Sabtu
02 Mei 2026 | 12 : 18

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Rijanto: TMMD Bukti Kolaborasi TNI, Pemda, dan Warga Bangun Desa

pdip-portal-1772612328923

BLITAR — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) dinilai menjadi contoh konkret bagaimana sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat mendorong percepatan pembangunan di wilayah pedesaan.

Hal tersebut disampaikan Bupati Blitar, Rijanto saat menghadiri kegiatan Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD ke-127 Tahun Anggaran 2026 di Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Selasa (3/3/2026).

Menurut Rijanto, pembangunan desa tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar program pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri. Kolaborasi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat adalah kunci keberhasilan pembangunan. TMMD menjadi contoh konkret bagaimana sinergi itu diwujudkan dalam kerja nyata,” ujarnya.

Melalui program TMMD ke-127, berbagai pembangunan fisik dilakukan di Desa Krisik. Di antaranya pembangunan rabat jalan, pembangunan jembatan, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), jambanisasi, serta pembuatan sumur untuk mendukung kebutuhan dasar masyarakat.

Selain pembangunan fisik, kegiatan nonfisik juga menjadi bagian dari program tersebut, seperti pemberian paket makanan bagi anak stunting, penanaman pohon, serta berbagai kegiatan penyuluhan kepada masyarakat.

Wakil Komandan Satgas TMMD ke-127, Mayor Inf. Imam Suyoso, yang juga menjabat sebagai Kasdim 0808 Blitar, menjelaskan bahwa program ini tidak hanya bertujuan mempercepat pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta mendukung peningkatan perekonomian masyarakat.

Sementara itu, Brigjen TNI Raja Benny Arifin selaku Ketua Tim Wasev menegaskan bahwa TMMD merupakan program nasional yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari TNI, pemerintah daerah, hingga masyarakat.

Melalui pengawasan dan evaluasi yang dilakukan secara berkala, diharapkan seluruh sasaran program dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.

Rijanto berharap evaluasi yang dilakukan melalui kegiatan Wasev dapat menjadi bahan perbaikan agar pelaksanaan TMMD ke depan semakin efektif dan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.

“Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, kita optimistis pembangunan desa dapat berjalan lebih cepat dan memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” pungkas politisi PDI Perjuangan tersebut. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

May Day 2026, Armuji Berbaur dengan Buruh, Tegaskan Komitmen Kesejahteraan Pekerja

SURABAYA – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di depan Kantor Gubernur Jawa Timur berlangsung ...
KRONIK

May Day di DPRD Jatim, Yordan Tegaskan Tuntutan Buruh Akan Diteruskan ke Pusat

Aksi May Day di DPRD Jatim, Yordan Batara-Goa pastikan tuntutan buruh soal outsourcing, upah, dan PHK diteruskan ke ...
KRONIK

Ini, Kunci Sukses Bupati Ipuk Dorong Anak Muda Banyuwangi Berkreasi di Pertanian

BANYUWANGI – Sejak menjabat sebagai Bupati Banyuwangi, salah satu program prioritas Ipuk Fiestiandani adalah sektor ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tekankan Rekrutmen Sekolah Rakyat Harus Tepat Sasaran, Prioritaskan Warga Kurang Mampu

Mas Dhito tekankan rekrutmen Sekolah Rakyat Kediri harus tepat sasaran bagi desil 1 dan 2, progres pembangunan ...
LEGISLATIF

May Day Produktif, Doding Ajak Buruh Tanam Pohon Perkuat Lingkungan dan Ketahanan Pangan di Trenggalek

Doding Rahmadi ajak buruh tanam pohon saat May Day di Trenggalek, dorong ketahanan pangan dan lingkungan ...
LEGISLATIF

Puan: Isu Outsourcing, Ancaman PHK hingga Ojol Harus Dibaca Satu Kerangka Perlindungan Pekerja

Puan Maharani nilai isu outsourcing, PHK, hingga ojol harus dibaca dalam satu kerangka perlindungan pekerja di May ...