Rabu
14 Oktober 2026 | 3 : 56

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pramesti Cup #1, Fasilitasi Mimpi Anak-anak Ngawi jadi Seperti Irfan Jauhari Hingga Messi

IMG-20260202-WA0040_copy_641x408

NGAWI – Gemuruh sorak-sorai penonton memadati Lapangan Merdeka Walikukun, Desa Walikukun, Kecamatan Widodaren, pada Minggu (1/2/2026).

Sebanyak 15 tim sepak bola usia dini saling beradu teknik dan sportivitas dalam ajang Pramesti Cup #1, sebuah turnamen yang digagas Agung Rezkina Pramesti.

Turnamen ini bukan sekadar ajang perebutan trofi dan hadiah. Lebih dari itu, Pramesti Cup #1 dirancang sebagai kawah candradimuka untuk menjaring bakat-bakat terpendam pesepak bola muda dari berbagai pelosok Kabupaten Ngawi.

Kompetisi ini mempertandingkan dua kategori umur, yakni U-11 dan U-13, dengan format permainan 7 lawan 7. Antusiasme terlihat jelas dari semangat para pemain cilik yang berlaga dengan penuh ambisi namun tetap menjunjung tinggi fair play.

Agung Rezkina Pramesti, yang juga legislator dari Fraksi PDI Perjuangan Ngawi, mengungkapkan bahwa sepak bola dipilih karena sifatnya yang inklusif dan merakyat.

“Sepak bola adalah olahraga rakyat. Siapa pun bisa main tanpa perlu biaya mahal. Melalui turnamen ini, kami ingin memfasilitasi anak-anak agar bakat mereka tidak hanya terpendam di gang-gang desa, tapi punya panggung nyata,” ujar Agung, Senin (2/2/2026).

Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi, Agung menganalogikan pembinaan atlet seperti bercocok tanam. Menurutnya, kejayaan sepak bola Ngawi di masa depan sangat bergantung pada perhatian yang diberikan kepada generasi saat ini.

“Tidak ada buah yang bisa dipanen tanpa proses menanam. Turnamen ini adalah pintu gerbang. Kami ingin anak-anak memiliki wadah untuk mengasah fisik dan mental sehingga mereka siap melangkah ke jenjang yang lebih profesional,” tambahnya.

Agung juga mencatat bahwa geliat sepak bola di Ngawi kian meningkat seiring dengan tren positif prestasi Persinga Ngawi dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini memicu semangat untuk menggelar lebih banyak kompetisi berjenjang.

Melihat kesuksesan edisi perdana ini, Pramesti Cup direncanakan akan menjadi agenda rutin setiap tahun. Harapannya, konsistensi kompetisi ini dapat menjauhkan anak-anak dari pengaruh negatif dan mengarahkan mereka pada kegiatan yang produktif sekaligus menyehatkan.

“Kami berkomitmen menjadikan ini agenda tahunan. Targetnya jelas, mengakomodasi mimpi anak-anak Ngawi untuk menjadi bintang lapangan hijau di masa depan,” pungkasnya.

Mimpi anak-anak muda Ngawi merumput di lapangan sepak bola melambung tinggi.

Menjadi seperti pendahulunya asal Ngawi, Irfan Jauhari (25 tahun), pemain Persis Solo yang pernah membobol gawang Thailand dan mengantarkan Indonesia meraih
medali Emas SEA Games 2023.

Bahkan hingga menjadi jagoan menggocek bola seperti Lionel Messi.(ahm/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Puan Desak Tambahan Pasokan BBM Bali Diikuti Perbaikan Distribusi hingga SPBU

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak pemerintah dan Pertamina memastikan tambahan pasokan bahan bakar ...
KRONIK

PDIP Surabaya Fokus Konsolidasi dan Kerja Kerakyatan untuk Menangkan Pemilu 2029

SURABAYA – DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya memprioritaskan konsolidasi organisasi dan penguatan kerja kerakyatan ...
KRONIK

Pemkab Banyuwangi Gelar Operasi Katarak Gratis, Bantu 4.869 Warga

BANYUWANGI –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi melalui kolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) ...
KRONIK

Apresiasi Dedikasi Guru Ngaji, Hj. Ansari PDIP Salurkan Bantuan untuk Nenek Suidah

PAMEKASAN – Ketulusan Nenek Suidah (100), guru ngaji sebatang kara asal Dusun Toronan, Desa Larangan Badung, ...
KRONIK

Bantu Warga Terdampak Kekeringan, Nur Hakim PDIP Distribusikan Air Bersih

BANGKALAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Bangkalan, Nur Hakim, menyalurkan bantuan air bersih pada ...
KRONIK

Dugaan Pungli Lahan Perhutanan Sosial, DPRD Jember Minta Dinas Kehutanan Jatim Buka Data KHDPK

JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Jember, Candra Ary Fianto, meminta Cabang Dinas Kehutanan Jawa Timur membuka ...