Sabtu
27 Juni 2026 | 2 : 34

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Di Depan Peserta Rakernas, Puan Jelaskan Makna PDIP Sebagai Partai Penyeimbang

pdip jatim 260112 pm 2

JAKARTA – Ketua Bidang Politik DPP PDI Perjuangan Puan Maharani menegaskan sikap partainya sebagai penyeimbang pemerintahan Prabowo-Gibran. Kepada ribuan kader Banteng, Puan memaparkan makna dan posisi PDI Perjuangan sebagai partai penyeimbang.

Hal itu dia katakan saat menyampaikan materi ‘Kebijakan dan Strategi Politik Partai Penyeimbang’ di Rakernas I sekaligus perayaan HUT ke-53 PDI Perjuangan di Beach City Internasional Stadium, Ancol, Jakarta Utara, Minggu (11/1/2026).

“Posisi partai politik di luar partai-partai kabinet pemerintah pada dasarnya adalah penyeimbang kekuasaan dalam sistem demokrasi. Perannya adalah mengawal agar pemerintahan berjalan sesuai konstitusi dan kepentingan rakyat,” kata Puan, dalam keterangannya, Senin (12/1/2026).

Bagi PDI Perjuangan, kata Puan, posisi sebagai partai politik penyeimbang bukanlah posisi pasif, apalagi sekadar menunggu keadaan. Menurutnya, penyeimbang berarti hadir secara aktif menjaga arah perjalanan bangsa agar tetap setia pada cita-cita kemerdekaan.

“Kita mendukung setiap kebijakan negara yang berpihak kepada rakyat, namun kita juga berkewajiban mengingatkan ketika kekuasaan mulai menjauh dari nilai keadilan sosial, demokrasi, dan kedaulatan rakyat,” ujarnya.

“Inilah watak PDI Perjuangan sejak awal: yaitu setia pada bangsa, negara, dan rakyat Indonesia,” tegas cucu Bung Karno ini.

Ketua DPR RI ini mengatakan, pembangunan tetap harus berjalan terus maju bagi kesejahteraan rakyat. “Apakah karena kita tidak menjadi pemerintah, pembangunan harus berhenti? tentu saja tidak! Oleh karena itu kita harus mengawal secara kritis jalannya pemerintahan agar dari waktu ke waktu rakyat merasakan hidupnya semakin baik,” tegas dia.

Secara umum, lanjut Puan, tujuan PDI Perjuangan sebagai partai penyeimbang ada tiga, yakni menjaga agar jalannya pemerintahan negara sesuai dengan konstitusi dan kepentingan publik, menjaga agar mbangunan nasional tetap dapat berjalan maju untuk kesejahteraan rakyat, dan memosisikan partai agar memiliki relasi politik yang strategis.

Puan juga mengingatkan kembali misi PDI Perjuangan dalam membumikan Pancasila, yang intisarinya adalah gotong royog, sebagaimana Pidato Bung Karno, 1 Juni 1945. Semangat gotong royong tersebut yang digunakan PDI Perjuangan untuk membangun Indonesia.

“Pidato 1 Juni 1945 Bung Karno adalah identitas kita, DNA kita, yang akan selalu menjadi panduan kita bersama dalam berjuang untuk Indonesia,” ujarnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Komisi D DPRD Surabaya Dukung Buku Bung Karno Jadi Materi Pembelajaran SD dan SMP

Komisi D DPRD Surabaya mendukung rencana Pemkot Surabaya menjadikan buku Bung Karno: Aku Arek Suroboyo sebagai ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti SiLPA APBD Kabupaten Madiun Rp210,94 M, Minta Evaluasi Perencanaan Anggaran

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Madiun menyoroti SiLPA APBD 2025 sebesar Rp210,94 miliar dan meminta ...
KABAR CABANG

Gema Piala Dunia di Soekarno Cup E-Football DPC Ngawi

NGAWI – Gema sepakbola dunia turut terasa di Gedung Fatmawati DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi. Selama dua malam, ...
LEGISLATIF

Banggar DPRD Jember Ingatkan Pemkab Tak Lagi Geser Anggaran APBD Sepihak

Banggar DPRD Jember mengingatkan Pemerintah Kabupaten Jember agar tidak lagi menggeser anggaran APBD yang telah ...
EKSEKUTIF

Eri Perintahkan Inspektorat Periksa Camat dan Lurah, Siap Copot Jika Kinerjanya Buruk

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memerintahkan Inspektorat memeriksa camat dan lurah di tiga kecamatan setelah sidak ...
KABAR CABANG

Eko Wahyono Tawarkan Tiga Strategi Membumikan Marhaenisme di Kalangan Gen-Z

Wakil Ketua Bidang Kaderisasi dan Ideologi DPC PDI Perjuangan Surabaya Eko Wahyono menawarkan tiga pendekatan untuk ...