Kamis
14 Mei 2026 | 11 : 29

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Grisa Job Fair, Pemkab Ngawi Sinergikan Bidang Pendidikan dengan Industri

IMG-20260513-WA0057_copy_788x525

NGAWI – Halaman SMK PGRI 1 Ngawi dipadati pencari kerja dalam gelaran Grisa Job Fair 2026, Rabu (13/5/2026). Tidak kurang dari 1.000 orang berburu peluang kerja dari puluhan perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan.

Sedikitnya 25 perusahaan ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Sebanyak 17 di antaranya merupakan perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Ngawi. Tidak hanya diminati warga lokal, job fair ini juga menarik pencari kerja dari luar daerah.

Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko yang membuka kegiatan tersebut mengatakan, job fair merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah, dunia pendidikan, dan sektor industri dalam menjawab kebutuhan ketenagakerjaan di Kabupaten Ngawi.

Kegiatan itu melibatkan Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Tenaga Kerja, Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, lembaga pendidikan, serta perusahaan dan industri.

“Job fair ini adalah bentuk sinergi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan perusahaan atau industri. Fungsi kita menjembatani kebutuhan tenaga kerja perusahaan agar bisa terpenuhi, sekaligus memastikan potensi SDM Kabupaten Ngawi bisa terserap di berbagai lapangan pekerjaan,” kata Wabup Antok.

Menurutnya, penyerapan tenaga kerja berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Kabupaten Ngawi mengalami peningkatan, sementara angka kemiskinan terus menurun.

“Ini bentuk nyata upaya Pemerintah Kabupaten Ngawi untuk memberikan fasilitas kepada masyarakat dalam mencari pekerjaan,” ujarnya.

Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan tersebut juga cukup tinggi. Hingga pelaksanaan job fair berlangsung, jumlah pendaftar secara daring telah mencapai sekitar 1.000 orang, belum termasuk pelamar yang datang langsung ke lokasi.

Wabup Antok mengatakan, tingginya minat pencari kerja terlihat dari ramainya stan perusahaan yang telah berdiri di Kabupaten Ngawi di agenda itu. Selain lowongan kerja lokal, tersedia pula peluang kerja di luar daerah hingga luar negeri.

Ia menambahkan, kualitas dan kuantitas sumber daya manusia di Kabupaten Ngawi menjadi salah satu parameter penting bagi investor sebelum menanamkan modal di daerah.

“Investor melihat bagaimana kualitas dan kuantitas SDM kita. Itu menjadi salah satu indikator atau parameter sebelum mereka menanamkan investasi di Kabupaten Ngawi,” katanya.

Menurut Wabup Antok, sejumlah perusahaan yang belum beroperasi di Ngawi bahkan mulai melakukan rekrutmen tenaga kerja. Di antaranya PT Sintek dan beberapa perusahaan lain yang masih dalam tahap persiapan operasional.

“Ini menunjukkan bahwa potensi tenaga kerja di Kabupaten Ngawi mulai dilirik dan dipersiapkan untuk mendukung kebutuhan industri ke depan,” pungkasnya. (amd/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Grisa Job Fair, Pemkab Ngawi Sinergikan Bidang Pendidikan dengan Industri

NGAWI – Halaman SMK PGRI 1 Ngawi dipadati pencari kerja dalam gelaran Grisa Job Fair 2026, Rabu (13/5/2026). Tidak ...
KABAR CABANG

Suratun Nasikhah Minta Minimal Satu Kader Muda Masuk Calon Pengurus Ranting PDIP

Suratun Nasikhah meminta minimal satu kader muda masuk komposisi calon pengurus ranting PDIP di tingkat desa. ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Sebut Penanganan Stunting di Surabaya Berhasil karena Gotong Royong

Eri Cahyadi menyebut keberhasilan penanganan stunting di Surabaya lahir dari gotong royong dan kolaborasi berbagai ...
KRONIK

UPRINTIS Futsal League 2026 Sukses Digelar, Mas Ipin Tunggu Full Season Bulan Depan

UPRINTIS Futsal League 2026 di Trenggalek sukses digelar. Novita Hardini siapkan Full Season lebih meriah bulan ...
KRONIK

Bupati Lukman Coba Tanam Padi dengan Rice Transplanter, Dorong Modernisasi Pertanian

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan memperkuat sektor pertanian dengan modernisasi alat dan metode ...
KRONIK

Bu Risma Melayat ke Rumah Duka Sopir Ambulans Baguna Sidoarjo, Serahkan Santunan BPJS Rp 118,5 Juta

​SIDOARJO – Mantan Menteri Sosial, Tri Rismaharini, menyerahkan secara langsung santunan kematian dari BPJS ...