Rabu
13 Mei 2026 | 11 : 31

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Buwang jadi Pemateri Acara Latihan Kader Muda IPNU – IPPNU Karanggeneng

IMG-20251226-WA0005_copy_882x571

LAMONGAN – Anggota DPRD Kabupaten Lamongan dari Fraksi PDI Perjuangan, Achmad Umar Buwang, membagikan strategi krusial dalam menghadapi konflik sosial dan politik kepada ratusan kader muda Nahdlatul Ulama (NU). Hal ini disampaikannya saat menjadi pemateri dalam kegiatan Latihan Kader Muda (Lakmud) V yang digelar PAC IPNU IPPNU Karanggeneng.

​Acara Kaderisasi Proudly Present ini berlangsung di SMA Wahid Hasyim Sumberwudi, Karanggeneng, selama empat hari, yakni 23-26 Desember 2025. Di hadapan para peserta, pria yang akrab disapa Buwang ini menekankan pentingnya kedewasaan berorganisasi sejak dini.

​Pisahkan Kepentingan Pribadi dan Organisasi

​Menurut Buwang, kader muda seringkali dihadapkan pada situasi dilematis di tingkat akar rumput (grassroots). Ia menegaskan bahwa kunci utama menjadi penengah yang adil adalah kemampuan memisahkan urusan personal dengan kepentingan lembaga.

​”Adik-adik IPPNU adalah kader termuda di lingkungan NU. Kalian harus mampu membedakan mana kepentingan pribadi dan mana kepentingan organisasi. Saya yakin kalian punya kapasitas untuk memahami itu agar bisa menjadi solusi di tengah masyarakat,” ujar Buwang, Kamis (25/12/2025).

​Peran Perempuan Sebagai Peredam Konflik

​Lebih lanjut, Buwang menyoroti peran gender dalam resolusi konflik. Baginya, kader IPPNU (Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama) memiliki sentuhan khusus yang mampu mendinginkan suasana saat terjadi gesekan kepentingan di desa atau kecamatan.

​Ia mendorong agar peran perempuan lebih digelorakan dalam ruang-ruang publik. “Peran perempuan di desa itu vital. Mereka bisa menjadi peredam konflik kepentingan di bawah. Kader IPPNU harus mampu mengubah konflik menjadi ruang dialog yang produktif dan berkeadilan,” tuturnya.

​Benteng AD/ART Lawan Intervensi Politik

​Menanggapi pertanyaan mengenai tekanan politik praktis dan ego kepemimpinan, Buwang memberikan jawaban tegas. Ia mengingatkan para kader bahwa organisasi memiliki “pagar” yang jelas berupa aturan main tertulis.

​”Agar tidak terjebak pada ego atau tekanan politik praktis, kuncinya satu: pahami peran organisasi. Jalankan organisasi berdasarkan AD/ART (Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga) dan PO (Peraturan Organisasi). Jika itu ditaati, kepentingan ego dan tekanan luar tidak akan bisa masuk merusak tatanan,” ucapnya.

​Kegiatan Lakmud V ini diharapkan dapat mencetak kader-kader yang tidak hanya militan secara ideologi, tetapi juga cakap dalam manajemen konflik serta mampu menjadi motor penggerak kedamaian di wilayah Karanggeneng dan sekitarnya.(mnh/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Eri Cahyadi: Pemimpin Bukan Dinilai dari Penghargaan, Tapi Dampaknya bagi Rakyat

Eri Cahyadi menegaskan pemimpin sejati tidak diukur dari penghargaan, tetapi dampaknya terhadap kesejahteraan ...
KRONIK

Sensus Ekonomi 2026, Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Memberikan Data yang Benar dan Jujur

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyambut baik Sensus Ekonomi 2026 yang dilaksanakan oleh Badan ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Minta Pengawasan Daycare Diperketat usai Kasus Kekerasan Anak di Yogyakarta

Novita Hardini meminta pengawasan daycare diperketat usai kasus dugaan kekerasan anak di Yogyakarta menjadi sorotan ...
KABAR CABANG

Perkuat Narasi Digital, DPC Ngawi Gembleng Kader Muda Kelola Media Sosial

NGAWI – Dinamika era digital telah mengubah perilaku publik secara fundamental, mulai dari cara mengakses informasi ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Ingatkan Jangan Sampai Indonesia Jadi Basis Judi Online Internasional

Puan Maharani mengingatkan pentingnya antisipasi agar Indonesia tidak menjadi basis operasional judi online ...
SEMENTARA ITU...

Dari Anak Buruh Tani, Hafif Memilih Masuk Politik: “Anak Muda Jangan Cuma Mengeluh dari Kejauhan”

Kisah Hafif Rohmatullah, anak buruh tani asal Jember yang memilih masuk politik lewat PDIP demi memperjuangkan ...