Rabu
21 Oktober 2026 | 12 : 01

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ruwatan Massal Warnai HUT ke-53 PDIP di Madiun, Ristu Nugroho: Tradisi Jangan Sampai Punah

pdip ruwatan massal

MADIUN — Ruwatan massal yang diikuti sekitar 200 peserta menjadi pembuka rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-53 PDI Perjuangan di Sasana Kridha Mulya, Desa Babadan Lor, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Minggu (31/1/2026).

Tradisi adat ini digelar sebagai upaya menghidupkan kembali kearifan lokal yang mulai tergerus zaman.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Ristu Nugroho, menyebut ruwatan massal merupakan bagian dari warisan budaya yang memiliki nilai spiritual dan sosial tinggi, namun kini mulai jarang dilakukan.

“Ruwatan ini adalah tradisi leluhur kita yang perlahan mulai luntur. Karena itu kami berupaya menghidupkannya kembali, dan ternyata respons masyarakat sangat luar biasa,” kata Ristu.

Ia menjelaskan, meski persiapan kegiatan terbilang singkat, antusiasme warga justru tinggi. Hal ini menunjukkan masih kuatnya keterikatan masyarakat dengan nilai-nilai budaya dan tradisi lokal.

Lebih dari sekadar ritual adat, ruwatan massal juga menjadi sarana penyampaian pesan ideologis dan sosial. Ristu menegaskan, kegiatan ini sejalan dengan pesan Ketua Umum PDI Perjuangan agar kader dan masyarakat kembali membumikan nilai Pancasila, terutama semangat gotong royong.

Selain itu, ruwatan massal juga dimaknai sebagai pengingat pentingnya menjaga keseimbangan hubungan manusia dengan alam. Menurut Ristu, berbagai bencana alam yang terjadi belakangan ini tidak lepas dari kerusakan lingkungan.

“Ibu Ketua Umum berpesan agar alam tidak hanya dimanfaatkan, tetapi juga dirawat dan dipelihara. Ruwatan ini menjadi simbol kepedulian terhadap harmoni antara manusia, alam, dan Tuhan,” ujarnya.

Ristu berharap, melalui ruwatan massal dan rangkaian kegiatan budaya lainnya, PDI Perjuangan tidak hanya hadir sebagai kekuatan politik, tetapi juga sebagai penggerak pelestarian budaya dan perekat sosial masyarakat.

“Kami ingin PDI Perjuangan tumbuh bersama rakyat, menjaga tradisi, merawat alam, dan memperkuat kebersamaan,” tutupnya. (ahm/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Banyuwangi Gelar Rembug Santri, Ruang Jaring Aspirasi Generasi Pesantren

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi terus berupaya menghadirkan program pembangunan yang inklusif ...
EKSEKUTIF

2027, Alur Pelayanan Seluruh Puskesmas Surabaya Diselaraskan dengan Rumah Sakit

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan menyelaraskan alur pelayanan seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat ...
LEGISLATIF

Minta Tak Ada Pungutan Pemakaman, Kaji Ipuk: Jangan Bebani Keluarga Berduka

SURABAYA – Ketua DPRD Kota Surabaya Syaifuddin Zuhri meminta pengelola tempat pemakaman umum (TPU) tidak melakukan ...
LEGISLATIF

Indi Naidha Prihatin Dugaan Kekerasan Siswa Sekolah Rakyat Jember

JEMBER – Sekretaris Komisi D DPRD Jember, Indi Naidha, menyoroti dugaan kekerasan terhadap tiga siswa Sekolah ...
KRONIK

Gus Falah Desak Kasus Penganiayaan Terhadap Kepsek Lamongan Diusut Tuntas

LAMONGAN – Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan dari Dapil X (Lamongan-Gresik), Nasyirul Falah Amru yang akrab ...
EKSEKUTIF

Bupati Blitar Dorong Santri Percaya Diri dan Berani Tampil Lewat Lomba Pidato

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto mendorong para santri terus mengembangkan kemampuan berbicara di depan umum, ...