Kamis
10 September 2026 | 8 : 38

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Ipuk Lepas 32 Kontingen Pramuka Banyuwangi ke Jambore Nasional ke-12 di Cibubur

PDIP-Jatim-Ipuk-Fiestiandani-10082026

BANYUWANGI – Sebanyak 32 Pramuka Penggalang siswa berbagai SMP di Banyuwangi akan mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) ke-12 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jawa Barat selama 7 hari, 13-20 Februari 2026. Keberangkatan mereka dilepas langsung Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, dari Pendopo Pendopo Sabha Swagata, pada Senin (10/8/2026).

Dalam kesempatan itu, Ipuk mengajak para anggota pramuka yang berangkat terpilih untuk menjaga nama baik Banyuwangi. Terlebih, kegiatan ini berskala nasional yang diikuti peserta dari seluruh penjuru Indonesia.

“Kalian adalah yang terbaik yang telah terpilih, maka jaga nama baik Banyuwangi dengan menjaga perilaku dan menunjukkan karakter positif. Jadilah pramuka yang santun, disiplin, mandiri, kreatif, tangguh, dan mampu bekerja sama,” ujar Ipuk.

Selain itu, Ketua Majelis Pembimbing Pramuka Banyuwangi ini meminta para anggota pramuka menjadi duta Banyuwangi untuk memperkenalkan kekayaan daerah, baik budaya, pariwisata, kesenian, hingga kuliner.

“Ceritakan tentang Ijen, wisata Banyuwangi, budaya Using, Banyuwangi Festival, dan semangat masyarakat Banyuwangi yang terus bergerak menjaga lingkungan, mengembangkan kreativitas, dan membangun daerah,” jelas Ipuk.

Ipuk juga berpesan agar semua peserta Jamnas memberikan yang terbaik saat melaksanakan semua kegiatan selama jambore berlangung.

“Karena itu, berangkatlah dengan semangat, ikuti seluruh kegiatan dengan disiplin dan sportivitas, dan tunjukkan kemampuan terbaik kalian. Jaga diri, jaga kekompakan, jaga nama baik Banyuwangi, dan tunjukkan bahwa kalian adalah generasi emas Indonesia,” pesan Ipuk.

Wakabid Pemerintahan dan Otonomi Daerah DPD PDI Perjuangan Jatim itu juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para pembina yang telah melatih dan akan mendampingi peserta selama berada di Jamnas.

“Kepada para pembina dan pendamping, saya menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan ketulusan dalam membimbing anak-anak kita. Mohon terus dijaga kesehatan, keselamatan, kekompakan, dan semangat mereka selama mengikuti seluruh rangkaian Jamnas,” jelas Ipuk.

Sementara itu, Wakil Bupati Banyuwangi sekaligus Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Banyuwangi, Mujiono, mengatakan bahwa sebanyak 32 peserta jambore nasional terdiri atas 16 peserta penggalang putra dan 16 penggalang putri yang berasal dari sejumlah sekolah di Kabupaten Banyuwangi.

“Para peserta telah melalui hasil seleksi ketat dan telah menjalani pembekalan intens baik fisik, mental, keperamukaan hingga seni budaya,” kata Mujiono.

“Selama menjalani jambore nasional mereka didampingi oleh empat orang pendamping dan dua pembina kontingen,” tandasnya. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Wali Kota Eri Cahyadi Siapkan Mitigasi Hadapi Sesar Surabaya dan Sesar Waru-Juanda

SURABAYA – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, memperkuat sistem mitigasi bencana menyusul fakta bahwa wilayah Kota ...
KABAR CABANG

Tak Menunggu Diminta, PDIP Trenggalek Kirim Air Bersih ke Pelosok Panggul-Munjungan

TRENGGALEK – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek terus bergerak menembus pelosok desa untuk membantu warga yang ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Jatim Dorong Digital Dashboard Jadi Dasar Kebijakan Transportasi

Fraksi PDIP Jatim mendorong Digital Dashboard diperkuat sebagai instrumen memantau transportasi, mengolah data, dan ...
KRONIK

Anas Karno Minta Pemkot Surabaya Jemput Bola Layani IKD di Pemukiman Warga

SURABAYA – Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya, Anas Karno, mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya ...
KABAR CABANG

DPC Tuban Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Jatirogo

TUBAN – Musim kemarau panjang yang memicu krisis air bersih di kawasan barat utara Kabupaten Tuban mendapat ...
EKSEKUTIF

Rijanto Minta Aparat Tak Tunda Laporan Warga Kekurangan di Tengah Kekeringan

Bupati Blitar Rijanto meminta aparat desa dan kecamatan tidak menunda laporan warga yang mulai kekurangan akibat ...