Sabtu
05 September 2026 | 10 : 41

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bangkit dari Peringkat 386 Nasional, PDIP Bondowoso Dorong Hidupkan Gerakan Rakyat Peduli Sampah

pdip-portal-1772548165751

BONDOWOSO – Peringkat 386 dari 420 kabupaten/kota dalam indeks kinerja pengelolaan sampah nasional 2025 menjadi tamparan bagi Kabupaten Bondowoso. Namun, kondisi itu justru didorong menjadi momentum kebangkitan melalui gerakan bersama yang melibatkan seluruh elemen, terutama komunitas pegiat lingkungan.

Ketua DPC PDI Perjuangan Bondowoso, Sinung Sudrajad, menilai persoalan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Menurutnya, pembenahan harus dimulai dari gerakan kolektif yang menghidupkan kembali semangat gotong royong masyarakat.

“Ini bukan sekadar soal angka peringkat. Ini soal masa depan lingkungan dan kesehatan masyarakat kita. Kalau semua elemen bergerak, Bondowoso bisa bangkit,” ujar Sinung, Selasa (3/3/2026).

Wakil Ketua DPRD Bondowoso itu menegaskan pentingnya melibatkan komunitas pegiat lingkungan sebagai ujung tombak perubahan perilaku masyarakat.

Ia menyebut kelompok seperti Sarkaspace dan komunitas lain memiliki daya gerak sosial yang kuat hingga ke tingkat akar rumput.

“Mereka bergerak karena kepedulian, bukan karena anggaran. Energi seperti ini harus dirangkul dan difasilitasi. Inilah esensi gotong royong yang menjadi jati diri kita,” tegasnya.

Bangkit dari Hulu

Data DLH menunjukkan skor Bondowoso berada di angka 20,86, dengan kontribusi terbesar berasal dari rendahnya pemilahan sampah di tingkat rumah tangga. Bagi Sinung, kondisi tersebut justru menjadi titik awal perubahan.

“Kalau sumber masalahnya di hulu, maka gerakan edukasi dan penyadaran harus dimulai dari rumah tangga. Pemerintah desa, kecamatan, komunitas, semuanya bisa menjadi agen perubahan,” katanya.

Ia juga mengingatkan agar regulasi pengelolaan sampah yang sudah ada tidak berhenti sebagai formalitas administratif. Menurutnya, perda dan perbup harus dihidupkan melalui aksi nyata di lapangan.

“Regulasi tanpa gerakan hanya jadi dokumen. Yang kita butuhkan sekarang adalah aksi dan inovasi,” ujarnya.

Target 200 Besar Nasional

Sinung optimistis, jika gerakan ini dijalankan secara masif dan berkelanjutan, Bondowoso mampu memperbaiki posisinya secara signifikan, bahkan menembus 200 besar nasional.

“Jangan sampai Bondowoso dilekatkan sebagai daerah dengan tata kelola sampah terburuk. Justru dari posisi ini kita bisa membuktikan bahwa Bondowoso mampu bangkit melalui kekuatan rakyatnya,” pungkasnya. (art/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDI Perjuangan Trenggalek Gelontor Ribuan Liter Air Bersih, Sehari Lima Desa Jadi Sasaran

TRENGGALEK – PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek menggelontorkan ribuan liter air bersih ke desa-desa yang ...
KRONIK

Banyuwangi Gelar “Festival Literasi Using”, Upaya Lestarikan Bahasa Daerah

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menggelar Festival Literasi Using. Ajang ini menjadi cara ...
LEGISLATIF

Model Malang Berhasil, Untari Akan Perluas Pelestarian Aksara Jawa ke Seluruh Sekolah di Jatim

MALANG – Keberhasilan penerapan model pembelajaran dan pelestarian aksara Jawa di sejumlah sekolah di Malang ...
KRONIK

Waktu Tinggal Tiga Bulan, Widarto Pesimistis APBD Jember 2026 Terserap Optimal

JEMBER – Tambahan ruang fiskal Kabupaten Jember mencapai ratusan miliar rupiah. Namun, waktu untuk membelanjakannya ...
KRONIK

Di Tempat Hasto Dilahirkan, Demokrasi Dibicarakan Lewat Gamelan dan Tarian

YOGYAKARTA – Tidak ada kemewahan ruang pertemuan hotel. Tidak ada pendingin udara yang membuat suasana malam terasa ...
LEGISLATIF

Puan Dukung Penegakan Hukum 21 Badan Usaha Terkait Karhutla, Minta Prosesnya Transparan

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendukung langkah Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) melakukan penegakan hukum ...