Sabtu
05 September 2026 | 1 : 55

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Atasi Sampah Menahun, Pemkab Gresik Operasikan Fasilitas “Landfill Mining” di TPA Ngipik

IMG-20260225-WA0015_copy_572x420

GRESIK – Pemerintah Kabupaten Gresik, Jawa Timur, mulai melakukan transformasi radikal dalam tata kelola sampah.

Melalui pengoperasian fasilitas Landfill Mining atau penambangan lahan uruk di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ngipik, tumpukan sampah yang telah menggunung selama lebih dari sepuluh tahun kini mulai diolah kembali menjadi sumber daya energi baru.

​Peresmian fasilitas tersebut dilakukan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Wakil Bupati Asluchul Alif pada Selasa (24/2/2026). Langkah ini menandai pergeseran paradigma pengelolaan sampah di Gresik, dari sistem konvensional “kumpul-angkut-buang” menuju sistem pengolahan berbasis nilai tambah.

​Mengubah Limbah Menjadi Energi
​Bupati Fandi Akhmad Yani menjelaskan bahwa Landfill Mining merupakan solusi modern untuk mengurangi beban volume sampah di TPA yang kian kritis seiring pertumbuhan industri dan pemukiman.

Teknologi ini bekerja dengan memisahkan fraksi sampah lama untuk diproses menjadi bahan yang bermanfaat.

​”Sampah bukan lagi beban lingkungan, melainkan sumber daya. Fraksi non-organik dari hasil penambangan ini akan diolah menjadi Refuse Derived Fuel (RDF), bahan bakar alternatif pengganti batu bara,” ujar Bupati yang akrab disapa Gus Yani tersebut.

​Fasilitas yang dibangun menggunakan APBD 2025 senilai Rp 6 miliar ini memiliki kapasitas pengolahan hingga 25 ton per jam.

Hasil olahan berupa RDF tersebut nantinya akan diserap oleh mitra industri, seperti PT Semen Indonesia Tbk (SIG) pabrik Tuban dan Rembang, sebagai bagian dari transisi energi sektor manufaktur.

​Sementara itu, fraksi organik yang berhasil dipisahkan akan dimanfaatkan kembali sebagai tanah uruk, lapisan landfill, atau media tanam.

​Sinergi Hulu ke Hilir
​Selain membenahi sektor hilir di TPA, Pemkab Gresik juga memperkuat pengelolaan di tingkat hulu.

Gus Yani menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) untuk mempercepat pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di tingkat desa.

​”Jika satu desa tidak memungkinkan membangun TPS3R sendiri, maka satu fasilitas bisa digunakan untuk melayani tiga desa. Targetnya adalah sampah selesai di tingkat desa sebelum mencapai TPA,” tegasnya.

​Investasi Jangka Panjang
​Pengoperasian Landfill Mining ini dipandang bukan sekadar belanja peralatan teknis, melainkan investasi strategis bagi masa depan lingkungan Gresik.

Dengan berkurangnya timbunan sampah lama, ruang di TPA Ngipik dapat dikelola lebih optimal, sekaligus mengurangi potensi pencemaran air tanah dan emisi gas metana.

​Keberhasilan proyek ini pun disebut sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah, masyarakat dalam pemilahan sampah, serta sektor swasta sebagai penyerap hasil olahan sampah.(mus/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Tambahan Fiskal Rp223 Miliar di P-APBD Jember 2026, PDIP: Apa Manfaat Nyatanya Buat Warga?

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jember mempertanyakan manfaat tambahan ruang fiskal sekitar Rp223,12 ...
OLAHRAGA

Trenggalek Bertekad Tembus 10 Besar Porprov Jatim 2027

KONI Trenggalek menargetkan masuk 10 besar Porprov Jatim 2027 meski anggaran terbatas. Dari 40 atlet yang siap ...
EKSEKUTIF

Tanam Pohon Peringatan Hari Lahir Kejaksaan, Wabup Antok Berharap Srigati Bisa Jadi Agro Wisata

NGAWI – Kejaksaan Negeri Ngawi menanam sejumlah pohon buah di kawasan wisata religi Palereman Srigati, Desa ...
KRONIK

Imbas 1.600 Pekerja PT INKA Banyuwangi Dirumahkan, DPRD Desak Pemkab dan Pusat Turun Tangan

BANYUWANGI – Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi, I Made Cahyana Negara, menyatakan keprihatinan mendalam atas ...
OLAHRAGA

Bupati Fauzi Lepas Assyabaab U-13, Titipkan Pesan Penting Soal Karakter dan Disiplin

SUMENEP – Sebanyak 25 anggota Assyabaab U-13 resmi dilepas menuju Kabupaten Jember untuk mengikuti kompetisi Zona ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong RT/RW Dilibatkan Aktif dalam Pendataan Bansos, Data Desil Harus Sesuai Kondisi Riil Warga

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Baktiono mendorong pemerintah melibatkan RT dan RW secara aktif ...