MALANG – Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, mengimbau para pemudik agar tidak memaksakan diri berkendara saat kondisi fisik mulai menurun selama arus mudik Lebaran 2026.
Imbauan tersebut disampaikan seiring hadirnya Posko Mudik Gotong Royong PDIP Kota Malang di kawasan Jalan Panji Suroso, Kelurahan Polowijen, yang disiapkan sebagai tempat singgah bagi pemudik yang melintas maupun tiba di wilayah Terminal Arjosari.
“Kalau sudah lelah, jangan dipaksakan. Silakan manfaatkan posko-posko yang ada untuk beristirahat sejenak agar perjalanan tetap aman sampai tujuan,” ujar Amithya, Jumat (20/3/2026).

Menurutnya, menjaga stamina dan memastikan kondisi kendaraan tetap prima menjadi kunci utama keselamatan selama perjalanan mudik.
Posko Mudik Gotong Royong ini dihadirkan sebagai rumah singgah bagi pemudik, dengan berbagai fasilitas yang dapat dimanfaatkan secara gratis, mulai dari area istirahat, tempat tidur, makanan dan minuman, layanan kesehatan ringan, hingga sarana ibadah dan toilet.
Lokasinya yang berada di jalur strategis dekat Terminal Arjosari diharapkan memudahkan pemudik untuk mengakses tempat istirahat yang nyaman sebelum melanjutkan perjalanan.
“Di sini tersedia kopi, teh, makanan ringan, dan tempat istirahat yang layak. Kami ingin pemudik bisa memulihkan kondisi sebelum kembali melanjutkan perjalanan,” tambah Ketua DPRD Kota Malang tersebut.

Posko ini merupakan bagian dari instruksi partai untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam momentum mudik Lebaran. Pelayanannya melibatkan sinergi kader, termasuk Satgas Cakra Buana, yang disiagakan selama 24 jam.
Posko Mudik Gotong Royong tersebut direncanakan beroperasi hingga 23 Maret 2026, dengan penyesuaian sesuai kondisi di lapangan.
Melalui imbauan ini, Amithya berharap para pemudik dapat lebih bijak mengatur ritme perjalanan, sehingga dapat tiba di kampung halaman dengan selamat dan merayakan Lebaran bersama keluarga. (ull/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS









