Rabu
04 November 2026 | 8 : 38

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Semburan Air di Sungai Gunung Anyar Dipastikan Akibat Pipa Gas Bocor, Eri Harap Tak Ada Lagi Komen Macam-macam

pdip jatim 251019 EC 1

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meninjau lokasi kebocoran pipa di Kali Gunung Anyar Jalan Rungkut Madya, Rungkut Tengah, Kecamatan Gunung Anyar, Sabtu (18/10/2025).

Setelah dipastikan semburan yang diakibatkan kebocoran pipa Perusahaan Gas Negara (PGN) tersebut telah diselesaikan, Eri minta masyarakat tak lagi melempar spekulasi.

Di sela peninjauan, Eri bercerita telah mengetahui kejadian tersebut sejak Kamis malam (16/10/2025). Bahkan, pihaknya sempat melakukan peninjauan saat itu juga.

Hanya, dia saat itu belum memberikan penjelasan mengingat proses penyelidikan kebocoran pipa masih dilakukan.

“Sekitar pukul 22.30 WIB malam saya ke sini langsung. Saya perintah kepada BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) untuk berkoordinasi dengan PGN dan ITS (Institut Teknologi 10 Nopember Surabaya),” kata Eri Cahyadi.

Saat itu juga, proses penyelidikan dilakukan sembari usaha menutup semburan tersebut. Menurutnya, penyelesaian ini penting dilakukan oleh para ahli mengingat ini menyangkut kewenangan banyak pihak.

“Agar tidak terjadi komen yang macam-macam,” kata Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Institut Teknologi 10 Nopember Surabaya (ITS) Jawa Timur ini.

Setelah proses penyelidikan dilakukan sekitar 18 jam, akhirnya petugas mengetahui bahwa semburan gas disebabkan kebocoran pipa gas PGN.

Semburan akhirnya berhenti setelah tim dari PGN melakukan penutupan pipa di sisi utara sungai sekitar pukul 16.00 WIB pada Jumat (17/10/2025).

Meskipun semburan berhasil diselesaikan, Eri menyayangkan adanya sejumlah pihak yang menyebarkan berbagai informasi tanpa melakukan verifikasi.

Tak hanya menyebabkan kegaduhan di lini masa media sosial, hal ini juga menyebabkan warga sekitar panik.

“Akhirnya ono sing ngomong, “Iki Lapindo.” Ono sing malah digawe guyonan (Ada yang menyebarkan informasi bahwa ini terkait lumpur Lapindo Sidoarjo. Ada juga yang membuat bercanda). Ini kan bahaya loh. Ini kan orang yang di sekitar sini pasti takut, khususnya warga Rungkut ini,” kata politisi PDI Perjuangan ini.

Menurut Eri, masyarakat sebaiknya menunggu hasil asesmen dari pakar. Tanpa adanya informasi dari pihak yang berwenang, informasi yang beredar di masyarakat justru menimbulkan kerancuan. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Novita Hardini Dorong Pemuda Trenggalek Produksi Film untuk Angkat Potensi 157 Desa Kreatif

TRENGGALEK – Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, mendorong generasi muda Trenggalek memanfaatkan kreativitas ...
KRONIK

Ratusan Juta Dugaan Pungli KHDPK Dikembalikan, Widarto Minta Perjuangan Petani Tak Berhenti

JEMBER – Pengembalian uang Rp138 juta yang diduga dipungut dalam pengurusan akses pengelolaan kawasan hutan menjadi ...
EKSEKUTIF

Pemkab Kediri Perkuat Perlindungan Anak, Pencegahan Bullying Jadi Perhatian

KEDIRI – Pemkab Kediri menegaskan pemenuhan hak anak harus diikuti perlindungan nyata dari kekerasan, diskriminasi, ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan Sorot RAPBD 2027, dari Rencana Hutang hingga Turunnya Anggaran Pendidikan

KABUPATEN PASURUAN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan menyoroti sejumlah persoalan dalam Rancangan ...
KRONIK

11 Mahasiswa Unesa Maospati Jadi Korban Pelecehan Nonfisik, Polisi Diminta Bertindak

MAGETAN – Kasus pelecehan seksual nonfisik seperti catcalling dan pengintaian membayangi para mahasiswa Universitas ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Ingatkan Ancaman Algoritma terhadap Demokrasi, Siapa yang Mengendalikan Data?

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan transformasi digital membawa tantangan baru bagi demokrasi. ...