Selasa
20 Oktober 2026 | 8 : 50

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Menapaki Jejak Wali di Malam 27, PDIP Jatim Tutup Ramadan dengan Doa dan Berbagi

260317 penutupan ramadanan dpd 1

SURABAYA – Malam ke-27 Ramadan turun dengan suasana yang lebih hening dari biasanya.

Di antara doa-doa yang dipanjatkan dan langkah-langkah yang tertata pelan, rombongan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menapaki jejak para wali—mengakhiri rangkaian kegiatan Ramadan 1447 H dengan ziarah yang sarat makna.

Perjalanan itu dimulai dari kawasan makam Sunan Bungkul, lalu berlanjut hingga kompleks makam Sunan Ampel. Bukan sekadar berpindah tempat, tetapi juga menelusuri jejak sejarah dakwah yang telah membentuk nilai-nilai kehidupan masyarakat hingga hari ini.

Di setiap pusara, doa dilangitkan. Nama-nama para ulama dan wali dikenang, bukan hanya sebagai tokoh masa lalu, tetapi sebagai sumber teladan tentang ketulusan, perjuangan, dan pengabdian.

Kegiatan tersebut dipimpin jajaran pengurus partai, termasuk Wakil Ketua Bidang Keagamaan dan Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa DPD PDIP Jatim, KH Abdul Wahab Yahya atau Gus Wahab.

“Tepat malam 27 kemarin menjadi akhir rangkaian agenda kegiatan Ramadan kami. Kami melakukan ziarah dari Mbah Bungkul hingga Sunan Ampel,” ungkap Gus Wahab, Rabu (18/3/2026).

Usai ziarah, rangkaian ibadah dilanjutkan di masjid kawasan Ampel. Malam yang diyakini penuh keberkahan itu dimanfaatkan untuk memperbanyak doa dan mendekatkan diri kepada Tuhan.

“Kami mengirim doa untuk para sunan, lalu melanjutkan ibadah malam 27 di masjid komplek makam Sunan Ampel,” katanya.

Namun, makna Ramadan tidak berhenti pada ibadah spiritual semata. Di sekitar kawasan tersebut, kader partai juga membagikan paket sembako kepada masyarakat—sebuah bentuk sederhana dari kepedulian yang ingin terus dijaga.

Di tangan-tangan warga yang menerima, bantuan itu mungkin tak seberapa. Namun, di baliknya tersimpan pesan bahwa kebersamaan dan solidaritas tetap hidup di tengah masyarakat.

“Selanjutnya kami membagikan sembako untuk masyarakat sekitar. Kami berharap apa yang kami bagikan selama Ramadan ini dapat bermanfaat,” ucapnya.

Menjelang Hari Raya Idul Fitri, rangkaian kegiatan ini menjadi penanda bahwa Ramadan bukan hanya tentang menahan diri, tetapi juga tentang berbagi dan merawat kepedulian.

Di ujung perjalanan itu, harapan pun disampaikan—agar kemenangan yang diraih bukan hanya bersifat personal, tetapi juga dirasakan bersama.

“Kami ingin seluruh masyarakat dapat meraih kemenangan dan kebahagiaan bersama saat Hari Raya besok,” pungkasnya.

Malam ke-27 pun berlalu, meninggalkan jejak doa, langkah ziarah, dan semangat berbagi—sebagai penutup Ramadan yang tidak hanya khusyuk, tetapi juga penuh makna. (yolan/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Indi Naidha Prihatin Dugaan Kekerasan Siswa Sekolah Rakyat Jember

JEMBER – Sekretaris Komisi D DPRD Jember, Indi Naidha, menyoroti dugaan kekerasan terhadap tiga siswa Sekolah ...
KRONIK

Gus Falah Desak Kasus Penganiayaan Terhadap Kepsek Lamongan Diusut Tuntas

LAMONGAN – Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan dari Dapil X (Lamongan-Gresik), Nasyirul Falah Amru yang akrab ...
EKSEKUTIF

Bupati Blitar Dorong Santri Percaya Diri dan Berani Tampil Lewat Lomba Pidato

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto mendorong para santri terus mengembangkan kemampuan berbicara di depan umum, ...
KABAR CABANG

Sambut Hari Sumpah Pemuda, DPC Ngawi Siapkan Turnamen Futsal Berhadiah Jutaan Rupiah

NGAWI – Semangat Sumpah Pemuda bergemuruh di lingkungan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi. Dalam rangka ...
LEGISLATIF

Buleks Minta Pemkot Surabaya Tindak Tegas Provider Kabel Utilitas yang Melanggar

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Surabaya Budi Leksono meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengawasi dan ...
LEGISLATIF

634 Titik Panas Terdeteksi di Jatim, Eddy Paripurna Desak Kesiapsiagaan Karhutla Diperkuat

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Eddy Paripurna, mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) ...