Senin
24 Agustus 2026 | 3 : 54

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Novita Hardini Dorong KWT Jadi Pioner Pengolahan Limbah Organik di Trenggalek

pdip-portal-1771196995011

TRENGGALEK – Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, semakin intens menggalakkan program Perempuan Sarinah (Selesaikan Masalah Sampah Organik dan Limbah) sebagai gerakan strategis perempuan dalam menjaga lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga.

Saat mengunjungi Kelompok Wanita Tani (KWT) Mawar di Desa Jambu, Kecamatan Tugu, Jumat (13/2/2026), legislator perempuan satu-satunya dari Dapil VII Jawa Timur itu menegaskan bahwa Trenggalek harus menjadi daerah yang berkembang tanpa mengeksploitasi alam, melainkan menjaga kelestariannya demi generasi mendatang.

“Kita ingin membangun ketahanan pangan, ketahanan lingkungan, dan ketahanan perempuan. Jangan sampai eksploitasi hari ini mengorbankan masa depan anak cucu kita,” tegasnya.

Melalui program Perempuan Sarinah, politisi muda PDI Perjuangan tersebut mendorong KWT menjadi pioner pengolahan sampah organik rumah tangga, limbah dapur SPPG, hingga sisa produksi menjadi pupuk organik bernilai ekonomi.

Langkah ini dinilai mampu menjawab dua persoalan sekaligus, yakni mahalnya harga pupuk dan meningkatnya volume sampah rumah tangga.

Dengan mengolah sampah menjadi pupuk, KWT tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan pertanian secara mandiri, tetapi juga berpeluang menjual hasil produksinya kepada petani dengan harga lebih terjangkau.

Dampaknya, ekonomi perempuan tumbuh sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Tak hanya sampah organik, Novita juga mendorong pengelolaan limbah minyak jelantah agar tidak mencemari lingkungan.

Ia menekankan pentingnya pembagian peran pengelolaan sampah mulai dari organik, non-organik, hingga minyak bekas secara terstruktur dan berbasis gotong royong.

“Kita ingin Trenggalek menuju zero sampah. Sampah tidak boleh dibakar, tetapi harus diolah agar memiliki nilai ekonomi,” ujarnya.

Gerakan tersebut sekaligus mendukung visi Pemerintah Kabupaten Trenggalek menuju Net Zero Carbon, terutama mengingat kondisi geografis daerah yang rawan bencana.

“Harapannya, ekonomi kelompok perempuan tumbuh, lingkungan semakin hijau, dan kita bisa lebih cepat mencapai target Net Zero Carbon,” pungkasnya. (aris/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Konsolidasi Partai Tak Hanya Lewat Agenda Resmi, Armuji: Kegiatan Olahraga dan Seni Juga

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar konsolidasi internal bersama Prof. Dr. (H.C.) Hj. Megawati ...
KRONIK

Tari Remo Gagrak Anyar Buka Konsolidasi Internal DPD PDI Perjuangan Jatim

SURABAYA – Tari Remo Gagrak Anyar menjadi pembuka dalam kegiatan Konsolidasi Internal DPD PDI Perjuangan Jawa Timur ...
KRONIK

Merdeka Coffee Trail Run Sedot 700 Peserta, Erma Dorong Wisata dan Kopi Blitar Timur Naik Kelas

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Erma Susanti memadukan olahraga, wisata, dan kopi lokal ...
HEADLINE

Pompa Semangat Kader Jatim, Megawati Berpidato 2,5 Jam

SURABAYA – Ketua Umum PDI Perjuangan Hj Megawati Soekarnoputri memimpin konsolidasi internal DPD PDI Perjuangan ...
LEGISLATIF

Reses, Bambang Sutriyono Serap Aspirasi Warga Hal Pendidikan hingga Pertanian

BOJONEGORO — Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro dari Fraksi PDI Perjuangan, Bambang Sutriyono, menggelar reses ...
KRONIK

Ketua DPD PDIP Jatim Pastikan Program Kerakyatan Tepat Sasaran dan Merata

SURABAYA – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur MH Said Abdullah ingin memastikan setiap program kerakyatan yang ...