KEDIRI – Bupati Hanindhito Himawan Pramana (Mas Dhito) mengingatkan kepada ribuan aparatur sipil negara (ASN) baru di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kediri untuk menjaga integritas, bekerja dengan hati dan loyal melayani masyarakat.
Pesan itu disampaikan Mas Dhito saat menutup kegiatan pelatihan dasar (Latsar) CPNS dan orientasi PPPK Tahun 2025 di Convention Hall, Simpang Lima Gumul, Sabtu (6/12/2025).
Peserta kegiatan latsar dan orientasi diikuti 138 CPNS dan 833 PPPK.
“Kalau sudah jadi ASN itu tidak boleh melanggar norma-norma yang sudah diatur dalam peraturan perundang-undangan, yang kedua harus bekerja dengan hati dan pikiran,” kata Mas Dhito.
Politisi PDI Perjuangan ini mengungkapkan beberapa hal yang menjadi fokus Pemerintah Kabupaten Kediri saat ini. Yakni, sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan sosial.

Pada sektor-sektor tersebut, ada beberapa hal yang menjadi perhatian Mas Dhito. Sebagai contoh di bidang pendidikan, dia minta setiap guru untuk menjaga moral para pelajar, termasuk mencegah terjadinya bullying di sekolah.
Kemudian, sektor kesehatan terkait penanganan stunting. Menurut Mas Dhito, dalam membangun daerah tidak mungkin bisa dicapai secara individual. Perlu adanya kerja kolaborasi untuk bersama memajukan daerah dan melayani masyarakat.
“Saya butuh orang yang jujur dan loyal kepada masyarakat,” ujarnya.
Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kediri Noor Rokhayati menambahkan, latsar CPNS dan orientasi PPPK menjadi syarat bagi para peserta sebelum diangkat menjadi PNS secara penuh.
“Setelah ini prosesnya ada SK pengangkatan sebagai PNS penuh. Begitu juga untuk PPPK statusnya otomatis akan berubah dari yang sebelumnya non ASN menjadi ASN, tanggung jawab tentunya akan berbeda makanya kita lakukan orientasi,” terangnya. (putera/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










