Minggu
31 Mei 2026 | 1 : 09

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pramesti Cup #1, Fasilitasi Mimpi Anak-anak Ngawi jadi Seperti Irfan Jauhari Hingga Messi

IMG-20260202-WA0040_copy_641x408

NGAWI – Gemuruh sorak-sorai penonton memadati Lapangan Merdeka Walikukun, Desa Walikukun, Kecamatan Widodaren, pada Minggu (1/2/2026).

Sebanyak 15 tim sepak bola usia dini saling beradu teknik dan sportivitas dalam ajang Pramesti Cup #1, sebuah turnamen yang digagas Agung Rezkina Pramesti.

Turnamen ini bukan sekadar ajang perebutan trofi dan hadiah. Lebih dari itu, Pramesti Cup #1 dirancang sebagai kawah candradimuka untuk menjaring bakat-bakat terpendam pesepak bola muda dari berbagai pelosok Kabupaten Ngawi.

Kompetisi ini mempertandingkan dua kategori umur, yakni U-11 dan U-13, dengan format permainan 7 lawan 7. Antusiasme terlihat jelas dari semangat para pemain cilik yang berlaga dengan penuh ambisi namun tetap menjunjung tinggi fair play.

Agung Rezkina Pramesti, yang juga legislator dari Fraksi PDI Perjuangan Ngawi, mengungkapkan bahwa sepak bola dipilih karena sifatnya yang inklusif dan merakyat.

“Sepak bola adalah olahraga rakyat. Siapa pun bisa main tanpa perlu biaya mahal. Melalui turnamen ini, kami ingin memfasilitasi anak-anak agar bakat mereka tidak hanya terpendam di gang-gang desa, tapi punya panggung nyata,” ujar Agung, Senin (2/2/2026).

Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi, Agung menganalogikan pembinaan atlet seperti bercocok tanam. Menurutnya, kejayaan sepak bola Ngawi di masa depan sangat bergantung pada perhatian yang diberikan kepada generasi saat ini.

“Tidak ada buah yang bisa dipanen tanpa proses menanam. Turnamen ini adalah pintu gerbang. Kami ingin anak-anak memiliki wadah untuk mengasah fisik dan mental sehingga mereka siap melangkah ke jenjang yang lebih profesional,” tambahnya.

Agung juga mencatat bahwa geliat sepak bola di Ngawi kian meningkat seiring dengan tren positif prestasi Persinga Ngawi dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini memicu semangat untuk menggelar lebih banyak kompetisi berjenjang.

Melihat kesuksesan edisi perdana ini, Pramesti Cup direncanakan akan menjadi agenda rutin setiap tahun. Harapannya, konsistensi kompetisi ini dapat menjauhkan anak-anak dari pengaruh negatif dan mengarahkan mereka pada kegiatan yang produktif sekaligus menyehatkan.

“Kami berkomitmen menjadikan ini agenda tahunan. Targetnya jelas, mengakomodasi mimpi anak-anak Ngawi untuk menjadi bintang lapangan hijau di masa depan,” pungkasnya.

Mimpi anak-anak muda Ngawi merumput di lapangan sepak bola melambung tinggi.

Menjadi seperti pendahulunya asal Ngawi, Irfan Jauhari (25 tahun), pemain Persis Solo yang pernah membobol gawang Thailand dan mengantarkan Indonesia meraih
medali Emas SEA Games 2023.

Bahkan hingga menjadi jagoan menggocek bola seperti Lionel Messi.(ahm/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

PDI Perjuangan Ponorogo Target Pertahankan Kemenangan dan Tambah Kursi di Pemilu 2029

PONOROGO – Wakabid Ideologi dan Kaderisasi DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Bambang Yuwono, menegaskan pentingnya ...
EKSEKUTIF

Rijanto Akui Infrastruktur Jalan Jadi Pekerjaan Rumah Besar Pemkab Blitar

Bupati Blitar Rijanto mengakui perbaikan infrastruktur jalan masih menjadi pekerjaan rumah besar Pemkab Blitar. ...
KRONIK

Tari Bujang Ganong Buka Pelantikan PAC PDI Perjuangan se-Kabupaten Ponorogo

PONOROGO – Tari Bujang Ganong tampil memukau sebagai pembuka dalam acara pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI ...
KRONIK

Harga Bahan Pangan Naik, Wiwin Sumrambah Sebut Faktor Global hingga Cuaca Ekstrem

JOMBANG – Kenaikan harga sejumlah bahan pangan di Jawa Timur menjadi sorotan DPRD Jawa Timur.Anggota Fraksi PDI ...
KRONIK

Deni Wicaksono Minta Kader PDIP Aktif di Medsos, Pertarungan Politik Terjadi di Dunia Maya

PONOROGO – Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, meminta seluruh kader Partai untuk aktif ...
KRONIK

Deni: PDI Perjuangan Memberi Anak Muda Ruang dan Tanggung Jawab Berjuang Bersama

PONOROGO – Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, mengingatkan kader PDI Perjuangan untuk tidak ...