Selasa
21 Juli 2026 | 9 : 13

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PDIP Kota Kediri Ajak Gen Z Melek Politik Lewat “Ngobrol Bareng Anak Muda”

pdip jatim 260315 diskusi genz kediri

KEDIRI – Menyadari pentingnya peran generasi muda dalam pembangunan daerah, DPC PDI Perjuangan Kota Kediri menggelar kegiatan Ngobrol Bareng Anak Muda bertajuk “Anak Muda Melek Politik”.

Acara yang berlangsung di Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Kediri, Jalan Teuku Umar, Kelurahan Ngadirejo, Sabtu (14/3/2026), dihadiri lebih dari 50 perwakilan pemuda dari berbagai kelurahan di wilayah Kecamatan Kota Kediri.

Kegiatan ini dirancang sebagai ruang dialog bagi generasi muda, khususnya Gen Z, untuk lebih mengenal dunia politik. Tidak sekadar dipahami sebagai instrumen kekuasaan, politik juga diperkenalkan sebagai sarana berkarya, berjejaring, serta berkontribusi bagi masyarakat.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Kediri, Yoga Pratama Putra, menegaskan bahwa agenda tersebut bertujuan mematahkan stigma bahwa politik adalah sesuatu yang kaku dan jauh dari anak muda. Menurutnya, politik justru berkaitan erat dengan kebersamaan dan relasi dalam organisasi.

“Kami ingin memberikan ruang bagi anak muda untuk belajar, berjejaring, dan berkarya. Harapannya, generasi muda di Kota Kediri berani menyampaikan ide serta gagasan segar, lalu terlibat aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan,” ujar Yoga.

Senada dengan itu, Anggota Komisi B DPRD Kota Kediri dari Fraksi PDI Perjuangan, Yuzar Rayid, yang hadir sebagai pembicara, menyoroti pentingnya pembinaan bagi generasi muda. Ia menilai politik dan kebijakan publik memiliki kaitan erat dengan masa depan sektor ekonomi kreatif.

Menurut Yuzar, generasi muda perlu dibekali pengembangan keterampilan, baik soft skills maupun hard skills, yang tidak selalu diperoleh dari kurikulum formal.

Selain itu, ia juga menilai Gen Z membutuhkan ruang ekspresi serta arahan yang tepat agar potensi mereka dapat tersalurkan secara positif.

“Tantangan dunia kerja saat ini semakin kompetitif. Karena itu, anak muda perlu dibekali pelatihan soft skills dan hard skills untuk menunjang sektor industri kreatif. Mereka juga butuh diarahkan dan diberi panggung untuk berkembang,” jelas Yuzar.

Kegiatan yang digelar menjelang waktu berbuka puasa tersebut berlangsung dinamis melalui sesi tanya jawab. Para peserta tampak antusias menyampaikan berbagai pertanyaan, mulai dari isu kebijakan publik hingga langkah konkret yang dapat dilakukan anak muda untuk berkontribusi di lingkup lokal. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara ...
LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...
SEMENTARA ITU...

Ketika Pelari Kenya Terjebak di Jember, Gotong Royong Mengantarnya Pulang

JEMBER — Debu musim kemarau beterbangan di sepanjang jalan Kota Jember. Matahari siang memantulkan hawa panas dari ...
KRONIK

Puan Maharani Tekankan Literasi Digital dan Komunikasi Negara untuk Tangkal Hoaks tentang DPR

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan maraknya hoaks yang menyasar DPR RI menjadi pengingat pentingnya ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Dorong Pemkot Percepat Pembangunan Pintu Air Kali Jagir

SURABAYA – Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mempercepat ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong Pemkot Surabaya Proaktif Cari Pimpinan Perumda yang Kompeten

Anggota Komisi B DPRD Surabaya Baktiono meminta Pemkot Surabaya proaktif mencari figur profesional berkompeten ...