Sabtu
26 September 2026 | 3 : 37

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Di Depan Peserta Rakernas, Puan Jelaskan Makna PDIP Sebagai Partai Penyeimbang

pdip jatim 260112 pm 2

JAKARTA – Ketua Bidang Politik DPP PDI Perjuangan Puan Maharani menegaskan sikap partainya sebagai penyeimbang pemerintahan Prabowo-Gibran. Kepada ribuan kader Banteng, Puan memaparkan makna dan posisi PDI Perjuangan sebagai partai penyeimbang.

Hal itu dia katakan saat menyampaikan materi ‘Kebijakan dan Strategi Politik Partai Penyeimbang’ di Rakernas I sekaligus perayaan HUT ke-53 PDI Perjuangan di Beach City Internasional Stadium, Ancol, Jakarta Utara, Minggu (11/1/2026).

“Posisi partai politik di luar partai-partai kabinet pemerintah pada dasarnya adalah penyeimbang kekuasaan dalam sistem demokrasi. Perannya adalah mengawal agar pemerintahan berjalan sesuai konstitusi dan kepentingan rakyat,” kata Puan, dalam keterangannya, Senin (12/1/2026).

Bagi PDI Perjuangan, kata Puan, posisi sebagai partai politik penyeimbang bukanlah posisi pasif, apalagi sekadar menunggu keadaan. Menurutnya, penyeimbang berarti hadir secara aktif menjaga arah perjalanan bangsa agar tetap setia pada cita-cita kemerdekaan.

“Kita mendukung setiap kebijakan negara yang berpihak kepada rakyat, namun kita juga berkewajiban mengingatkan ketika kekuasaan mulai menjauh dari nilai keadilan sosial, demokrasi, dan kedaulatan rakyat,” ujarnya.

“Inilah watak PDI Perjuangan sejak awal: yaitu setia pada bangsa, negara, dan rakyat Indonesia,” tegas cucu Bung Karno ini.

Ketua DPR RI ini mengatakan, pembangunan tetap harus berjalan terus maju bagi kesejahteraan rakyat. “Apakah karena kita tidak menjadi pemerintah, pembangunan harus berhenti? tentu saja tidak! Oleh karena itu kita harus mengawal secara kritis jalannya pemerintahan agar dari waktu ke waktu rakyat merasakan hidupnya semakin baik,” tegas dia.

Secara umum, lanjut Puan, tujuan PDI Perjuangan sebagai partai penyeimbang ada tiga, yakni menjaga agar jalannya pemerintahan negara sesuai dengan konstitusi dan kepentingan publik, menjaga agar mbangunan nasional tetap dapat berjalan maju untuk kesejahteraan rakyat, dan memosisikan partai agar memiliki relasi politik yang strategis.

Puan juga mengingatkan kembali misi PDI Perjuangan dalam membumikan Pancasila, yang intisarinya adalah gotong royog, sebagaimana Pidato Bung Karno, 1 Juni 1945. Semangat gotong royong tersebut yang digunakan PDI Perjuangan untuk membangun Indonesia.

“Pidato 1 Juni 1945 Bung Karno adalah identitas kita, DNA kita, yang akan selalu menjadi panduan kita bersama dalam berjuang untuk Indonesia,” ujarnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

OLAHRAGA

Pemkot Surabaya Siapkan Fasilitas Olahraga Gratis untuk Putaran Nasional Piala Soeratin

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan sejumlah fasilitas olahraga milik pemerintah kota untuk ...
KRONIK

Bukan Cuma Soal Trofi, Bupati Lukman Sebut PORSADIN Jadi Ajang Level Up Karakter Santri Bangkalan

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, mengingatkan para santri diniyah untuk menjaga kepercayaan dan tanggung ...
KRONIK

E-PAD dan SIMPLING Masuk Nominasi JAWARA 2026, Bupati Ipuk: Kami Kembangkan Sesuai Kebutuhan Masyarakat

BANYUWANGI – Dua inovasi Banyuwangi, E-PAD dan SIMPLING (Sistem Informasi Manajemen Pelayanan Laboratorium ...
KABAR CABANG

DPC Ngawi Cek Rutin Kesehatan Pengurus, Agar Tetap Bugar Dampingi Rakyat

NGAWI – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi menggelar pemeriksaan kesehatan bagi pengurus partai di Kantor ...
LEGISLATIF

Anas Karno: Layanan Online dan Kehadiran ASN di Balai RW Harus Berjalan Bersamaan

SURABAYA – Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya Anas Karno menegaskan seluruh upaya untuk memberikan pelayanan ...
LEGISLATIF

Novita Hardini: Ekspansi Industri Tak Boleh Abaikan Aspek Ekologis

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menegaskan ekspansi industri harus berjalan seiring dengan ...