Selasa
03 November 2026 | 2 : 52

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sempat Tertunda, Proyek Rumah Pompa Nginden Resmi Jalan untuk Kendalikan Banjir

pdip jatim 260130 ei

SURABAYA — Setelah sempat tertunda akibat perbedaan pandangan trase lahan, proyek pembangunan Rumah Pompa Nginden akhirnya resmi disepakati dan siap dijalankan.

Proyek senilai sekitar Rp65 miliar ini diharapkan menjadi solusi pengendalian banjir di kawasan Surabaya Timur, khususnya Semolowaru, Medokan Semampir, dan Nginden Jangkungan.

Kesepakatan tersebut tercapai dalam rapat dengar pendapat (RDP) Komisi C DPRD Kota Surabaya bersama Pemerintah Kota Surabaya dan pihak Gereja Bethany, Rabu (29/1/2026), setelah melalui serangkaian kajian teknis.

Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan menyampaikan, trase pembangunan rumah pompa akan melintasi sebagian lahan yang selama ini dimanfaatkan untuk aktivitas Gereja Bethany.

“Namun perlu ditegaskan bahwa lahan tersebut berstatus Izin Pemakaian Tanah (IPT), sehingga secara hukum merupakan aset milik Pemerintah Kota Surabaya,” ujar Eri, dikutip Jumat (30/1/2026).

Ia memastikan seluruh area yang terdampak pekerjaan konstruksi akan dikembalikan ke kondisi semula setelah proyek selesai. Jika sebelumnya berupa paving atau fasilitas tertentu, Pemkot akan memulihkannya seperti sediakala.

“Termasuk area parkir motor milik Gereja Bethany yang terdampak pembangunan akan dibangunkan kembali oleh Pemkot di sisi utara lokasi,” ungkap politisi muda PDI Perjuangan ini.

Menurut Eri, proyek ini sebelumnya tertunda karena perbedaan pandangan terkait jalur trase yang paling efektif. Setelah dilakukan kajian mendalam, trase yang disepakati dinilai sebagai opsi terbaik dan paling efisien.

“Pembangunan Rumah Pompa Nginden direncanakan mulai April 2026 dengan anggaran sekitar Rp65 miliar. Proyek ini merupakan bagian dari rencana pembangunan dua rumah pompa baru di wilayah tersebut,” tegasnya.

Pemkot Surabaya menekankan pembangunan rumah pompa ini bukan untuk kepentingan satu pihak, melainkan untuk pengendalian banjir yang berdampak luas bagi masyarakat.

“Air dari wilayah Kalijagir nantinya akan dialirkan ke Rumah Pompa Nginden untuk mempercepat surutnya genangan di sejumlah kawasan,” terangnya.

Wilayah yang diperkirakan mendapat manfaat langsung antara lain Kelurahan Nginden Jangkungan, Semolowaru, Waru, dan Medokan Semampir. Sebagian wilayah Rungkut dan Klampis Ngasem juga diproyeksikan terdampak positif, meski tidak secara menyeluruh.

“Dengan tercapainya kesepakatan ini, Pemkot Surabaya berharap pembangunan Rumah Pompa Nginden dapat berjalan lancar dan menjadi solusi jangka panjang persoalan banjir di Surabaya Timur,” pungkas Eri. (gio/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDI Perjuangan Kota Madiun dan Komunitas Big Bantaran Kali Matangkan Rencana Aksi Merawat Pertiwi

MADIUN – Usulan warga untuk menanam pohon mangga di sepanjang bantaran Kali Madiun menjadi bagian dari aksi Merawat ...
LEGISLATIF

Sri Untari Ajak Emak-emak Malang Pilah Sampah dari Rumah, Limbah Bisa Jadi Sumber Cuan

MALANG – Kesadaran memilah sampah dari rumah mulai tumbuh di kalangan warga Kota Malang setelah mengikuti ...
KRONIK

Warga Tanpa Identitas Luput dari Bansos, Widarto Sebut Kemiskinan Bukan Sekadar Angka Statistik

JEMBER – Penurunan jumlah penduduk miskin di Kabupaten Jember sekitar 15 ribu orang dalam setahun terakhir belum ...
EKSEKUTIF

Inovasi Sosialisasi Regulasi, Pemkab Ngawi Gelar Lomba Cerdas Cermat Tata Ruang Libatkan Warga

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menggelar Festival Tata ...
KRONIK

Aris Sulawan Bersama Warga Walikukun Gotong Royong Bangun Sejumlah Bak Sampah

NGAWI – Keterbatasan fasilitas pembuangan sampah masih menjadi persoalan kebersihan lingkungan di sejumlah wilayah ...
EKSEKUTIF

BKK Desa di Ngawi dari P-APBD 2026 Kisaran Rp 100 – 200 Juta

NGAWI – Sebanyak 122 desa di Kabupaten Ngawi mendapatkan alokasi Bantuan Keuangan Khusus (BKK) desa pada perubahan ...