Sabtu
05 September 2026 | 10 : 57

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ruwatan Massal Warnai HUT ke-53 PDIP di Madiun, Ristu Nugroho: Tradisi Jangan Sampai Punah

pdip ruwatan massal

MADIUN — Ruwatan massal yang diikuti sekitar 200 peserta menjadi pembuka rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-53 PDI Perjuangan di Sasana Kridha Mulya, Desa Babadan Lor, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Minggu (31/1/2026).

Tradisi adat ini digelar sebagai upaya menghidupkan kembali kearifan lokal yang mulai tergerus zaman.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Ristu Nugroho, menyebut ruwatan massal merupakan bagian dari warisan budaya yang memiliki nilai spiritual dan sosial tinggi, namun kini mulai jarang dilakukan.

“Ruwatan ini adalah tradisi leluhur kita yang perlahan mulai luntur. Karena itu kami berupaya menghidupkannya kembali, dan ternyata respons masyarakat sangat luar biasa,” kata Ristu.

Ia menjelaskan, meski persiapan kegiatan terbilang singkat, antusiasme warga justru tinggi. Hal ini menunjukkan masih kuatnya keterikatan masyarakat dengan nilai-nilai budaya dan tradisi lokal.

Lebih dari sekadar ritual adat, ruwatan massal juga menjadi sarana penyampaian pesan ideologis dan sosial. Ristu menegaskan, kegiatan ini sejalan dengan pesan Ketua Umum PDI Perjuangan agar kader dan masyarakat kembali membumikan nilai Pancasila, terutama semangat gotong royong.

Selain itu, ruwatan massal juga dimaknai sebagai pengingat pentingnya menjaga keseimbangan hubungan manusia dengan alam. Menurut Ristu, berbagai bencana alam yang terjadi belakangan ini tidak lepas dari kerusakan lingkungan.

“Ibu Ketua Umum berpesan agar alam tidak hanya dimanfaatkan, tetapi juga dirawat dan dipelihara. Ruwatan ini menjadi simbol kepedulian terhadap harmoni antara manusia, alam, dan Tuhan,” ujarnya.

Ristu berharap, melalui ruwatan massal dan rangkaian kegiatan budaya lainnya, PDI Perjuangan tidak hanya hadir sebagai kekuatan politik, tetapi juga sebagai penggerak pelestarian budaya dan perekat sosial masyarakat.

“Kami ingin PDI Perjuangan tumbuh bersama rakyat, menjaga tradisi, merawat alam, dan memperkuat kebersamaan,” tutupnya. (ahm/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDI Perjuangan Trenggalek Gelontor Ribuan Liter Air Bersih, Sehari Lima Desa Jadi Sasaran

TRENGGALEK – PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek menggelontorkan ribuan liter air bersih ke desa-desa yang ...
KRONIK

Banyuwangi Gelar “Festival Literasi Using”, Upaya Lestarikan Bahasa Daerah

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menggelar Festival Literasi Using. Ajang ini menjadi cara ...
LEGISLATIF

Model Malang Berhasil, Untari Akan Perluas Pelestarian Aksara Jawa ke Seluruh Sekolah di Jatim

MALANG – Keberhasilan penerapan model pembelajaran dan pelestarian aksara Jawa di sejumlah sekolah di Malang ...
KRONIK

Waktu Tinggal Tiga Bulan, Widarto Pesimistis APBD Jember 2026 Terserap Optimal

JEMBER – Tambahan ruang fiskal Kabupaten Jember mencapai ratusan miliar rupiah. Namun, waktu untuk membelanjakannya ...
KRONIK

Di Tempat Hasto Dilahirkan, Demokrasi Dibicarakan Lewat Gamelan dan Tarian

YOGYAKARTA – Tidak ada kemewahan ruang pertemuan hotel. Tidak ada pendingin udara yang membuat suasana malam terasa ...
LEGISLATIF

Puan Dukung Penegakan Hukum 21 Badan Usaha Terkait Karhutla, Minta Prosesnya Transparan

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendukung langkah Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) melakukan penegakan hukum ...