Senin
20 Juli 2026 | 8 : 53

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Rijanto: TMMD Bukti Kolaborasi TNI, Pemda, dan Warga Bangun Desa

pdip-portal-1772612328923

BLITAR — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) dinilai menjadi contoh konkret bagaimana sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat mendorong percepatan pembangunan di wilayah pedesaan.

Hal tersebut disampaikan Bupati Blitar, Rijanto saat menghadiri kegiatan Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD ke-127 Tahun Anggaran 2026 di Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Selasa (3/3/2026).

Menurut Rijanto, pembangunan desa tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar program pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri. Kolaborasi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat adalah kunci keberhasilan pembangunan. TMMD menjadi contoh konkret bagaimana sinergi itu diwujudkan dalam kerja nyata,” ujarnya.

Melalui program TMMD ke-127, berbagai pembangunan fisik dilakukan di Desa Krisik. Di antaranya pembangunan rabat jalan, pembangunan jembatan, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), jambanisasi, serta pembuatan sumur untuk mendukung kebutuhan dasar masyarakat.

Selain pembangunan fisik, kegiatan nonfisik juga menjadi bagian dari program tersebut, seperti pemberian paket makanan bagi anak stunting, penanaman pohon, serta berbagai kegiatan penyuluhan kepada masyarakat.

Wakil Komandan Satgas TMMD ke-127, Mayor Inf. Imam Suyoso, yang juga menjabat sebagai Kasdim 0808 Blitar, menjelaskan bahwa program ini tidak hanya bertujuan mempercepat pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta mendukung peningkatan perekonomian masyarakat.

Sementara itu, Brigjen TNI Raja Benny Arifin selaku Ketua Tim Wasev menegaskan bahwa TMMD merupakan program nasional yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari TNI, pemerintah daerah, hingga masyarakat.

Melalui pengawasan dan evaluasi yang dilakukan secara berkala, diharapkan seluruh sasaran program dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.

Rijanto berharap evaluasi yang dilakukan melalui kegiatan Wasev dapat menjadi bahan perbaikan agar pelaksanaan TMMD ke depan semakin efektif dan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.

“Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, kita optimistis pembangunan desa dapat berjalan lebih cepat dan memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” pungkas politisi PDI Perjuangan tersebut. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

RedTalks Segera Hadir, Ajak Generasi Muda Kupas Nasionalisme di Era Modern

SURABAYA – Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital, makna nasionalisme terus ...
KABAR CABANG

Malam Ketika Sepak Bola Membuat Orang-orang Blitar Duduk Bersama

DINI hari biasanya identik dengan jalanan yang lengang. Tetapi Senin (20/7/2026), halaman Kantor DPC PDI Perjuangan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti SiLPA Rp154,7 Miliar, Minta Pemkot Madiun Benahi Perencanaan Anggaran

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Madiun menerima Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 dengan catatan strategis, ...
HEADLINE

Hasto: Pemilu Harus Bebas dari Intervensi, Demokrasi Memerlukan Kritik dan Kebebasan Berpendapat

SURABAYA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa kualitas demokrasi Indonesia hanya ...
KABAR CABANG

PDIP Kabupaten Blitar Targetkan Musran 22 Kecamatan Rampung Sebelum 17 Agustus

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar menargetkan Musyawarah Ranting di 22 kecamatan rampung sebelum 17 Agustus 2026 ...
KRONIK

Mobil Legends, Nobar Piala Dunia, dan Ekonomi Kreatif Anak Muda Ponorogo

PONOROGO – Antusiasme anak muda mewarnai turnamen Mobile Legends yang digelar di kafe WOW KWB Ponorogo, Minggu ...