Senin
08 Juni 2026 | 11 : 49

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

GEMAKU Ikuti Jejak ARM Pro-PDI Perjuangan

gemaku

gemakuJAKARTA – Generasi Muda Khonghucu (GEMAKU) Indonesia menyatakan bergabung bersama Aliansi Rakyat Merdeka (ARM) Pro-PDI Perjuangan untuk mendukung pemenangan PDI Perjuangan pada pemilu legislatif, 9 April 2014. GEMAKU Indonesia juga siap memenangkan Joko Widodo alias Jokowi sebagai Presiden Republik Indonesia periode 2014-2019 pada pemilu presiden, 9 Juli 2014.

Pernyataan sikap GEMAKU Indonesia disampaikan kepada para wartawan di kompleks Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta Pusat, Minggu (23/3/2014). Menurut Ketua Umum GEMAKU Indonesia, Kristan, dukungan itu dilakukan setelah melalui pertimbangan yang panjang dan matang dalam melihat serta mengamati perkembangan politik yang terjadi di tanah air.

GEMAKU Indonesia, jelas Kristan, merasakan adanya kesamaan pandangan, pemikiran dan pemahaman dengan ARM Pro PDI Perjuangan yang digalang Moh Jumhur Hidayat, terkait kepemimpinan nasional bangsa Indonesia ke depan.

“Karena itu, kami merasa perlu bergabung bersama ARM untuk menjatuhkan pilihan politik mendukung pemenangan PDI Perjuangan pada Pemilu Legislatif 9 April 2014, dan sekaligus mendukung pemenangan bapak Ir Joko Widodo alias Jokowi sebagai Presiden Republik Indonesia periode 2014-2019 pada Pemilu Presiden RI pada 9 Juli 2014,” kata Kristan.

Moh Jumhur Hidayat adalah Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) yang diberhentikan dari jabatannya oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada 11 Maret 2014. Pemberhentian Jumhur dilakukan setelah SBY menandatangani Keputusan Presiden Nomor 39/M Tahun 2014.

Jumhur Mendeklarasikan Aliansi Rakyat Merdeka (ARM) mendukung PDI Perjuangan dan Jokowi di Jogja, 20 Maret. Acara deklarasi dihadiri berbagai kalangan termasuk puluhan anggota ARM. Sementara sehari sebelumnya, Rabu (19/3) Jumhur menyerahkan jabatan Kepala BNP2TKI kepada Gatot Abdullah Mansyur setelah dicopot jabatannya oleh Presiden SBY tanggal 11 Maret 2014.

GEMAKU Indonesia, tambah Kristan, tentunya juga akan berusaha mengawal pertarungan politis ini secara fair. Sebab, hasilnya akan menentukan nasib bangsa Indonesia dalam lima tahun ke depan.

Penilaian GEMAKU Indonesia, jelas Kristan, bahwa memang Jokowi hanya sekadar pemimpin “biasa”. Apa yang dilakukan Jokowi, pun sangat sederhana, seperti yang memang seharusnya dilakukan para pejabat pemerintahan di negeri ini.

“Pemimpin sejati itu walau tidak pandai bicara, namun ia tangkas bekerja, yakni Confucius,” kata Kristan, menilai sosok Jokowi.

Atas dasar itu pula, imbuh dia, GEMAKU Indonesia menjatuhkan dukungan kepada Jokowi untuk berjuang bersama merajut negeri Indonesia menjadi sebuah lukisan yang amat luar biasa, yang bisa dinikmati para rakyatnya dan juga dunia. (pri/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Pemkab Kediri Fokus Tekan Pengangguran, Mas Dhito Genjot Pelatihan Kerja hingga Job Fair

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan Pemkab Kediri fokus menekan Tingkat Pengangguran Terbuka ...
KRONIK

Ganjar Ajak Generasi Muda Suarakan Kegelisahan Bangsa Lewat Film dan Seni

Ganjar Pranowo mengajak generasi muda menyalurkan gagasan, kritik sosial, dan kegelisahan terhadap kondisi bangsa ...
KRONIK

Hasto Ajak Kader PDIP dan Masyarakat Petik Pesan Moral Film Ghost in the Cell

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengimbau kader partai dan masyarakat memetik pesan moral dalam film Ghost ...
KABAR CABANG

Urun Rembug Barisan Marhaen, Cara DPC Ngawi Kenalkan Sepak Terjang Bung Karno kepada Gen Z 

NGAWI – Gedung Fatmawati DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi disulap layaknya studio siniar pada Sabtu malam ...
KRONIK

Banteng Jatim FC U-17 Bungkam Deltras EPA 3-0, Modal Berharga Menuju Soekarno Cup 2026

Banteng Jatim FC U-17 mengalahkan Deltras EPA 3-0 dalam laga uji coba di Surabaya. Hasil ini memperpanjang tren ...
HEADLINE

Hasto Kristiyanto: Bulan Bung Karno Momentum Pembebasan Rakyat Marhaen

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengajak kader menjadikan Bulan Bung Karno sebagai momentum pembebasan ...