Minggu
19 Juli 2026 | 6 : 12

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

LPG Melon di Ngawi Langka,  Bupati Ony Sidak Pangkalan

IMG-20260317-WA0018_copy_711x430

NGAWI – Kelangkaan gas LPG 3 kilogram yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Ngawi dalam beberapa waktu terakhir membuat masyarakat resah. Selain sulit didapat, harga gas bersubsidi tersebut juga melambung jauh di atas harga eceran tertinggi (HET).

Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono bersama jajaran Forkopimda dan pihak terkait turun langsung ke lapangan melakukan inspeksi mendadak (sidak), Senin (16/3/2026).

“Kami ingin memastikan kondisi riil di lapangan seperti apa,” ujar Bupati Ony.

Dalam sidak tersebut, tim gabungan yang terdiri dari pemerintah daerah, TNI-Polri, Pertamina, Hiswana Migas, hingga DPRD menemukan adanya kelangkaan LPG di sejumlah titik serta praktik penjualan di atas HET.

Harga LPG 3 kilogram di tingkat pengecer bahkan mencapai Rp25 ribu hingga Rp30 ribu per tabung, jauh di atas HET yang ditetapkan sebesar Rp18 ribu.

“Ada beberapa temuan yang akan segera ditindaklanjuti, baik oleh Pertamina maupun pemerintah daerah, termasuk pemberian teguran dan sanksi,” katanya.

Kelangkaan di Sejumlah Kecamatan 
Meski demikian, Bupati Ony menegaskan kelangkaan dan lonjakan harga tidak terjadi merata di seluruh wilayah Ngawi, melainkan hanya di beberapa kecamatan.

Pertamina maupun Pemkab Ngawi, lanjutnya, akan segera mengambil langkah penanganan agar distribusi LPG kembali normal, terutama menjelang Lebaran.

Bupati Kader PDI Perjuangan itu juga mengingatkan seluruh pihak, khususnya pangkalan dan agen LPG, agar tidak melakukan pelanggaran dalam distribusi maupun penjualan.

Sanksi Administrasi hingga Pidana
Menurutnya, sanksi akan diberikan secara berjenjang sesuai tingkat pelanggaran. Pertamina akan menindak agen, sementara pemerintah daerah memberikan teguran hingga somasi kepada pangkalan.

“Kalau ditemukan unsur kesengajaan yang mengarah pada tindak pidana, maka akan diproses sesuai hukum oleh kepolisian,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Ngawi berharap, dengan pengawasan dan penindakan tersebut, distribusi LPG subsidi kembali normal sehingga masyarakat tidak lagi kesulitan mendapatkan gas menjelang Lebaran. (amd/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Menumbuhkan Spirit Gotong Royong Melalui Turnamen Voli Piala Kades Sumbersuko, Lumajang

LUMAJANG – Lapangan Voli Brajamusti di Desa Sumbersuko, Lumajang, menjadi saksi riuh rendahnya ratusan warga yang ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tegaskan Car Free Day Surabaya Harus Bebas Pungli

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan kawasan Car Free Day harus bebas dari pungutan liar. Pemkot menggandeng ...
KRONIK

Rano Karno: Si Doel, Kudatuli, dan Utang Demokrasi yang Tak Boleh Dilupakan

Dalam peringatan 30 tahun Kudatuli, Rano Karno menyebut perjalanan politiknya tak lepas dari perjuangan para korban ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Minta Pemkab Bangun Sistem Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto meminta Pemkab Jember membangun sistem pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir. ...
HEADLINE

PDIP Bakal Resmikan Monumen Kudatuli, Simbol Perjuangan Demokrasi dan Tolak Kekerasan Negara

PDI Perjuangan akan meresmikan Monumen Kudatuli pada 27 Juli 2026 sebagai simbol penghormatan terhadap pejuang ...
SEMENTARA ITU...

Doding Rahmadi Ajak Organisasi Pencak Silat Kedepankan Rasaning Ati dan Persaudaraan

Ketua KONI Trenggalek Doding Rahmadi mengajak seluruh organisasi pencak silat mengedepankan rasaning ati, menjaga ...