BLITAR — Di tengah suasana duka akibat bencana angin puting beliung, kehadiran Bupati Blitar Rijanto menjadi penguat bagi warga terdampak. Orang nomor satu di Kabupaten Blitar itu turun langsung ke lapangan, memastikan penanganan bencana berjalan cepat sekaligus menyentuh kebutuhan warga.
Salah satu lokasi yang dikunjungi Rijanto adalah rumah milik Mbah Mulyono, warga Desa Mbacem, Kecamatan Ponggok, yang roboh total diterjang puting beliung beberapa hari lalu.
Pada Jumat (6/2/2026), Rijanto hadir bersama jajaran OPD terkait, BPBD, Baznas, PMI, Forkopimcam Ponggok, tokoh masyarakat, serta relawan Laskar Peduli Kasih.
Tak sekadar meninjau kerusakan, Rijanto juga menyerahkan bantuan kepada korban dan secara simbolis meletakkan batu pertama sebagai tanda dimulainya program bedah rumah. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemulihan agar warga terdampak bisa segera kembali memiliki tempat tinggal yang layak.
Rijanto menjelaskan, pemerintah daerah bergerak sejak awal kejadian. Berdasarkan pendataan sementara, sedikitnya 102 rumah warga terdampak puting beliung yang tersebar di Dusun Sumnernanas, Desa Ponggok, Desa Kebonduren, dan Desa Ringinanyar.

“Dalam kondisi seperti ini, pemerintah harus hadir. Bukan hanya lewat kebijakan, tapi melalui tindakan nyata di lapangan,” ujar Rijanto.
Ia memastikan, seluruh rumah terdampak telah mendapatkan penanganan sesuai tingkat kerusakannya. Penanganan tidak hanya difokuskan pada masa tanggap darurat, tetapi juga pemulihan, agar warga bisa kembali beraktivitas secara normal.
Dalam kesempatan itu, Rijanto juga mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat dan relawan yang saling membantu sejak bencana terjadi. Menurutnya, kebersamaan menjadi kekuatan utama dalam mempercepat pemulihan pascabencana.
“Gotong royong adalah kekuatan masyarakat Blitar. Dengan kebersamaan, setiap musibah bisa kita lewati bersama,” kata politisi PDI Perjuangan tersebut.
Melalui langkah cepat dan kehadiran langsung di tengah warga, Pemerintah Kabupaten Blitar berharap penanganan dampak puting beliung dapat berjalan optimal sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah. (aris/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










