Jumat
09 Oktober 2026 | 3 : 12

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Banyuwangi Gelar Rembuk Disabilitas, Komitmen Bupati Ipuk Penuhi Hak Para Difabel

PDIP-Jatim-Ipuk-dan-Rembuk-Disabilitas-16092025

BANYUWANGI – Setiap tahun, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menggelar Rembuk Disabilitas. Forum ini dijadikan sebagai wadah menyerap aspirasi sekaligus merumuskan langkah bersama antara pemkab dan para disabilitas.

Dalam rembuk itu, dibahas soal berbagai permasalahan dan kebutuhan para disabilitas. Permasalahan dan kebutuhan itu dibahas untuk dicarikan solusi melalui program-program pembangunan daerah.

Seperti yang terlihat pada rembuk disabilitas tahun ini yang digelar di Pelinggihan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Senin (15/9/2025). Bibit, perwakilan Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia, mengatakan, sejumlah tantangan masih dihadapi penyandang disabilitas di Banyuwangi. Dalam pertemuan itu, organisasi-organisasi mengusulkan beberapa hal utama.

“Kami ingin agar disediakan transportasi publik yang ramah difabel. Kami juga berharap agar pemkab lebih banyak memberikan alat bantu bagi para teman disabilitas. Mengikutsertakan kelompok difabel dalam kampanye kesehatan bersama,” ujar Bibit yang berprofesi sebagai guru.

Ia juga menekankan perlunya pendekatan lintas sektor dan keterlibatan aktif OPD dalam kegiatan yang berkaitan dengan penyandang disabilitas.

Sementara Bupati Ipuk menjelaskan, rembuk ini adalah bagian dari upaya menguatkan komitmen sebagai Kabupaten Inklusif. Di tengah keterbatasan anggaran, tambah dia, berbagai kebijakan selalu diupayakan agar berpihak kepada seluruh kelompok masyarakat termasuk disabilitas.

“Kami berkomitmen agar fasilitas di Banyuwangi bisa melayani semua teman disabilitas. Intinya kita perlu kolaborasi, saling mengingatkan,” ujarnya.

Bahkan, untuk menguatkan keberpihakan kepada kelompok disabilitas, pemkab akan segera menerbitkan peraturan bupati yang akan menjamin hak-hak para disabilitas.

“Bahkan, bila memungkinkan akan kami Perda-kan juga. Terima kasih atas saran-sarannya dari teman disabilitas,” tutur Ipuk.

“Semoga Banyuwangi menjadi kota yang ramah untuk segala kelompok,” lanjut politisi PDI Perjuangan itu.

Kepala Bappeda Banyuwangi, Suyanto Waspo Tondo, menambahkan, Rembuk Disabilitas membahas lima isu utama. Yakni kesehatan, pekerjaan, sosial, pemberdayaan serta bidang lain yang terkait.

“Teman-teman ini mengupas lima bidang tersebut dari tiga sisi: persoalannya apa, faktanya seperti apa, dan harapannya seperti apa. Insya Allah akan kami akomodir satu-persatu,” ujarnya.

Hasil rembuk itu, kata dia, akan menjadi masukan penting dalam penyusunan program pemerintah ke depan. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC Banyuwangi Tuntaskan Musran dan Musanran, 217 Ranting serta 840 Anak Ranting Terbentuk

BANYUWANGI – DPC PDI Perjuangan Banyuwangi telah menuntaskan pelaksanaan Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah ...
LEGISLATIF

Puan di Forum IPU: Tata Kelola Pemerintahan yang Baik Haruslah Adil

Puan Maharani menegaskan di Sidang Umum IPU ke-153 bahwa tata kelola pemerintahan yang baik haruslah adil, ...
LEGISLATIF

Desak PSU Perumahan Vaganza Segera Diserahkan ke Pemkab Malang, DPRD Siap Kawal

MALANG – Komisi III DPRD Kabupaten Malang mendesak Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) Perumahan Vaganza segera ...
SEMENTARA ITU...

Prof Kyungyon Moon Apresiasi Inovasi Bupati Trenggalek, Siapkan Program Pemberdayaan Pemuda

TRENGGALEK – Inovasi Pemerintah Kabupaten Trenggalek mendapat apresiasi dari Prof. Kyungyon Moon dari Jeonbuk ...
LEGISLATIF

DPRD Banyuwangi Ajukan Raperda Inisiatif Pembentukan Produk Hukum Daerah untuk Dibahas

BANYUWANGI – DPRD Kabupaten Banyuwangi mengajukan Rancangan peraturan daerah (Raperda) inisiatif tentang ...
UMKM

Bupati Gresik Perintahkan Dinas Koperasi Tetap Lakukan Pendampingan Pasca-Pelatihan kepada UMKM

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta Program Bunda Puspa tidak berhenti pada pelatihan. Para alumni ...