Jumat
15 Mei 2026 | 12 : 10

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Solidaritas dan Kenangan Iringi Misa Requiem Adi Sutarwijono

pdip-portal-1770851923170

SURABAYA – Hening menyelimuti ruang misa di Grand Heaven Surabaya, Rabu (11/2/2026) malam. Di antara doa-doa yang dipanjatkan, keluarga besar DPD PDI Perjuangan Jawa Timur hadir mengiringi misa requiem Ketua DPRD Kota Surabaya, Dominikus Adi Sutarwijono, sebagai penghormatan terakhir kepada sosok yang selama ini mereka kenal sebagai kader disiplin dan sahabat seperjuangan.

Sejak sore, jajaran pengurus DPD PDI Perjuangan Jatim berdatangan bersama perwakilan badan dan sayap partai. Kehadiran mereka bukan sekadar formalitas organisasi, melainkan bentuk solidaritas atas pengabdian panjang almarhum—yang akrab disapa Awi—dalam membesarkan partai dan memperjuangkan aspirasi rakyat.

Baca juga: Tokoh Lintas Kalangan Antar Adi Sutarwijono dalam Misa Requiem Penuh Kehangatan

Wakil Bendahara DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Susy Cecilia, menyebut kepergian Awi sebagai kehilangan besar bagi partai dan masyarakat Surabaya.

“Pak Awi adalah sosok yang humble, disiplin, dan taat pada arahan partai. Komunikasi dengan beliau tidak sulit, karena beliau selalu siap 24 jam untuk rakyat dan untuk partai,” ujarnya pelan menjelang misa.

Menurut Susy, almarhum dikenal konsisten menjalankan garis perjuangan partai. Dalam setiap amanah, ia menunjukkan loyalitas dan tanggung jawab tinggi, baik sebagai Ketua DPRD Kota Surabaya maupun sebagai kader senior.

Suasana misa berlangsung khidmat. Lantunan doa mengiringi kenangan tentang sosok yang semasa hidupnya aktif menjalin komunikasi lintas elemen masyarakat, tokoh agama, hingga organisasi kemasyarakatan.

Di kalangan legislatif, ia dikenal sebagai pemimpin yang terbuka dan mampu merangkul perbedaan.

Kehadiran jajaran DPD PDI Perjuangan Jatim dalam misa requiem itu menjadi simbol penghormatan terakhir bagi seorang senior partai yang jejak pengabdiannya masih terasa di banyak ruang—baik di gedung dewan maupun di tengah masyarakat.

Kepergian Adi Sutarwijono meninggalkan duka, namun juga warisan nilai tentang kedisiplinan, kesetiaan, dan kedekatan dengan rakyat yang akan terus dikenang. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Kembalikan Citra Kota Malang sebagai Kota Bunga, Eko Herdiyanto Dorong Penguatan Ruang Hijau di Perbatasan

Eko Herdiyanto mendorong penguatan ruang hijau di perbatasan demi mengembalikan citra Kota Malang sebagai Kota ...
KABAR CABANG

Ditinggal Berjualan, Dapur Mbah Rupini Terbakar, PAC Paron Salurkan Bantuan

  NGAWI – Sebuah bangunan dapur milik Rupini, warga Desa Jambangan, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, terbakar pada ...
KRONIK

Grisa Job Fair, Pemkab Ngawi Sinergikan Bidang Pendidikan dengan Industri

NGAWI – Halaman SMK PGRI 1 Ngawi dipadati pencari kerja dalam gelaran Grisa Job Fair 2026, Rabu (13/5/2026). Tidak ...
KABAR CABANG

Suratun Nasikhah Minta Minimal Satu Kader Muda Masuk Calon Pengurus Ranting PDIP

Suratun Nasikhah meminta minimal satu kader muda masuk komposisi calon pengurus ranting PDIP di tingkat desa. ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Sebut Penanganan Stunting di Surabaya Berhasil karena Gotong Royong

Eri Cahyadi menyebut keberhasilan penanganan stunting di Surabaya lahir dari gotong royong dan kolaborasi berbagai ...
KRONIK

UPRINTIS Futsal League 2026 Sukses Digelar, Mas Ipin Tunggu Full Season Bulan Depan

UPRINTIS Futsal League 2026 di Trenggalek sukses digelar. Novita Hardini siapkan Full Season lebih meriah bulan ...