Selasa
21 Juli 2026 | 7 : 07

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Terima SK DPC 2025–2030, Yudi Meira Tegaskan Konsolidasi dan Regenerasi Kader di Kota Blitar

pdip-portal-1771138378224

BLITAR – Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Blitar, Yudi Meira, menghadiri rapat koordinasi dan konsolidasi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) bersama Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB) DPC se-Jawa Timur, yang dirangkaikan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) pengurus DPC masa bakti 2025–2030.

Kegiatan yang berlangsung di Surabaya pada Sabtu (14/2/2026) tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari agenda penataan dan penguatan kelembagaan partai di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Penyerahan SK dilakukan oleh Sekretaris DPD, didampingi pengampu Daerah Pemilihan (Dapil) VI sekaligus anggota DPR RI Komisi IX, Pulung Agustanto serta Wakil Ketua DPD PDIP Jatim Didik Nurhadi.

Yudi Meira menyampaikan bahwa rapat koordinasi dan konsolidasi ini bertujuan untuk menyamakan persepsi, memperkuat soliditas organisasi, serta memastikan keberlanjutan program kerja partai lima tahun ke depan.

“Forum ini menjadi sarana evaluasi sekaligus penguatan struktur, agar kepengurusan DPC periode 2025–2030 dapat menjalankan tugas dan fungsi organisasi secara optimal dan sesuai dengan ketentuan partai,” ujarnya, Minggu (15/2/2026).

Terkait proses pembentukan kepengurusan di tingkat kecamatan, Yudi menjelaskan bahwa sebelumnya telah dilaksanakan penjaringan bakal calon Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) oleh tiga PAC di Kota Blitar.

Selanjutnya, DPC menggelar rapat pleno untuk mengusulkan maksimal tiga nama calon Ketua PAC di masing-masing kecamatan, yakni Kepanjenkidul, Sananwetan, dan Sukorejo.

Hasil rapat pleno tersebut, ujar dia telah disampaikan kepada DPD untuk dilakukan proses verifikasi dan penyaringan sesuai mekanisme organisasi. Dijadwalkan, seluruh tahapan untuk wilayah Jawa Timur dapat diselesaikan pada minggu kedua bulan April.

Lebih lanjut, Yudi menegaskan bahwa dalam penyusunan kepengurusan PAC ke depan, partai menargetkan komposisi yang proporsional dan inklusif.

Kepengurusan diharapkan diisi minimal 50 persen dari kalangan milenial dan generasi Z, serta sekurang-kurangnya 30 persen keterwakilan kader perempuan.

“Kebijakan ini merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam mendorong regenerasi dan penguatan peran perempuan di struktur partai, sehingga tercipta tata kelola organisasi yang adaptif, representatif, dan berkelanjutan,” tandasnya.

Melalui rangkaian konsolidasi ini, diharapkan struktur organisasi partai di Kota Blitar maupun Jawa Timur semakin solid, tertib administrasi, dan mampu menjalankan fungsi politik secara efektif dalam mendukung pembangunan daerah. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Ketika Pelari Kenya Terjebak di Jember, Gotong Royong Mengantarnya Pulang

JEMBER — Debu musim kemarau beterbangan di sepanjang jalan Kota Jember. Matahari siang memantulkan hawa panas dari ...
KRONIK

Puan Maharani Tekankan Literasi Digital dan Komunikasi Negara untuk Tangkal Hoaks tentang DPR

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan maraknya hoaks yang menyasar DPR RI menjadi pengingat pentingnya ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Dorong Pemkot Percepat Pembangunan Pintu Air Kali Jagir

SURABAYA – Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mempercepat ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong Pemkot Surabaya Proaktif Cari Pimpinan Perumda yang Kompeten

Anggota Komisi B DPRD Surabaya Baktiono meminta Pemkot Surabaya proaktif mencari figur profesional berkompeten ...
HEADLINE

Hasto: Program MBG Lebih Efektif Jika Libatkan Warung dan UMKM Lokal

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai Program Makan Bergizi Gratis akan lebih efektif jika melibatkan ...
KRONIK

Dongkrak UMKM, Business Matching BEC x SCF Capai Rp 1,22 Miliar

BANYUWANGI – Kolaborasi Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) yang digelar Pemkab Banyuwangi dan Sekarkijang Creative ...