Selasa
20 Oktober 2026 | 6 : 34

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PDIP Kota Kediri Ajak Gen Z Melek Politik Lewat “Ngobrol Bareng Anak Muda”

pdip jatim 260315 diskusi genz kediri

KEDIRI – Menyadari pentingnya peran generasi muda dalam pembangunan daerah, DPC PDI Perjuangan Kota Kediri menggelar kegiatan Ngobrol Bareng Anak Muda bertajuk “Anak Muda Melek Politik”.

Acara yang berlangsung di Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Kediri, Jalan Teuku Umar, Kelurahan Ngadirejo, Sabtu (14/3/2026), dihadiri lebih dari 50 perwakilan pemuda dari berbagai kelurahan di wilayah Kecamatan Kota Kediri.

Kegiatan ini dirancang sebagai ruang dialog bagi generasi muda, khususnya Gen Z, untuk lebih mengenal dunia politik. Tidak sekadar dipahami sebagai instrumen kekuasaan, politik juga diperkenalkan sebagai sarana berkarya, berjejaring, serta berkontribusi bagi masyarakat.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Kediri, Yoga Pratama Putra, menegaskan bahwa agenda tersebut bertujuan mematahkan stigma bahwa politik adalah sesuatu yang kaku dan jauh dari anak muda. Menurutnya, politik justru berkaitan erat dengan kebersamaan dan relasi dalam organisasi.

“Kami ingin memberikan ruang bagi anak muda untuk belajar, berjejaring, dan berkarya. Harapannya, generasi muda di Kota Kediri berani menyampaikan ide serta gagasan segar, lalu terlibat aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan,” ujar Yoga.

Senada dengan itu, Anggota Komisi B DPRD Kota Kediri dari Fraksi PDI Perjuangan, Yuzar Rayid, yang hadir sebagai pembicara, menyoroti pentingnya pembinaan bagi generasi muda. Ia menilai politik dan kebijakan publik memiliki kaitan erat dengan masa depan sektor ekonomi kreatif.

Menurut Yuzar, generasi muda perlu dibekali pengembangan keterampilan, baik soft skills maupun hard skills, yang tidak selalu diperoleh dari kurikulum formal.

Selain itu, ia juga menilai Gen Z membutuhkan ruang ekspresi serta arahan yang tepat agar potensi mereka dapat tersalurkan secara positif.

“Tantangan dunia kerja saat ini semakin kompetitif. Karena itu, anak muda perlu dibekali pelatihan soft skills dan hard skills untuk menunjang sektor industri kreatif. Mereka juga butuh diarahkan dan diberi panggung untuk berkembang,” jelas Yuzar.

Kegiatan yang digelar menjelang waktu berbuka puasa tersebut berlangsung dinamis melalui sesi tanya jawab. Para peserta tampak antusias menyampaikan berbagai pertanyaan, mulai dari isu kebijakan publik hingga langkah konkret yang dapat dilakukan anak muda untuk berkontribusi di lingkup lokal. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Festival Anak Sholeh, Ikhtiar Cetak Generasi Berprestasi dan Berakhlak Mulia

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi berikhtiar membentuk generasi muda yang tidak hanya ...
KRONIK

Perda Lingkungan Jember Terancam Jadi Macan Kertas, Candra Desak Anggaran Perlindungan Gumuk

JEMBER – Perlindungan gumuk di Kabupaten Jember tak cukup berhenti pada pengesahan peraturan daerah. Ketua Komisi B ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Panaskan Mesin Hingga Akar Rumput, Lantik 1.645 Pengurus Ranting

MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan terus mengintensifkan konsolidasi organisasi ...
EKSEKUTIF

Bupati Malang Targetkan Zero ATS 2027, Kejar Paket A hingga C Bakal Gratis

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi menargetkan Kabupaten Malang bebas Anak Tidak Sekolah (ATS) atau Zero ATS pada ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim: Raperda Transportasi Terintegrasi Harus Jawab Kebutuhan Warga

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menegaskan penyempurnaan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta Baznas Surabaya Prioritaskan Warga Miskin Desil 1

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi meminta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Surabaya memprioritaskan warga ...