Kamis
17 September 2026 | 7 : 20

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sempat Tertunda, Proyek Rumah Pompa Nginden Resmi Jalan untuk Kendalikan Banjir

pdip jatim 260130 ei

SURABAYA — Setelah sempat tertunda akibat perbedaan pandangan trase lahan, proyek pembangunan Rumah Pompa Nginden akhirnya resmi disepakati dan siap dijalankan.

Proyek senilai sekitar Rp65 miliar ini diharapkan menjadi solusi pengendalian banjir di kawasan Surabaya Timur, khususnya Semolowaru, Medokan Semampir, dan Nginden Jangkungan.

Kesepakatan tersebut tercapai dalam rapat dengar pendapat (RDP) Komisi C DPRD Kota Surabaya bersama Pemerintah Kota Surabaya dan pihak Gereja Bethany, Rabu (29/1/2026), setelah melalui serangkaian kajian teknis.

Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan menyampaikan, trase pembangunan rumah pompa akan melintasi sebagian lahan yang selama ini dimanfaatkan untuk aktivitas Gereja Bethany.

“Namun perlu ditegaskan bahwa lahan tersebut berstatus Izin Pemakaian Tanah (IPT), sehingga secara hukum merupakan aset milik Pemerintah Kota Surabaya,” ujar Eri, dikutip Jumat (30/1/2026).

Ia memastikan seluruh area yang terdampak pekerjaan konstruksi akan dikembalikan ke kondisi semula setelah proyek selesai. Jika sebelumnya berupa paving atau fasilitas tertentu, Pemkot akan memulihkannya seperti sediakala.

“Termasuk area parkir motor milik Gereja Bethany yang terdampak pembangunan akan dibangunkan kembali oleh Pemkot di sisi utara lokasi,” ungkap politisi muda PDI Perjuangan ini.

Menurut Eri, proyek ini sebelumnya tertunda karena perbedaan pandangan terkait jalur trase yang paling efektif. Setelah dilakukan kajian mendalam, trase yang disepakati dinilai sebagai opsi terbaik dan paling efisien.

“Pembangunan Rumah Pompa Nginden direncanakan mulai April 2026 dengan anggaran sekitar Rp65 miliar. Proyek ini merupakan bagian dari rencana pembangunan dua rumah pompa baru di wilayah tersebut,” tegasnya.

Pemkot Surabaya menekankan pembangunan rumah pompa ini bukan untuk kepentingan satu pihak, melainkan untuk pengendalian banjir yang berdampak luas bagi masyarakat.

“Air dari wilayah Kalijagir nantinya akan dialirkan ke Rumah Pompa Nginden untuk mempercepat surutnya genangan di sejumlah kawasan,” terangnya.

Wilayah yang diperkirakan mendapat manfaat langsung antara lain Kelurahan Nginden Jangkungan, Semolowaru, Waru, dan Medokan Semampir. Sebagian wilayah Rungkut dan Klampis Ngasem juga diproyeksikan terdampak positif, meski tidak secara menyeluruh.

“Dengan tercapainya kesepakatan ini, Pemkot Surabaya berharap pembangunan Rumah Pompa Nginden dapat berjalan lancar dan menjadi solusi jangka panjang persoalan banjir di Surabaya Timur,” pungkas Eri. (gio/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Kawal Kasus Rudapaksa Disabilitas, Hj. Ansari PDIP Desak Pemulihan Mental Total bagi Korban

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, meminta penanganan kasus dugaan rudapaksa terhadap ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Tulungagung Soroti Tingginya Silpa dan Perjuangkan Kelayakan Gaji PPPK

TULUNGAGUNG – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tulungagung menyoroti tingginya SILPA (Sisa Lebih Pembiayaan ...
SEMENTARA ITU...

Kediri Bidik Emas Senam Porprov 2027, Atlet Dibina Sejak Usia SD

KEDIRI — Kabupaten Kediri mulai mematangkan target prestasi cabang olahraga senam untuk menghadapi Porprov Jawa ...
LEGISLATIF

DPRD Trenggalek Dorong Perda Pesantren dan Madin Mulai Berlaku Maksimal 2027

TRENGGALEK – Peraturan daerah (Perda) tentang Penyelenggaraan Pesantren dan Madrasah Nonformal atau Madrasah ...
EKSEKUTIF

Terbukti Pungli Retribusi Sampah, Dua PPPK Paruh Waktu DLH Surabaya Diberhentikan

SURABAYA — Pemkot Surabaya memberhentikan dua pegawai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu ...
SEMENTARA ITU...

Tradisi Keduk Beji, Upaya Warga Tawun Melestarikan Sumber Air Jadi Wisata Budaya

NGAWI – Warga Desa Tawun, Kecamatan Kasreman, Kabupaten Ngawi, terus melestarikan tradisi Keduk Beji sebagai bentuk ...