Rabu
17 Juni 2026 | 8 : 23

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kembalikan Citra Kota Malang sebagai Kota Bunga, Eko Herdiyanto Dorong Penguatan Ruang Hijau di Perbatasan

pdip jatim 260319 eko herdiyanto

Eko Herdiyanto mendorong penguatan ruang hijau di perbatasan demi mengembalikan citra Kota Malang sebagai Kota Bunga.

MALANG — Ketua Komisi D DPRD Kota Malang, Eko Herdiyanto, mendorong agar penganggaran tahun ini mulai diarahkan untuk memperkuat ruang terbuka hijau (RTH) di wilayah perbatasan Kota Malang.

Menurutnya, wajah Kota Malang dari sisi utara, selatan, timur hingga barat harus benar-benar mencerminkan identitas sebagai Kota Bunga yang hijau, sejuk, dan nyaman.

“Kita ingin ketika orang masuk Kota Malang langsung merasakan suasana kota yang hijau dan nyaman. Itu harus terlihat dari taman, pohon dan ruang hijaunya,” ujar Eko kepada wartawan, Rabu (13/5/2026).

Sorotan tersebut dia sampaikan usai rangkaian Hari Jadi ke-112 Kota Malang bertema “Malang Kota Bersih Menuju Adipura untuk Indonesia ASRI”. Politisi senior PDI Perjuangan itu menilai upaya menuju Adipura 2026 tidak cukup hanya fokus pada persoalan sampah dan kebersihan lingkungan.

Pemerintah Kota Malang juga diminta serius membenahi minimnya perawatan taman kota, ruang terbuka hijau, hingga kampung tematik yang mulai kehilangan daya tariknya.

Menurut Eko, identitas Kota Malang sebagai Kota Bunga perlahan memudar akibat kurang optimalnya perawatan taman dan penghijauan.

“Kerindangan pohon-pohon dan taman-taman di Kota Malang ini sebenarnya punya potensi besar,” katanya.

Eko mencontohkan kondisi sejumlah kampung tematik seperti Kampung Warna-Warni dan Kampung 3G yang dulu sempat menjadi ikon wisata Kota Malang.

Namun belakangan, beberapa titik mulai terlihat kusam akibat minim revitalisasi dan perawatan berkelanjutan.

“Dulu kampung tematik itu luar biasa. Lampion hidup, taman kecil tertata, warna cat masih bagus dan menjadi daya tarik wisatawan. Sekarang ada beberapa titik yang mulai memudar,” ujarnya.

Menurutnya, revitalisasi taman dan kampung tematik tidak cukup hanya mengandalkan swadaya masyarakat. Pemerintah daerah dinilai harus hadir melalui dukungan anggaran dan perawatan rutin.

Meski demikian, Eko mengakui keterbatasan anggaran menjadi tantangan utama dalam pengelolaan taman dan ruang hijau kota.

Beberapa tahun terakhir, fokus pemerintah disebut lebih banyak terserap untuk penanganan sampah yang volumenya mencapai sekitar 600 hingga 800 ton per hari.

Selain itu, anggaran juga digunakan untuk pemangkasan pohon dan penanganan kebersihan rutin.

“Karena fokusnya ke sampah dan pemeliharaan rutin lainnya, akhirnya ada taman-taman yang perawatannya kurang maksimal,” tegasnya.

Komisi D DPRD Kota Malang juga menyoroti capaian ruang terbuka hijau Kota Malang yang dinilai masih belum ideal. Saat ini, capaian RTH disebut masih berada di kisaran 17 hingga 18 persen, sementara target nasional mencapai 20 persen.

Eko menilai keterbatasan lahan memang menjadi tantangan.

Namun ia menyebut masih banyak potensi lahan fasilitas umum dan fasilitas sosial dari kawasan perumahan yang belum dimanfaatkan maksimal.

“Masih banyak fasum-fasos perumahan yang belum diserahkan dan itu sebenarnya bisa menjadi potensi ruang hijau baru,” katanya.

Eko berharap momentum Hari Jadi ke-112 Kota Malang menjadi titik awal kebangkitan untuk mengembalikan citra Kota Malang sebagai Kota Bunga.

Menurutnya, komitmen dan gerakan nyata dibutuhkan agar taman kota dan kampung tematik kembali hidup dan menjadi kebanggaan warga.

“Kalau taman dirawat rutin, kerusakan tidak akan besar. Yang penting ada komitmen supaya taman dan kampung tematik yang mulai terbengkalai bisa hidup kembali,” pungkasnya. (ull/pr)

Eko Herdiyanto, Kota Malang, Kota Bunga, ruang terbuka hijau Malang, kampung tematik Malan

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDIP Kota Malang Gelorakan Semangat Gotong Royong Lewat Beragam Aksi Nyata di Bulan Bung Karno 2026

DPC PDI Perjuangan Kota Malang menggelar rangkaian kegiatan Bulan Bung Karno 2026 mulai dari bakti sosial, bazar ...
KRONIK

PDI Perjuangan Ingatkan 169 Juta Kelas Menengah Terancam Ambruk Imbas Pertamax Naik

SURABAYA – Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Industri, Perdagangan, dan Tenaga Kerja, Darmadi Durianto, ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim Desak Raperda Disabilitas Jadi Instrumen Nyata Pemenuhan Hak Warga

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menegaskan Raperda Disabilitas harus menjadi instrumen perubahan sosial yang ...
KRONIK

Binti Luklukah PDIP Salurkan Bantuan untuk Yayasan Lansia dan ODGJ

TULUNGAGUNG – Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Tulungagung, Binti Luklukah menyalurkan bantuan kepada yayasan lansia ...
KRONIK

Koperasi Mega Bhakti PDIP Jatim Luncurkan Red Corner, Ruang Kreatif untuk Desainer Muda dan UMKM

Koperasi Mega Bhakti DPD PDI Perjuangan Jawa Timur meluncurkan Red Corner sebagai ruang kreatif bagi desainer muda, ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Desak Pemkab Malang Beralih ke Sistem Digital untuk Optimalkan Pendapatan Daerah

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang Abdul Qodir mendorong percepatan digitalisasi pengelolaan ...