Kamis
11 Juni 2026 | 8 : 39

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Puti Guntur Dorong Penguatan Apresiasi Masyarakat terhadap Kesenian Tradisi

pdip jatim 251115 semarak budaya 1

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Puti Guntur Soekarno menegaskan pentingnya membangun kembali apresiasi masyarakat terhadap kesenian tradisional sebagai bagian dari identitas budaya bangsa.

Hal itu dia sampaikan dalam acara Semarak Budaya bertajuk “Semarak Membangun Apresiasi Masyarakat terhadap Kesenian Tradisi” yang digelar di Surabaya, Sabtu (15/11/2025).

Puti menyatakan Surabaya menjadi tempat yang relevan untuk menyerukan kembali pentingnya tradisi, mengingat kehidupan masyarakatnya yang dekat dengan nilai-nilai budaya lokal.

“Di kita ini, tradisi bukan hanya tontonan, tetapi nafas masyarakat,” ujar Puti, melalui saluran zoom di hadapan pegiat budaya dan seni Jawa Timur.

Cucu Bung Karno tersebut menilai tantangan terbesar saat ini bukan pada hilangnya bentuk kesenian tradisi, melainkan hilangnya makna yang terkandung di dalamnya.

Menurutnya, ajaran Bung Karno tentang berdaulat dalam politik, berdikari di bidang ekonomi, serta berkepribadian dalam kebudayaan harus menjadi landasan dalam menjaga identitas budaya.

“Poin ketiga ini yang mendasari kita. Bukan berarti kita anti asing, tapi kita memiliki akar yang kuat mencengkeram tradisi,” tegasnya.

Puti mencontohkan tari Remo dan ludruk sebagai kesenian yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tapi menyampaikan nilai-nilai sosial yang perlu dipahami masyarakat lebih cermat.

Karena itu, dia mendorong generasi muda untuk belajar lebih jauh, tidak sekadar melestarikan, tapi juga mengapresiasi agar api tradisi terus menyala.

Legislator DPR RI dari Dapil Surabaya dan Sidoarjo ini berkomitmen mengawal program pemerintah yang berkaitan dengan pendidikan berbasis budaya. “Ini adalah bukti nyata kehadiran negara,” sebut Puti.

Untuk itu, dia mengajak seluruh pihak memanfaatkan momentum penguatan budaya ini agar tradisi tidak lagi hanya menjadi pajangan, tapi digerakkan melalui cara-cara yang sesuai perkembangan zaman.

“Marilah kita jadikan momentum ini untuk tidak lagi menempatkan tradisi dalam kaca etalase, tapi menggalakkannya dengan cara modern,” pungkasnya. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Stadion GDJ Kediri Dikebut, Mas Dhito Bidik Bisa Digunakan pada 2027

Pemerintah Kabupaten Kediri mengalokasikan Rp57 miliar untuk melanjutkan pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati ...
SEMENTARA ITU...

Abidin Fikri Raih Gelar Doktor dengan Predikat Cumlaude, Soroti Ketimpangan Distribusi Tenaga Medis

JAKARTA – Program Pascasarjana Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur Jakarta resmi meluluskan Abidin Fikri dalam ...
LEGISLATIF

Komisi II DPRD Ngawi Sidak SPMB, Temukan Kesenjangan Jumlah Pendaftar Antar Sekolah

NGAWI – Komisi II DPRD Kabupaten Ngawi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SMP Negeri di wilayah ...
KABAR CABANG

Dapur Umum DPC Sidoarjo Mengepul, Bagikan Ratusan Nasi Kotak untuk Pekerja Jalanan

SIDOARJO – Dapur Umum DPC PDI Perjuangan Sidoarjo kembali mengepul. Ratusan kotak nasi beserta lauk dibagikan ...
KABAR CABANG

Tantri Bararoh: Pelemahan Rupiah Harus Dijawab dengan Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan Ketahanan Pangan

Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang Tantri Bararoh mengingatkan pelemahan rupiah berpotensi menekan daya ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Pastikan Layanan Kesehatan Warga Banyakan Tetap Berjalan Pasca Puskesmas Tiron Terbakar

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memastikan layanan kesehatan bagi warga Kecamatan Banyakan tetap berjalan ...