NGAWI – Dampak banjir luapan yang menerjang wilayah Desa Sirigan, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi pada Sabtu (14/2/2026) kemarin memantik simpati berbagai pihak. Salah satunya dari Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Ngawi, Tri Suprih Wardoyo, atau yang akrab disapa Mas Prih, yang langsung turun ke lapangan untuk meninjau kondisi rumah warga yang terdampak paling parah pada Minggu (15/2/2026).
Rumah yang menjadi sasaran kunjungan adalah milik Misinah (57 tahun), seorang lansia yang rumah kayunya nyaris roboh dihantam derasnya air bah. Bangunan tersebut mengalami kerusakan struktural yang sangat memprihatinkan; dinding depan dan belakang jebol, perabotan hanyut, bahkan atap bagian belakang telah ambruk setelah tiang penyangganya tersapu arus.
Didampingi Camat Paron, Mas Prih menyisir sisa-sisa kerusakan dan berbincang langsung dengan pemilik rumah untuk memastikan kebutuhan darurat mereka tercukupi.
“Setelah mendapatkan laporan adanya rumah warga yang terdampak bencana luapan air banjir kemarin, kami langsung datang untuk memastikan keadaan penghuni serta sejauh mana kerusakan rumahnya. Langkah cepat harus diambil agar warga tidak berlama-lama dalam kondisi yang membahayakan ini,” ujar Mas Prih di sela peninjauannya.

Kengerian saat air bah datang masih terekam jelas di ingatan Sumarti, tetangga korban. Ia menceritakan bahwa debit air naik sangat cepat sekitar pukul 16.30 WIB, meluap dari akses jalan utama Paron-Kedunggalar menuju pemukiman dengan ketinggian mencapai 80 sentimeter.
“Airnya naik sangat tiba-tiba, setinggi pinggang orang dewasa. Suasananya sangat mencekam saat itu,” kenang Sumarti.
Kejadian tersebut bahkan sempat diwarnai aksi evakuasi yang dramatis. Misinah dilaporkan sempat bersikeras menolak meninggalkan rumahnya yang sudah mulai goyah diterjang arus. Beruntung, Sumarti dan warga lainnya bergerak cepat memaksa lansia tersebut keluar demi keselamatannya.
“Sempat tidak mau dievakuasi, Mas. Orangnya baru mau keluar rumah setelah dipaksa oleh warga karena kondisinya memang sudah sangat berbahaya,” tambahnya. (amd/hs)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS













