Sabtu
26 September 2026 | 2 : 34

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Melalui Profiling, Bupati Dhito Petakan Kompetensi Guru di Kabupaten Kediri

pdip-jatim-251202-profiling-guru-kediri-mas-dhito

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mendorong peningkatan kompetensi pegawai, tak terkecuali para guru.

Terkait hal ini, Pemerintah Kabupaten Kediri menggandeng Putera Sampoerna Foundation (PSF) memetakan tingkat kompetensi guru,
dengan melakukan profiling terhadap guru-guru mulai tingkat SD dan SMP.

“Kita melakukan profiling kepada 7200 guru, baik negeri maupun swasta,” kata bupati yang akrab disapa Mas Dhito ini dalam acara pembukaan profiling guru yang berlokasi di SMP Negeri 3 Grogol, Senin (1/12/2025).

Melalui profiling ini akan teridentifikasi sejauhmana kompetensi tiap guru, baik pengetahuan, keterampilan, kekuatan yang sudah dimiliki serta hal-hal yang sekiranya menjadi kelemahan dan perlu dilakukan pengembangan.

Hasil dari profiling tersebut, secara umum dapat menjadi pertimbangan Pemkab Kediri dalam mengambil keputusan, utamanya pada sektor pendidikan.

“Tujuannya supaya pemerintah kabupaten ini punya data. Jadi kalau mengambil keputusan di bidang pendidikan kita berdasarkan data, itu yang kita harapkan,” jelas politisi PDI Perjuangan tersebut.

Mas Dhito menekankan, ke depan diharapkan terjadi pemerataan kompetensi guru di tiap sekolah. Dengan begitu akan terwujud mutu pendidikan yang setara sehingga semua sekolah di Kabupaten Kediri akan menjadi sekolah yang layak dan favorit.

Pembukaan profiling tersebut diikuti sekitar 200 guru perwakilan dari sekolah-sekolah di 26 Kecamatan.

Head of Development PSF Juliana menyebutkan, ada empat kompetensi yang akan dilakukan dalam profiling tersebut, yakni pedagogik, profesional, sosial dan kepribadian.

“Kurang lebih ada sekitar 40 soal yang mencerminkan indikator dari setiap kompetensi,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Juliana, pihaknya juga akan melihat sejauhmana keterampilan atau softskill para guru. Misalnya, integritas, kemampuan berkolaborasi, kemampuan sosial, maupun berkomunikasi.

“Dari data ini kemudian akan diidentifikasi dan dianalisa baik dari sisi pengetahuan, implementasi, evaluasi hingga kemampuan guru dalam berkolaborasi dan berbagi praktik baik,” terangnya. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

OLAHRAGA

Pemkot Surabaya Siapkan Fasilitas Olahraga Gratis untuk Putaran Nasional Piala Soeratin

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan sejumlah fasilitas olahraga milik pemerintah kota untuk ...
KRONIK

Bukan Cuma Soal Trofi, Bupati Lukman Sebut PORSADIN Jadi Ajang Level Up Karakter Santri Bangkalan

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, mengingatkan para santri diniyah untuk menjaga kepercayaan dan tanggung ...
KRONIK

E-PAD dan SIMPLING Masuk Nominasi JAWARA 2026, Bupati Ipuk: Kami Kembangkan Sesuai Kebutuhan Masyarakat

BANYUWANGI – Dua inovasi Banyuwangi, E-PAD dan SIMPLING (Sistem Informasi Manajemen Pelayanan Laboratorium ...
KABAR CABANG

DPC Ngawi Cek Rutin Kesehatan Pengurus, Agar Tetap Bugar Dampingi Rakyat

NGAWI – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi menggelar pemeriksaan kesehatan bagi pengurus partai di Kantor ...
LEGISLATIF

Anas Karno: Layanan Online dan Kehadiran ASN di Balai RW Harus Berjalan Bersamaan

SURABAYA – Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya Anas Karno menegaskan seluruh upaya untuk memberikan pelayanan ...
LEGISLATIF

Novita Hardini: Ekspansi Industri Tak Boleh Abaikan Aspek Ekologis

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menegaskan ekspansi industri harus berjalan seiring dengan ...