pesantren semakin solid dalam mendorong pembangunan daerah yang inklusif, berkarakter, dan berkelanjutan. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Jember Minta Pemkab Kedepankan Pembinaan Pelaku Usaha Mikro Ketimbang Sanksi

Anggota DPRD Jember Suharto meminta Pemkab Jember mengedepankan pembinaan kepada pelaku usaha mikro dibanding ...
LEGISLATIF

Erma Susanti Dorong Hilirisasi Kopi, Petani Harus Nikmati Nilai Tambah Ekonomi

Anggota Komisi B DPRD Jatim Erma Susanti mendorong hilirisasi kopi di Blitar. Petani dan generasi muda diminta ...
EKSEKUTIF

Bupati Malang: Koperasi Harus Jadi Motor Penggerak Ekonomi Rakyat

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi menegaskan penguatan koperasi harus menjadi agenda bersama untuk memperkokoh ...
KABAR CABANG

Menumbuhkan Spirit Gotong Royong Melalui Turnamen Voli Piala Kades Sumbersuko, Lumajang

LUMAJANG – Lapangan Voli Brajamusti di Desa Sumbersuko, Lumajang, menjadi saksi riuh rendahnya ratusan warga yang ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tegaskan Car Free Day Surabaya Harus Bebas Pungli

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan kawasan Car Free Day harus bebas dari pungutan liar. Pemkot menggandeng ...
KRONIK

Rano Karno: Si Doel, Kudatuli, dan Utang Demokrasi yang Tak Boleh Dilupakan

Dalam peringatan 30 tahun Kudatuli, Rano Karno menyebut perjalanan politiknya tak lepas dari perjuangan para korban ...