Selasa
13 Oktober 2026 | 10 : 37

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Novita Hardini Dorong KWT Jadi Pioner Pengolahan Limbah Organik di Trenggalek

pdip-portal-1771196995011

TRENGGALEK – Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, semakin intens menggalakkan program Perempuan Sarinah (Selesaikan Masalah Sampah Organik dan Limbah) sebagai gerakan strategis perempuan dalam menjaga lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga.

Saat mengunjungi Kelompok Wanita Tani (KWT) Mawar di Desa Jambu, Kecamatan Tugu, Jumat (13/2/2026), legislator perempuan satu-satunya dari Dapil VII Jawa Timur itu menegaskan bahwa Trenggalek harus menjadi daerah yang berkembang tanpa mengeksploitasi alam, melainkan menjaga kelestariannya demi generasi mendatang.

“Kita ingin membangun ketahanan pangan, ketahanan lingkungan, dan ketahanan perempuan. Jangan sampai eksploitasi hari ini mengorbankan masa depan anak cucu kita,” tegasnya.

Melalui program Perempuan Sarinah, politisi muda PDI Perjuangan tersebut mendorong KWT menjadi pioner pengolahan sampah organik rumah tangga, limbah dapur SPPG, hingga sisa produksi menjadi pupuk organik bernilai ekonomi.

Langkah ini dinilai mampu menjawab dua persoalan sekaligus, yakni mahalnya harga pupuk dan meningkatnya volume sampah rumah tangga.

Dengan mengolah sampah menjadi pupuk, KWT tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan pertanian secara mandiri, tetapi juga berpeluang menjual hasil produksinya kepada petani dengan harga lebih terjangkau.

Dampaknya, ekonomi perempuan tumbuh sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Tak hanya sampah organik, Novita juga mendorong pengelolaan limbah minyak jelantah agar tidak mencemari lingkungan.

Ia menekankan pentingnya pembagian peran pengelolaan sampah mulai dari organik, non-organik, hingga minyak bekas secara terstruktur dan berbasis gotong royong.

“Kita ingin Trenggalek menuju zero sampah. Sampah tidak boleh dibakar, tetapi harus diolah agar memiliki nilai ekonomi,” ujarnya.

Gerakan tersebut sekaligus mendukung visi Pemerintah Kabupaten Trenggalek menuju Net Zero Carbon, terutama mengingat kondisi geografis daerah yang rawan bencana.

“Harapannya, ekonomi kelompok perempuan tumbuh, lingkungan semakin hijau, dan kita bisa lebih cepat mencapai target Net Zero Carbon,” pungkasnya. (aris/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Traktor Bantuan APBN Diduga Menyimpang, DPRD Jember: Dinas Pertanian Tidak Bisa Memberikan Data

JEMBER – Dugaan penyimpangan bantuan traktor dari APBN 2025 di Kabupaten Jember belum terjawab. Sejumlah kelompok ...
KRONIK

Gema 111.111 Al-Waqiah di Sumenep, Bupati Fauzi Ajak ASN Perkuat Budaya Religius

SUMENEP – Kementerian Agama Kabupaten Sumenep menginisiasi gerakan pembacaan bersama 111.111 kali Surat Al-Waqiah. ...
KRONIK

Atasi Kekeringan Dampak El Nino, Sonny Salurkan Bantuan Air Bersih ke Siliragung

BANYUWANGI – Dampak musim kemarau panjang akibat fenomena El Nino mulai dirasakan oleh sejumlah warga di wilayah ...
EKSEKUTIF

Promosi dan Mutasi Pejabat Pemkab Blitar Bakal Berbasis Manajemen Talenta

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto menegaskan promosi dan mutasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) ...
KABAR CABANG

DPC Tulungagung Dorong Media Partai Jadi Penyambung Lidah Rakyat

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung mendorong perombakan mendasar dalam ...
LEGISLATIF

Sampah Sungai Ancam Picu Banjir, Ketua DPRD Kota Malang Dorong Pemasangan Trash Boom

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mendorong Pemerintah Kota Malang memperkuat ...